alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Meninggal saat Isolasi Mandiri

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, akhir pekan kemarin, digegerkan dengan meninggalnya seorang warga Kelurahan Citrodiwangsan di rumah kontrakan sekitar kawasan pabrik. Rupanya, korban tersebut meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pria berinisial IDS ini telah menjalani isolasi mandiri sejak 29 Juni lalu. Mulanya, hasil tes swab antigen menunjukkan dirinya reaktif.  Sayangnya, hasil itu tidak pernah disampaikan kepada siapa pun. Termasuk warga sekitar yang tinggal berdampingan.

Kepala Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Hendrik Dwi Martono mengaku kaget dengan penemuan jenazah tersebut. Lebih kagetnya lagi, selama ini korban tidak terus terang menyampaikan penyakitnya. Sampai-sampai korban beberapa kali sempat melakukan kontak dengan rekan-rekannya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya tahunya malah dari laporannya teman-teman. Ada warga yang meninggal karena sesak napas, tapi bukan warga sini, tetapi warga lain. Ya, saya minta tolong petugas medis untuk datang periksa. Ternyata, setelah diperiksa di kamarnya ada surat tes korona dengan hasil reaktif,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, akhir pekan kemarin, digegerkan dengan meninggalnya seorang warga Kelurahan Citrodiwangsan di rumah kontrakan sekitar kawasan pabrik. Rupanya, korban tersebut meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pria berinisial IDS ini telah menjalani isolasi mandiri sejak 29 Juni lalu. Mulanya, hasil tes swab antigen menunjukkan dirinya reaktif.  Sayangnya, hasil itu tidak pernah disampaikan kepada siapa pun. Termasuk warga sekitar yang tinggal berdampingan.

Kepala Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Hendrik Dwi Martono mengaku kaget dengan penemuan jenazah tersebut. Lebih kagetnya lagi, selama ini korban tidak terus terang menyampaikan penyakitnya. Sampai-sampai korban beberapa kali sempat melakukan kontak dengan rekan-rekannya.

“Saya tahunya malah dari laporannya teman-teman. Ada warga yang meninggal karena sesak napas, tapi bukan warga sini, tetapi warga lain. Ya, saya minta tolong petugas medis untuk datang periksa. Ternyata, setelah diperiksa di kamarnya ada surat tes korona dengan hasil reaktif,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, akhir pekan kemarin, digegerkan dengan meninggalnya seorang warga Kelurahan Citrodiwangsan di rumah kontrakan sekitar kawasan pabrik. Rupanya, korban tersebut meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pria berinisial IDS ini telah menjalani isolasi mandiri sejak 29 Juni lalu. Mulanya, hasil tes swab antigen menunjukkan dirinya reaktif.  Sayangnya, hasil itu tidak pernah disampaikan kepada siapa pun. Termasuk warga sekitar yang tinggal berdampingan.

Kepala Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Hendrik Dwi Martono mengaku kaget dengan penemuan jenazah tersebut. Lebih kagetnya lagi, selama ini korban tidak terus terang menyampaikan penyakitnya. Sampai-sampai korban beberapa kali sempat melakukan kontak dengan rekan-rekannya.

“Saya tahunya malah dari laporannya teman-teman. Ada warga yang meninggal karena sesak napas, tapi bukan warga sini, tetapi warga lain. Ya, saya minta tolong petugas medis untuk datang periksa. Ternyata, setelah diperiksa di kamarnya ada surat tes korona dengan hasil reaktif,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/