alexametrics
23.6 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Dua Anggota PolisiTakut Jarum Suntik

Dijemput, Diantar,hingga Dipegangi saat Vaksinasi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ada yang unik saat pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di kantor Kepolisian Resor (Polres) Lumajang. Penampilan gagah dan tubuh atletis tidak melulu menandakan berani. Buktinya, dua anggota polisi ketakutan saat disuntik vaksin. Dua anggota itu adalah anggota Sabhara, Briptu Niko, dan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo.

Briptu Niko ketakutan dan hendak kabur saat vaksinator akan menyuntikkan jarum ke lengannya. Akhirnya, beberapa polisi memeganginya. Saking takutnya, dia menjerit terus-menerus. Setelah ditenangkan, vaksinator berhasil menyuntikkan vaksin ke lengannya.

Sementara itu, AKP Ernowo sempat mengabaikan panggilan panitia vaksinasi. Dia mendekam di ruangannya. Karena itu, beberapa anggota polisi mendatangi ruangannya. “Wes rono o sek, engko aku tak rono dewe (Sudah. Ke sana dulu. Nanti saya ke sana sendiri, Red),” ujarnya, saat dijemput beberapa polisi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mereka menjemput paksa dan mengantar ke ruang vaksinasi. Setelah lolos screening, ketakutannya bertambah. Tak ayal, saat vaksinator hendak menyuntikkan jarum, dia dipegangi beberapa anggota kepolisian. Dia menjerit histeris dan meronta-ronta. Namun akhirnya, vaksinasi berhasil dilakukan.

Seusai divaksin, dia langsung kabur ke ruangannya. Dia malu tingkahnya ditertawakan. Bahkan, beberapa anggota kepolisian dan petugas medis mengabadikan momen itu dengan merekamnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ada yang unik saat pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di kantor Kepolisian Resor (Polres) Lumajang. Penampilan gagah dan tubuh atletis tidak melulu menandakan berani. Buktinya, dua anggota polisi ketakutan saat disuntik vaksin. Dua anggota itu adalah anggota Sabhara, Briptu Niko, dan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo.

Briptu Niko ketakutan dan hendak kabur saat vaksinator akan menyuntikkan jarum ke lengannya. Akhirnya, beberapa polisi memeganginya. Saking takutnya, dia menjerit terus-menerus. Setelah ditenangkan, vaksinator berhasil menyuntikkan vaksin ke lengannya.

Sementara itu, AKP Ernowo sempat mengabaikan panggilan panitia vaksinasi. Dia mendekam di ruangannya. Karena itu, beberapa anggota polisi mendatangi ruangannya. “Wes rono o sek, engko aku tak rono dewe (Sudah. Ke sana dulu. Nanti saya ke sana sendiri, Red),” ujarnya, saat dijemput beberapa polisi.

Mereka menjemput paksa dan mengantar ke ruang vaksinasi. Setelah lolos screening, ketakutannya bertambah. Tak ayal, saat vaksinator hendak menyuntikkan jarum, dia dipegangi beberapa anggota kepolisian. Dia menjerit histeris dan meronta-ronta. Namun akhirnya, vaksinasi berhasil dilakukan.

Seusai divaksin, dia langsung kabur ke ruangannya. Dia malu tingkahnya ditertawakan. Bahkan, beberapa anggota kepolisian dan petugas medis mengabadikan momen itu dengan merekamnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ada yang unik saat pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di kantor Kepolisian Resor (Polres) Lumajang. Penampilan gagah dan tubuh atletis tidak melulu menandakan berani. Buktinya, dua anggota polisi ketakutan saat disuntik vaksin. Dua anggota itu adalah anggota Sabhara, Briptu Niko, dan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo.

Briptu Niko ketakutan dan hendak kabur saat vaksinator akan menyuntikkan jarum ke lengannya. Akhirnya, beberapa polisi memeganginya. Saking takutnya, dia menjerit terus-menerus. Setelah ditenangkan, vaksinator berhasil menyuntikkan vaksin ke lengannya.

Sementara itu, AKP Ernowo sempat mengabaikan panggilan panitia vaksinasi. Dia mendekam di ruangannya. Karena itu, beberapa anggota polisi mendatangi ruangannya. “Wes rono o sek, engko aku tak rono dewe (Sudah. Ke sana dulu. Nanti saya ke sana sendiri, Red),” ujarnya, saat dijemput beberapa polisi.

Mereka menjemput paksa dan mengantar ke ruang vaksinasi. Setelah lolos screening, ketakutannya bertambah. Tak ayal, saat vaksinator hendak menyuntikkan jarum, dia dipegangi beberapa anggota kepolisian. Dia menjerit histeris dan meronta-ronta. Namun akhirnya, vaksinasi berhasil dilakukan.

Seusai divaksin, dia langsung kabur ke ruangannya. Dia malu tingkahnya ditertawakan. Bahkan, beberapa anggota kepolisian dan petugas medis mengabadikan momen itu dengan merekamnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/