alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Bangun 63 Hunian Sementara

Masih Cari Formula Pembangunan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembangunan hunian sementara (huntara) oleh Pemkab Lumajang mulai terealisasi. Sebanyak seratus rumah rusak berat yang didata, ada 63 rumah yang berkenan dibangunkan huntara. Bangunan tersebut merupakan bantuan masyarakat yang dibelanjakan dalam bentuk material oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang.

Joko Sambang, Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (KRR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengatakan, pengerjaan huntara sudah dimulai sejak Jumat (7/5). “Pengerjaan dimulai Jumat sore. Kami membaginya menjadi beberapa tim,” katanya.

Joko menjelaskan, tim tersebut terdiri atas Yon Zipur, Kodim Lumajang, BPBD, dan Banser. “Ini untuk memudahkan dalam pembangunan. Sebab, setiap hunian terdiri atas satu paket material. Sehingga nanti, para tukang dari masing-masing tim hanya merakitnya. Sedangkan pemotongan dan lainnya sudah dilakukan di awal,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengungkapkan, target seratus rumah yang mendapat huntara. Namun, setelah dilakukan pendataan, hanya 63 rumah yang bersedia dibangun. “Kami mendata seratus rumah rusak berat. Kami data lagi, dan 63 di antaranya bersedia dibangunkan huntara. Sehingga ada 61 huntara dari Pemkab Lumajang dan 2 dari Kementerian ESDM,” ungkapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembangunan hunian sementara (huntara) oleh Pemkab Lumajang mulai terealisasi. Sebanyak seratus rumah rusak berat yang didata, ada 63 rumah yang berkenan dibangunkan huntara. Bangunan tersebut merupakan bantuan masyarakat yang dibelanjakan dalam bentuk material oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang.

Joko Sambang, Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (KRR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengatakan, pengerjaan huntara sudah dimulai sejak Jumat (7/5). “Pengerjaan dimulai Jumat sore. Kami membaginya menjadi beberapa tim,” katanya.

Joko menjelaskan, tim tersebut terdiri atas Yon Zipur, Kodim Lumajang, BPBD, dan Banser. “Ini untuk memudahkan dalam pembangunan. Sebab, setiap hunian terdiri atas satu paket material. Sehingga nanti, para tukang dari masing-masing tim hanya merakitnya. Sedangkan pemotongan dan lainnya sudah dilakukan di awal,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, target seratus rumah yang mendapat huntara. Namun, setelah dilakukan pendataan, hanya 63 rumah yang bersedia dibangun. “Kami mendata seratus rumah rusak berat. Kami data lagi, dan 63 di antaranya bersedia dibangunkan huntara. Sehingga ada 61 huntara dari Pemkab Lumajang dan 2 dari Kementerian ESDM,” ungkapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembangunan hunian sementara (huntara) oleh Pemkab Lumajang mulai terealisasi. Sebanyak seratus rumah rusak berat yang didata, ada 63 rumah yang berkenan dibangunkan huntara. Bangunan tersebut merupakan bantuan masyarakat yang dibelanjakan dalam bentuk material oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang.

Joko Sambang, Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (KRR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengatakan, pengerjaan huntara sudah dimulai sejak Jumat (7/5). “Pengerjaan dimulai Jumat sore. Kami membaginya menjadi beberapa tim,” katanya.

Joko menjelaskan, tim tersebut terdiri atas Yon Zipur, Kodim Lumajang, BPBD, dan Banser. “Ini untuk memudahkan dalam pembangunan. Sebab, setiap hunian terdiri atas satu paket material. Sehingga nanti, para tukang dari masing-masing tim hanya merakitnya. Sedangkan pemotongan dan lainnya sudah dilakukan di awal,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, target seratus rumah yang mendapat huntara. Namun, setelah dilakukan pendataan, hanya 63 rumah yang bersedia dibangun. “Kami mendata seratus rumah rusak berat. Kami data lagi, dan 63 di antaranya bersedia dibangunkan huntara. Sehingga ada 61 huntara dari Pemkab Lumajang dan 2 dari Kementerian ESDM,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/