alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Penanganan Pendidikan Belum Maksimal

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Paripurna penyampaian catatan strategis atau rekomendasi DPRD Lumajang pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lumajang Tahun 2020 lebih detail dan menyeluruh. Seluruh OPD mendapat perhatian serius. Termasuk penanganan masalah pendidikan yang dianggap belum maksimal.

Rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 10.00 itu dihadiri pimpinan dewan lengkap beserta Cak Thoriq dan Bunda Indah yang mewakili bagian eksekutif. Wakil Ketua DPRD Lumajang secara bergantian menyampaikan beberapa temuan permasalahan, indikator, sekaligus rekomendasi yang harus dilakukan Pemkab Lumajang.

Wakil Ketua I DPRD Lumajang H. Bukasan mengatakan, setelah diamati, LKPJ bupati yang disampaikan beberapa waktu lalu tersebut tidak serius. Beberapa capaian dan indikator keberhasilan program kegiatan tersebut tidak terlampirkan secara detail. Akibatnya, masyarakat tidak mengerti kebijakan strategis pemerintah apa saja yang berhasil.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dirinya mencontohkan, salah satu capaian kinerja masalah pendidikan. Menurutnya, untuk menyongsong masyarakat dapat mengakses pendidikan masih belum maksimal. Hal itu disebabkan peningkatan kinerja guru dan jumlah PAUD, SD, SMP, dan SMA yang terfasilitasi sarana dan prasarana memadai tidak mencapai target.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Paripurna penyampaian catatan strategis atau rekomendasi DPRD Lumajang pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lumajang Tahun 2020 lebih detail dan menyeluruh. Seluruh OPD mendapat perhatian serius. Termasuk penanganan masalah pendidikan yang dianggap belum maksimal.

Rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 10.00 itu dihadiri pimpinan dewan lengkap beserta Cak Thoriq dan Bunda Indah yang mewakili bagian eksekutif. Wakil Ketua DPRD Lumajang secara bergantian menyampaikan beberapa temuan permasalahan, indikator, sekaligus rekomendasi yang harus dilakukan Pemkab Lumajang.

Wakil Ketua I DPRD Lumajang H. Bukasan mengatakan, setelah diamati, LKPJ bupati yang disampaikan beberapa waktu lalu tersebut tidak serius. Beberapa capaian dan indikator keberhasilan program kegiatan tersebut tidak terlampirkan secara detail. Akibatnya, masyarakat tidak mengerti kebijakan strategis pemerintah apa saja yang berhasil.

Dirinya mencontohkan, salah satu capaian kinerja masalah pendidikan. Menurutnya, untuk menyongsong masyarakat dapat mengakses pendidikan masih belum maksimal. Hal itu disebabkan peningkatan kinerja guru dan jumlah PAUD, SD, SMP, dan SMA yang terfasilitasi sarana dan prasarana memadai tidak mencapai target.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Paripurna penyampaian catatan strategis atau rekomendasi DPRD Lumajang pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lumajang Tahun 2020 lebih detail dan menyeluruh. Seluruh OPD mendapat perhatian serius. Termasuk penanganan masalah pendidikan yang dianggap belum maksimal.

Rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 10.00 itu dihadiri pimpinan dewan lengkap beserta Cak Thoriq dan Bunda Indah yang mewakili bagian eksekutif. Wakil Ketua DPRD Lumajang secara bergantian menyampaikan beberapa temuan permasalahan, indikator, sekaligus rekomendasi yang harus dilakukan Pemkab Lumajang.

Wakil Ketua I DPRD Lumajang H. Bukasan mengatakan, setelah diamati, LKPJ bupati yang disampaikan beberapa waktu lalu tersebut tidak serius. Beberapa capaian dan indikator keberhasilan program kegiatan tersebut tidak terlampirkan secara detail. Akibatnya, masyarakat tidak mengerti kebijakan strategis pemerintah apa saja yang berhasil.

Dirinya mencontohkan, salah satu capaian kinerja masalah pendidikan. Menurutnya, untuk menyongsong masyarakat dapat mengakses pendidikan masih belum maksimal. Hal itu disebabkan peningkatan kinerja guru dan jumlah PAUD, SD, SMP, dan SMA yang terfasilitasi sarana dan prasarana memadai tidak mencapai target.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/