alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Ribuan Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Karena Tak Bisa Menunjukkan Kelengkapan Surat-Surat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengetatan mobilitas masyarakat selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat juga dilakukan di pos penyekatan perbatasan Kabupaten Lumajang. Yakni pos penyekatan jembatan timbang Desa/Kecamatan Klakah, dan Sukosari, Jatiroto. Ribuan kendaraan yang melintas diperiksa. Hasilnya, banyak pengemudi dipaksa putar balik.

Penyekatan yang melibatkan Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, Satpol PP, dan Dishub Lumajang tersebut dilaksanakan selama PPKM darurat. Mereka bertugas dari pagi hingga malam hari.

Sebanyak 4.439 kendaraan roda dua dan empat berpelat luar kota diperiksa secara intens. Ada 1.209 di antaranya dilarang masuk ke Lumajang. Baik dari arah Probolinggo maupun Jember. “Selama delapan hari, ribuan kendaraan, baik sepeda motor, roda empat, bus, dan kendaraan barang sudah kami periksa. Sedikitnya ada 1.209 kendaraan kami paksa untuk putar balik. Sebab, mereka tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat perjalanan saat kami periksa di pos penyekatan PPKM darurat,” jelas Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Shinta mengatakan, kelengkapan surat tersebut meliputi kartu vaksin, hasil tes swab PCR atau antigen dan surat keterangan kerja di sektor esensial atau kritikal. “Tes swab berlaku 2×24 jam. Sedangkan antigen hanya 1×24 jam. Persyaratan-persyaratan tersebut harus dilengkapi. Karena itu, aturan selama PPKM darurat diterapkan. Jika tidak bisa melengkapi, sebaiknya tidak melakukan perjalanan terlebih dahulu,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengetatan mobilitas masyarakat selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat juga dilakukan di pos penyekatan perbatasan Kabupaten Lumajang. Yakni pos penyekatan jembatan timbang Desa/Kecamatan Klakah, dan Sukosari, Jatiroto. Ribuan kendaraan yang melintas diperiksa. Hasilnya, banyak pengemudi dipaksa putar balik.

Penyekatan yang melibatkan Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, Satpol PP, dan Dishub Lumajang tersebut dilaksanakan selama PPKM darurat. Mereka bertugas dari pagi hingga malam hari.

Sebanyak 4.439 kendaraan roda dua dan empat berpelat luar kota diperiksa secara intens. Ada 1.209 di antaranya dilarang masuk ke Lumajang. Baik dari arah Probolinggo maupun Jember. “Selama delapan hari, ribuan kendaraan, baik sepeda motor, roda empat, bus, dan kendaraan barang sudah kami periksa. Sedikitnya ada 1.209 kendaraan kami paksa untuk putar balik. Sebab, mereka tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat perjalanan saat kami periksa di pos penyekatan PPKM darurat,” jelas Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Shinta mengatakan, kelengkapan surat tersebut meliputi kartu vaksin, hasil tes swab PCR atau antigen dan surat keterangan kerja di sektor esensial atau kritikal. “Tes swab berlaku 2×24 jam. Sedangkan antigen hanya 1×24 jam. Persyaratan-persyaratan tersebut harus dilengkapi. Karena itu, aturan selama PPKM darurat diterapkan. Jika tidak bisa melengkapi, sebaiknya tidak melakukan perjalanan terlebih dahulu,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengetatan mobilitas masyarakat selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat juga dilakukan di pos penyekatan perbatasan Kabupaten Lumajang. Yakni pos penyekatan jembatan timbang Desa/Kecamatan Klakah, dan Sukosari, Jatiroto. Ribuan kendaraan yang melintas diperiksa. Hasilnya, banyak pengemudi dipaksa putar balik.

Penyekatan yang melibatkan Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, Satpol PP, dan Dishub Lumajang tersebut dilaksanakan selama PPKM darurat. Mereka bertugas dari pagi hingga malam hari.

Sebanyak 4.439 kendaraan roda dua dan empat berpelat luar kota diperiksa secara intens. Ada 1.209 di antaranya dilarang masuk ke Lumajang. Baik dari arah Probolinggo maupun Jember. “Selama delapan hari, ribuan kendaraan, baik sepeda motor, roda empat, bus, dan kendaraan barang sudah kami periksa. Sedikitnya ada 1.209 kendaraan kami paksa untuk putar balik. Sebab, mereka tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat perjalanan saat kami periksa di pos penyekatan PPKM darurat,” jelas Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Shinta mengatakan, kelengkapan surat tersebut meliputi kartu vaksin, hasil tes swab PCR atau antigen dan surat keterangan kerja di sektor esensial atau kritikal. “Tes swab berlaku 2×24 jam. Sedangkan antigen hanya 1×24 jam. Persyaratan-persyaratan tersebut harus dilengkapi. Karena itu, aturan selama PPKM darurat diterapkan. Jika tidak bisa melengkapi, sebaiknya tidak melakukan perjalanan terlebih dahulu,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/