alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Tekan Kerumunan saat Salat Id

Maksimalkan Musala di Masing-Masing Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebelum pelaksanaan Salat Id benar-benar dilaksanakan di lapangan dan masjid, akhirnya kemarin jajaran forkopimda melakukan rapat terbatas guna membahas pengaturannya. Intinya, untuk menghindari kerumunan saat salat, warga diminta memaksimalkan musala masing-masing desa.

Tidak hanya itu, malam takbiran menyambut hari raya juga diatur. Sesuai maklumat dan beberapa saran, pelaksanaan takbir di masjid maupun di musala dibatasi maksimal 10 persen dari kapasitas, serta harapannya dapat memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin. Berikutnya, kegiatan takbir keliling untuk sementara ditiadakan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, beberapa tempat yang biasanya digunakan untuk salat Id diminta untuk lebih teliti menerapkan standar protokol kesehatan. Panitia atau petugas diminta mengatur jarak antarjamaah. Sebab, saat ini pelaksanaannya juga dibatasi sebesar 50 persen.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Lumajang memasuki zona kuning, artinya diperbolehkan. Jadi, silakan mengadakan salat Id di masjid maupun di lapangan. Asalkan jaraknya diatur sedemikian rupa. Kemudian, untuk orang-orang yang menderita sakit disarankan untuk melaksanakannya di rumah masing-masing,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebelum pelaksanaan Salat Id benar-benar dilaksanakan di lapangan dan masjid, akhirnya kemarin jajaran forkopimda melakukan rapat terbatas guna membahas pengaturannya. Intinya, untuk menghindari kerumunan saat salat, warga diminta memaksimalkan musala masing-masing desa.

Tidak hanya itu, malam takbiran menyambut hari raya juga diatur. Sesuai maklumat dan beberapa saran, pelaksanaan takbir di masjid maupun di musala dibatasi maksimal 10 persen dari kapasitas, serta harapannya dapat memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin. Berikutnya, kegiatan takbir keliling untuk sementara ditiadakan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, beberapa tempat yang biasanya digunakan untuk salat Id diminta untuk lebih teliti menerapkan standar protokol kesehatan. Panitia atau petugas diminta mengatur jarak antarjamaah. Sebab, saat ini pelaksanaannya juga dibatasi sebesar 50 persen.

“Lumajang memasuki zona kuning, artinya diperbolehkan. Jadi, silakan mengadakan salat Id di masjid maupun di lapangan. Asalkan jaraknya diatur sedemikian rupa. Kemudian, untuk orang-orang yang menderita sakit disarankan untuk melaksanakannya di rumah masing-masing,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebelum pelaksanaan Salat Id benar-benar dilaksanakan di lapangan dan masjid, akhirnya kemarin jajaran forkopimda melakukan rapat terbatas guna membahas pengaturannya. Intinya, untuk menghindari kerumunan saat salat, warga diminta memaksimalkan musala masing-masing desa.

Tidak hanya itu, malam takbiran menyambut hari raya juga diatur. Sesuai maklumat dan beberapa saran, pelaksanaan takbir di masjid maupun di musala dibatasi maksimal 10 persen dari kapasitas, serta harapannya dapat memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin. Berikutnya, kegiatan takbir keliling untuk sementara ditiadakan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, beberapa tempat yang biasanya digunakan untuk salat Id diminta untuk lebih teliti menerapkan standar protokol kesehatan. Panitia atau petugas diminta mengatur jarak antarjamaah. Sebab, saat ini pelaksanaannya juga dibatasi sebesar 50 persen.

“Lumajang memasuki zona kuning, artinya diperbolehkan. Jadi, silakan mengadakan salat Id di masjid maupun di lapangan. Asalkan jaraknya diatur sedemikian rupa. Kemudian, untuk orang-orang yang menderita sakit disarankan untuk melaksanakannya di rumah masing-masing,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/