alexametrics
32.1 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Puluhan Hektare Sawah Tertimbun Pasir

Bawaan dari Lahar Dingin yang Terus Meningkat

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Musim hujan memang sering mengakibatkan banjir. Tidak hanya di  dataran rendah, di dataran tinggi seperti di Desa Sumbersari, Kecamatan Pronojiwo, juga kerap terjadi banjir besar. Banjir kiriman dari Gunung Semeru membawa material seperti pasir dan batu, sehingga sangat mengancam lahan pertanian warga.

Sujono, Kabid Pangan Dinas Pertanian Lumajang, menyatakan, kerugian akibat bencana erupsi dan banjir lahar Gunung Semeru sudah terakumulasi. Secara keseluruhan para petani mengalami kerugian yang cukup banyak. Ada 71 hektare lahan pertanian di sekitar lereng Gunung Semeru yang mengalami kerusakan.

Dia menyatakan, lahan yang mengalami kerusakan bervariasi. Pertama, tumbuhan yang ditanam rusak sekaligus. Kedua, lahannya tertutup pasir dan batu. Lahan yang terkubur sangat kesulitan diperbaiki karena banyak yang terkubur batu-batu besar. Sehingga butuh alat berat untuk memperbaiki lahan. “Ada yang lahannya terkikis banjir,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Musim hujan memang sering mengakibatkan banjir. Tidak hanya di  dataran rendah, di dataran tinggi seperti di Desa Sumbersari, Kecamatan Pronojiwo, juga kerap terjadi banjir besar. Banjir kiriman dari Gunung Semeru membawa material seperti pasir dan batu, sehingga sangat mengancam lahan pertanian warga.

Sujono, Kabid Pangan Dinas Pertanian Lumajang, menyatakan, kerugian akibat bencana erupsi dan banjir lahar Gunung Semeru sudah terakumulasi. Secara keseluruhan para petani mengalami kerugian yang cukup banyak. Ada 71 hektare lahan pertanian di sekitar lereng Gunung Semeru yang mengalami kerusakan.

Dia menyatakan, lahan yang mengalami kerusakan bervariasi. Pertama, tumbuhan yang ditanam rusak sekaligus. Kedua, lahannya tertutup pasir dan batu. Lahan yang terkubur sangat kesulitan diperbaiki karena banyak yang terkubur batu-batu besar. Sehingga butuh alat berat untuk memperbaiki lahan. “Ada yang lahannya terkikis banjir,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Musim hujan memang sering mengakibatkan banjir. Tidak hanya di  dataran rendah, di dataran tinggi seperti di Desa Sumbersari, Kecamatan Pronojiwo, juga kerap terjadi banjir besar. Banjir kiriman dari Gunung Semeru membawa material seperti pasir dan batu, sehingga sangat mengancam lahan pertanian warga.

Sujono, Kabid Pangan Dinas Pertanian Lumajang, menyatakan, kerugian akibat bencana erupsi dan banjir lahar Gunung Semeru sudah terakumulasi. Secara keseluruhan para petani mengalami kerugian yang cukup banyak. Ada 71 hektare lahan pertanian di sekitar lereng Gunung Semeru yang mengalami kerusakan.

Dia menyatakan, lahan yang mengalami kerusakan bervariasi. Pertama, tumbuhan yang ditanam rusak sekaligus. Kedua, lahannya tertutup pasir dan batu. Lahan yang terkubur sangat kesulitan diperbaiki karena banyak yang terkubur batu-batu besar. Sehingga butuh alat berat untuk memperbaiki lahan. “Ada yang lahannya terkikis banjir,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/