Mulai Dipulangkan ke Rumah Masing-Masing

Kades Wajib Melindungi Buruh Sesuai Amanat Undang-Undang

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDSetelah melewati serangkaian proses karantina di Wisma Atlet Stadion Semeru Lumajang, sejumlah pekerja migran Indonesia asal Lumajang sudah mulai dipulangkan. Mereka diantar ke rumahnya masing-masing setelah dipastikan hasil swab-nya negatif.

Kemarin, sudah ada yang melewati masa karantina tiga hari di wisma tersebut. Ketiganya langsung dipulangkan sejak pukul 14.30 WIB. Mereka diantar langsung oleh muspika masing-masing. Diawali dari PMI bernama Ngasri, 50, asal Desa Tambahrejo, Candipuro. Dilanjutkan Ahmad Yahya, 29, asal Desa Ledoktempuro, Randuagung. Dan terakhir Suharno, 42, asal Desa Sukosari, Kecamatan Kunir.

Agenda kemarin memang tiga PMI yang dipulangkan menggunakan ambulans desa masing-masing. Hari ini dijadwalkan lima orang yang akan dijemput muspika masing-masing. Mereka berasal dari Kecamatan Candipuro, Senduro, Randuagung, dan Sukodono. Ada satu kecamatan yang menjemput dua pekerja.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lumajang Abdul Majid mengatakan, karantina PMI memang diberlakukan selama 10 hari di rumah masing-masing. Selama di Wisma Atlet berjalan tiga hari dan di Asrama Haji Sukolilo selama dua hari.

Di Wisma Atlet, menurutnya, telah mengarantina sebanyak 8 PMI asal kerja Malaysia dan seorang lagi PMI asal kerja Singapura. Lebih lanjut, Madjid menjelaskan bahwa PMI yang datang pada tanggal 8 Juni 2021 lalu berjumlah 3 orang asal kerja Malaysia dan langsung menjalani swab dan hasilnya negatif. “Hari ini tiga PMI kami pulangkan ke rumah masing-masing, yakni dari Kecamatan Kunir, Kecamatan Candipuro, dan Kecamatan Randuagung,” ujarnya.