alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Lumajang Raih Sebelas Medali MTQ Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

Dia menjelaskan, penentuan peringkat tersebut berasal dari jumlah poin yang didapat dari masing-masing kafilah. Hal ini tentu berbeda dengan penentuan berdasarkan jumlah medali seperti pada olahraga. Saat penentuan juara, salah satu peserta mendapatkan nilai akhir yang sama. Sempat ada kerancuan. Namun, dewan hakim sudah memutuskan, sehingga memantapkan Lumajang di posisi lima.

Ke depan, pihaknya akan berupaya menyiapkan MTQ agar maksimal dan optimal. Baik dari peserta, pelatih, maupun pembina. Sebab, ada sejumlah cabang yang masih sulit ditaklukkan. Harapannya, saat pelaksanaan MTQ selanjutnya, Lumajang bisa masuk dalam babak final.

“Memang ada beberapa cabang yang sulit mendapat medali. Oleh karena itu, kami akan petakan dan optimalkan agar dapat juara. Jadi, sumbangan medali tidak hanya dari cabang itu-itu saja, tetapi merata. Selanjutnya, intensitas dan keistiqamahan membina membutuhkan proses yang panjang. Bukan hasil instan,” harapnya. (kin/c2/fid)

- Advertisement -

Dia menjelaskan, penentuan peringkat tersebut berasal dari jumlah poin yang didapat dari masing-masing kafilah. Hal ini tentu berbeda dengan penentuan berdasarkan jumlah medali seperti pada olahraga. Saat penentuan juara, salah satu peserta mendapatkan nilai akhir yang sama. Sempat ada kerancuan. Namun, dewan hakim sudah memutuskan, sehingga memantapkan Lumajang di posisi lima.

Ke depan, pihaknya akan berupaya menyiapkan MTQ agar maksimal dan optimal. Baik dari peserta, pelatih, maupun pembina. Sebab, ada sejumlah cabang yang masih sulit ditaklukkan. Harapannya, saat pelaksanaan MTQ selanjutnya, Lumajang bisa masuk dalam babak final.

“Memang ada beberapa cabang yang sulit mendapat medali. Oleh karena itu, kami akan petakan dan optimalkan agar dapat juara. Jadi, sumbangan medali tidak hanya dari cabang itu-itu saja, tetapi merata. Selanjutnya, intensitas dan keistiqamahan membina membutuhkan proses yang panjang. Bukan hasil instan,” harapnya. (kin/c2/fid)

Dia menjelaskan, penentuan peringkat tersebut berasal dari jumlah poin yang didapat dari masing-masing kafilah. Hal ini tentu berbeda dengan penentuan berdasarkan jumlah medali seperti pada olahraga. Saat penentuan juara, salah satu peserta mendapatkan nilai akhir yang sama. Sempat ada kerancuan. Namun, dewan hakim sudah memutuskan, sehingga memantapkan Lumajang di posisi lima.

Ke depan, pihaknya akan berupaya menyiapkan MTQ agar maksimal dan optimal. Baik dari peserta, pelatih, maupun pembina. Sebab, ada sejumlah cabang yang masih sulit ditaklukkan. Harapannya, saat pelaksanaan MTQ selanjutnya, Lumajang bisa masuk dalam babak final.

“Memang ada beberapa cabang yang sulit mendapat medali. Oleh karena itu, kami akan petakan dan optimalkan agar dapat juara. Jadi, sumbangan medali tidak hanya dari cabang itu-itu saja, tetapi merata. Selanjutnya, intensitas dan keistiqamahan membina membutuhkan proses yang panjang. Bukan hasil instan,” harapnya. (kin/c2/fid)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/