alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Dugaan Pemerkosaan Pelajar Direkonstruksi

 Berlokasi di Hotel dan Wisata Pemandian Sumber Merutu

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Dugaan pelecehan seksual yang menimpa pelajar SMK di Kecamatan Klakah bakal berbuntut panjang. Sebab, niatan untuk mengakhiri masalah menemukan jalan buntu. Akhirnya, hari ini bakal dilakukan rekonstruksi. Dari awalnya dugaan pelecehan seksual juga bergeser menjadi kekerasan terhadap anak.

Memang perkara yang sudah masuk di kepolisian ini sempat mengalami hambatan yang terbilang lama. Kasus yang mencuat pada Juli itu baru masuk tahap penyidikan di Desember 2020. Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lumajang Ari Chandra menyampaikan, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur ini, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) sudah masuk.

SPDP tercatat masuk pada 17 Agustus. “SPDP sudah masuk bulan Agustus, namun berkas lengkapnya belum masuk,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kasus tersebut terbilang cukup lama. Sehingga terduga dan korban dilepas tanpa adanya dampingan hukum. Menurutnya, belum lengkapnya berkas membuat perkara ini belum memunculkan tersangka.

- Advertisement -

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Dugaan pelecehan seksual yang menimpa pelajar SMK di Kecamatan Klakah bakal berbuntut panjang. Sebab, niatan untuk mengakhiri masalah menemukan jalan buntu. Akhirnya, hari ini bakal dilakukan rekonstruksi. Dari awalnya dugaan pelecehan seksual juga bergeser menjadi kekerasan terhadap anak.

Memang perkara yang sudah masuk di kepolisian ini sempat mengalami hambatan yang terbilang lama. Kasus yang mencuat pada Juli itu baru masuk tahap penyidikan di Desember 2020. Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lumajang Ari Chandra menyampaikan, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur ini, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) sudah masuk.

SPDP tercatat masuk pada 17 Agustus. “SPDP sudah masuk bulan Agustus, namun berkas lengkapnya belum masuk,” tuturnya.

Kasus tersebut terbilang cukup lama. Sehingga terduga dan korban dilepas tanpa adanya dampingan hukum. Menurutnya, belum lengkapnya berkas membuat perkara ini belum memunculkan tersangka.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Dugaan pelecehan seksual yang menimpa pelajar SMK di Kecamatan Klakah bakal berbuntut panjang. Sebab, niatan untuk mengakhiri masalah menemukan jalan buntu. Akhirnya, hari ini bakal dilakukan rekonstruksi. Dari awalnya dugaan pelecehan seksual juga bergeser menjadi kekerasan terhadap anak.

Memang perkara yang sudah masuk di kepolisian ini sempat mengalami hambatan yang terbilang lama. Kasus yang mencuat pada Juli itu baru masuk tahap penyidikan di Desember 2020. Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lumajang Ari Chandra menyampaikan, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur ini, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) sudah masuk.

SPDP tercatat masuk pada 17 Agustus. “SPDP sudah masuk bulan Agustus, namun berkas lengkapnya belum masuk,” tuturnya.

Kasus tersebut terbilang cukup lama. Sehingga terduga dan korban dilepas tanpa adanya dampingan hukum. Menurutnya, belum lengkapnya berkas membuat perkara ini belum memunculkan tersangka.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/