alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Sediakan 5 Ribu Rapid Test untuk Pengungsi

Antisipasi Penularan Korona di Lokasi Bencana

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bencana erupsi Gunung Semeru membuat sekitar 500 warga mengungsi. Pihak pemerintah tidak mau kecolongan. Saat ini sudah disiapkan sebanyak 5.000 alat rapid test untuk mengecek kesehatan mereka.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo menyatakan, amanah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memang untuk melakukan rapid test. Tidak tanggung-tanggung, sudah ada 5.000 alat digelontor untuk pengungsi dan petugas.

Tujuannya adalah untuk mencegah adanya persebaran Covid-19. Tes kesehatan dilakukan karena petugas penyelamatan banyak yang datang dari luar daerah. Sehingga potensi persebaran penyakit semakin tinggi. “Petugas dari kemarin datangnya dari luar daerah. Tes ini dilakukan untuk menjaga wilayah Pronojiwo dan Candipuro supaya tetap berada di zona hijau,” ucap Bayu.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bencana erupsi Gunung Semeru membuat sekitar 500 warga mengungsi. Pihak pemerintah tidak mau kecolongan. Saat ini sudah disiapkan sebanyak 5.000 alat rapid test untuk mengecek kesehatan mereka.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo menyatakan, amanah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memang untuk melakukan rapid test. Tidak tanggung-tanggung, sudah ada 5.000 alat digelontor untuk pengungsi dan petugas.

Tujuannya adalah untuk mencegah adanya persebaran Covid-19. Tes kesehatan dilakukan karena petugas penyelamatan banyak yang datang dari luar daerah. Sehingga potensi persebaran penyakit semakin tinggi. “Petugas dari kemarin datangnya dari luar daerah. Tes ini dilakukan untuk menjaga wilayah Pronojiwo dan Candipuro supaya tetap berada di zona hijau,” ucap Bayu.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bencana erupsi Gunung Semeru membuat sekitar 500 warga mengungsi. Pihak pemerintah tidak mau kecolongan. Saat ini sudah disiapkan sebanyak 5.000 alat rapid test untuk mengecek kesehatan mereka.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo menyatakan, amanah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memang untuk melakukan rapid test. Tidak tanggung-tanggung, sudah ada 5.000 alat digelontor untuk pengungsi dan petugas.

Tujuannya adalah untuk mencegah adanya persebaran Covid-19. Tes kesehatan dilakukan karena petugas penyelamatan banyak yang datang dari luar daerah. Sehingga potensi persebaran penyakit semakin tinggi. “Petugas dari kemarin datangnya dari luar daerah. Tes ini dilakukan untuk menjaga wilayah Pronojiwo dan Candipuro supaya tetap berada di zona hijau,” ucap Bayu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/