alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Kerusakan Jalan Nasional Makin Parah

Mulai Dikonsultasikan ke Kementerian PUPR

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan nasional di sepanjang jalur Candipuro Lumajang makin hari makin parah. Bukannya dilakukan perbaikan, tetapi makin diabaikan. Karena itu, kemarin, pemerintah kabupaten menindaklanjuti konsultasi ke kantor balai besar.

Bupati Thoriqul Haq mengunjungi kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Surabaya, kemarin. Kunjungannya tersebut dalam rangka mengonsultasikan jalan nasional yang mengalami kerusakan di sepanjang jalan Candipuro hingga Lumajang.

DIKONSULTASIKAN: Rombongan Pemkab Lumajang ketika mengonsultasikan kondisi jalan rusak di Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Surabaya, kemarin.

“Saya sampaikan beberapa jalan nasional yang mengalami kerusakan berat ada di Candipuro, Pasirian, Tempeh, Jalan Pelita, yang harus segera ada penanganan perbaikan. Ada yang semua aspal mengelupas, ada yang bergelombang, ada yang berlubang,” jelas bupati.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satu persoalan yang mendasar adalah tonase kendaraan truk pasir yang melebihi kapasitas. Apalagi banyak truk dengan muatan puluhan ton yang melintas setiap hari. Selain itu, curah hujan yang tinggi dan air yang sering menggenang menjadi penyebab jalan cepat rusak.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan nasional di sepanjang jalur Candipuro Lumajang makin hari makin parah. Bukannya dilakukan perbaikan, tetapi makin diabaikan. Karena itu, kemarin, pemerintah kabupaten menindaklanjuti konsultasi ke kantor balai besar.

Bupati Thoriqul Haq mengunjungi kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Surabaya, kemarin. Kunjungannya tersebut dalam rangka mengonsultasikan jalan nasional yang mengalami kerusakan di sepanjang jalan Candipuro hingga Lumajang.

DIKONSULTASIKAN: Rombongan Pemkab Lumajang ketika mengonsultasikan kondisi jalan rusak di Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Surabaya, kemarin.

“Saya sampaikan beberapa jalan nasional yang mengalami kerusakan berat ada di Candipuro, Pasirian, Tempeh, Jalan Pelita, yang harus segera ada penanganan perbaikan. Ada yang semua aspal mengelupas, ada yang bergelombang, ada yang berlubang,” jelas bupati.

Salah satu persoalan yang mendasar adalah tonase kendaraan truk pasir yang melebihi kapasitas. Apalagi banyak truk dengan muatan puluhan ton yang melintas setiap hari. Selain itu, curah hujan yang tinggi dan air yang sering menggenang menjadi penyebab jalan cepat rusak.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan nasional di sepanjang jalur Candipuro Lumajang makin hari makin parah. Bukannya dilakukan perbaikan, tetapi makin diabaikan. Karena itu, kemarin, pemerintah kabupaten menindaklanjuti konsultasi ke kantor balai besar.

Bupati Thoriqul Haq mengunjungi kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Surabaya, kemarin. Kunjungannya tersebut dalam rangka mengonsultasikan jalan nasional yang mengalami kerusakan di sepanjang jalan Candipuro hingga Lumajang.

DIKONSULTASIKAN: Rombongan Pemkab Lumajang ketika mengonsultasikan kondisi jalan rusak di Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Surabaya, kemarin.

“Saya sampaikan beberapa jalan nasional yang mengalami kerusakan berat ada di Candipuro, Pasirian, Tempeh, Jalan Pelita, yang harus segera ada penanganan perbaikan. Ada yang semua aspal mengelupas, ada yang bergelombang, ada yang berlubang,” jelas bupati.

Salah satu persoalan yang mendasar adalah tonase kendaraan truk pasir yang melebihi kapasitas. Apalagi banyak truk dengan muatan puluhan ton yang melintas setiap hari. Selain itu, curah hujan yang tinggi dan air yang sering menggenang menjadi penyebab jalan cepat rusak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/