alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Kebutuhan Oksigen Terus Meningkat

TNI-Polri Bantu Distribusikan dengan Menggunakan Truk

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tabung oksigen. Jika biasanya sehari hanya membutuhkan belasan tabung, kini jumlahnya dua kali lipat. PT Samator Probolinggo dan Jember sebagai penyedia oksigen kewalahan. Oleh sebab itu, diperlukan bantuan tambahan tenaga dan transportasi dalam pendistribusian.

Hal tersebut direspons baik Forkompimda Lumajang. Dinkes, TNI-Polri, Kejari Lumajang, Satpol PP, dan BPBD bahu-membahu membantu pendistribusian. Sebab, mereka juga mendapatkan instruksi dari pusat untuk memastikan pendistribusian dan ketersediaan oksigen di rumah sakit rujukan Covid-19 aman. Mereka mengambil dan mendistribusikan tabung oksigen menggunakan armada truk.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari jemput bola penanganan Covid-19. Terutama mengawal pendistribusian oksigen menggunakan truk Polres Lumajang dari penyedia menuju rumah sakit rujukan. Sebab, menurutnya, penyedia mengalami kewalahan pendistribusian.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sebelumnya, truk milik Polres Lumajang mengambil tabung oksigen yang kosong dari RS Haryoto Lumajang untuk dibawa ke PT Samator Probolinggo atau Jember. Lalu kami juga membawa tabung yang sudah berisi oksigen ke RS kembali,” katanya. Dia memastikan kebutuhan dan pendistribusian di RS yang tersebar di Lumajang aman. “Ini dilakukan agar kebutuhan oksigen di Kabupaten Lumajang dapat terpenuhi. Truk itu sebagai solusi kecepatan penanganan. Khususnya, kebutuhan oksigen menjadi lancar. Sehingga dengan kondisi sekarang ini, bisa menolong warga yang sedang dirawat di rumah sakit,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo menjelaskan, penyedia oksigen sedang kewalahan. Tidak hanya dalam tahap pendistribusian, tetapi ketersediaan oksigen juga terbatas. Sebab, kebutuhan oksigen di daerah-daerah meningkat drastis. Karena itu, pengambilan tabung oksigen dengan menggunakan truk TNI-Polri dinilai sebagai langkah solutif.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tabung oksigen. Jika biasanya sehari hanya membutuhkan belasan tabung, kini jumlahnya dua kali lipat. PT Samator Probolinggo dan Jember sebagai penyedia oksigen kewalahan. Oleh sebab itu, diperlukan bantuan tambahan tenaga dan transportasi dalam pendistribusian.

Hal tersebut direspons baik Forkompimda Lumajang. Dinkes, TNI-Polri, Kejari Lumajang, Satpol PP, dan BPBD bahu-membahu membantu pendistribusian. Sebab, mereka juga mendapatkan instruksi dari pusat untuk memastikan pendistribusian dan ketersediaan oksigen di rumah sakit rujukan Covid-19 aman. Mereka mengambil dan mendistribusikan tabung oksigen menggunakan armada truk.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari jemput bola penanganan Covid-19. Terutama mengawal pendistribusian oksigen menggunakan truk Polres Lumajang dari penyedia menuju rumah sakit rujukan. Sebab, menurutnya, penyedia mengalami kewalahan pendistribusian.

“Sebelumnya, truk milik Polres Lumajang mengambil tabung oksigen yang kosong dari RS Haryoto Lumajang untuk dibawa ke PT Samator Probolinggo atau Jember. Lalu kami juga membawa tabung yang sudah berisi oksigen ke RS kembali,” katanya. Dia memastikan kebutuhan dan pendistribusian di RS yang tersebar di Lumajang aman. “Ini dilakukan agar kebutuhan oksigen di Kabupaten Lumajang dapat terpenuhi. Truk itu sebagai solusi kecepatan penanganan. Khususnya, kebutuhan oksigen menjadi lancar. Sehingga dengan kondisi sekarang ini, bisa menolong warga yang sedang dirawat di rumah sakit,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo menjelaskan, penyedia oksigen sedang kewalahan. Tidak hanya dalam tahap pendistribusian, tetapi ketersediaan oksigen juga terbatas. Sebab, kebutuhan oksigen di daerah-daerah meningkat drastis. Karena itu, pengambilan tabung oksigen dengan menggunakan truk TNI-Polri dinilai sebagai langkah solutif.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tabung oksigen. Jika biasanya sehari hanya membutuhkan belasan tabung, kini jumlahnya dua kali lipat. PT Samator Probolinggo dan Jember sebagai penyedia oksigen kewalahan. Oleh sebab itu, diperlukan bantuan tambahan tenaga dan transportasi dalam pendistribusian.

Hal tersebut direspons baik Forkompimda Lumajang. Dinkes, TNI-Polri, Kejari Lumajang, Satpol PP, dan BPBD bahu-membahu membantu pendistribusian. Sebab, mereka juga mendapatkan instruksi dari pusat untuk memastikan pendistribusian dan ketersediaan oksigen di rumah sakit rujukan Covid-19 aman. Mereka mengambil dan mendistribusikan tabung oksigen menggunakan armada truk.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari jemput bola penanganan Covid-19. Terutama mengawal pendistribusian oksigen menggunakan truk Polres Lumajang dari penyedia menuju rumah sakit rujukan. Sebab, menurutnya, penyedia mengalami kewalahan pendistribusian.

“Sebelumnya, truk milik Polres Lumajang mengambil tabung oksigen yang kosong dari RS Haryoto Lumajang untuk dibawa ke PT Samator Probolinggo atau Jember. Lalu kami juga membawa tabung yang sudah berisi oksigen ke RS kembali,” katanya. Dia memastikan kebutuhan dan pendistribusian di RS yang tersebar di Lumajang aman. “Ini dilakukan agar kebutuhan oksigen di Kabupaten Lumajang dapat terpenuhi. Truk itu sebagai solusi kecepatan penanganan. Khususnya, kebutuhan oksigen menjadi lancar. Sehingga dengan kondisi sekarang ini, bisa menolong warga yang sedang dirawat di rumah sakit,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo menjelaskan, penyedia oksigen sedang kewalahan. Tidak hanya dalam tahap pendistribusian, tetapi ketersediaan oksigen juga terbatas. Sebab, kebutuhan oksigen di daerah-daerah meningkat drastis. Karena itu, pengambilan tabung oksigen dengan menggunakan truk TNI-Polri dinilai sebagai langkah solutif.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/