alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Hindari Zona Merah Rawan Longsor saat Hujan

Mobile_AP_Rectangle 1

SUPITURANG, RADARJEMBER.ID – Kewaspadaan pada jalur utama Lumajang-Malang mulai ditingkatkan. Selain jalan yang berhadapan dengan jurang, ada satu titik yang sangat rawan longsor. Titik tersebut berada pada Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Banyak pengguna jalan yang merasa resah jika hujan deras turun. Khawatir dihantam longsor.

Kurniawan, warga Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, mengatakan, Jumat (6/12) sore, dirinya sempat melintasi Jalur Piket Nol. Menurut dia, di sana sangat menyeramkan. Dia merasa ketakutan karena kondisinya sangat memprihatinkan. Di atas tanah yang rawan tersebut ada sebuah truk pengeruk tanah.

Hal tersebut sangat menakutkan. Dia khawatir ketika tanah tersebut tidak kuat menahan berat truk. “Kondisinya truk pengeruk nangkring di tengah,” ucapnya.  Tak hanya itu, truk pengeruk tersebut sangat banyak. Tidak hanya satu truk. Dia melihat kondisi di titik rawan longsor tersebut sangat parah. “Warna tanahnya bukan cokelat hitam, namun cokelat kuning,” jelasnya. Warna tanah tersebut menandakan tanah tersebut sangat subur dan gembur.

- Advertisement -

SUPITURANG, RADARJEMBER.ID – Kewaspadaan pada jalur utama Lumajang-Malang mulai ditingkatkan. Selain jalan yang berhadapan dengan jurang, ada satu titik yang sangat rawan longsor. Titik tersebut berada pada Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Banyak pengguna jalan yang merasa resah jika hujan deras turun. Khawatir dihantam longsor.

Kurniawan, warga Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, mengatakan, Jumat (6/12) sore, dirinya sempat melintasi Jalur Piket Nol. Menurut dia, di sana sangat menyeramkan. Dia merasa ketakutan karena kondisinya sangat memprihatinkan. Di atas tanah yang rawan tersebut ada sebuah truk pengeruk tanah.

Hal tersebut sangat menakutkan. Dia khawatir ketika tanah tersebut tidak kuat menahan berat truk. “Kondisinya truk pengeruk nangkring di tengah,” ucapnya.  Tak hanya itu, truk pengeruk tersebut sangat banyak. Tidak hanya satu truk. Dia melihat kondisi di titik rawan longsor tersebut sangat parah. “Warna tanahnya bukan cokelat hitam, namun cokelat kuning,” jelasnya. Warna tanah tersebut menandakan tanah tersebut sangat subur dan gembur.

SUPITURANG, RADARJEMBER.ID – Kewaspadaan pada jalur utama Lumajang-Malang mulai ditingkatkan. Selain jalan yang berhadapan dengan jurang, ada satu titik yang sangat rawan longsor. Titik tersebut berada pada Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Banyak pengguna jalan yang merasa resah jika hujan deras turun. Khawatir dihantam longsor.

Kurniawan, warga Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, mengatakan, Jumat (6/12) sore, dirinya sempat melintasi Jalur Piket Nol. Menurut dia, di sana sangat menyeramkan. Dia merasa ketakutan karena kondisinya sangat memprihatinkan. Di atas tanah yang rawan tersebut ada sebuah truk pengeruk tanah.

Hal tersebut sangat menakutkan. Dia khawatir ketika tanah tersebut tidak kuat menahan berat truk. “Kondisinya truk pengeruk nangkring di tengah,” ucapnya.  Tak hanya itu, truk pengeruk tersebut sangat banyak. Tidak hanya satu truk. Dia melihat kondisi di titik rawan longsor tersebut sangat parah. “Warna tanahnya bukan cokelat hitam, namun cokelat kuning,” jelasnya. Warna tanah tersebut menandakan tanah tersebut sangat subur dan gembur.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/