alexametrics
30.1 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Sarankan Rapid Test Antigen

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Akurasi rapid test belakangan ini mulai memunculkan penilaian. Termasuk yang terjadi di Lumajang. Sarannya adalah tetap menggunakan rapid test antigen.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo mengungkapkan, rapid test antigen memiliki tingkat keakuratan sampai 50 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, banyak merujuk pada keterangan para ahli dari kedokteran. Oleh karenanya, secara resmi pemerintah menyarankan rapid test antigen. “Yang dipersyaratkan dari pemerintah adalah rapid test antigen karena lebih baik kualitasnya, bukan karena suka atau tidak suka,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan, rapid test antigen bisa mendeteksi virus yang ada di oroparhynk atau faring yang ada di tenggorokan. Metode yang digunakan dengan pengambilan swab di rongga tersebut. Pertimbangan yang lain yakni tidak butuh waktu lama. Hanya 20 menit, hasilnya sudah keluar. “Saya pernah rapid test antibodi hasil negatif dan rapid test antigen positif sampai dua kali,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Akurasi rapid test belakangan ini mulai memunculkan penilaian. Termasuk yang terjadi di Lumajang. Sarannya adalah tetap menggunakan rapid test antigen.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo mengungkapkan, rapid test antigen memiliki tingkat keakuratan sampai 50 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, banyak merujuk pada keterangan para ahli dari kedokteran. Oleh karenanya, secara resmi pemerintah menyarankan rapid test antigen. “Yang dipersyaratkan dari pemerintah adalah rapid test antigen karena lebih baik kualitasnya, bukan karena suka atau tidak suka,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan, rapid test antigen bisa mendeteksi virus yang ada di oroparhynk atau faring yang ada di tenggorokan. Metode yang digunakan dengan pengambilan swab di rongga tersebut. Pertimbangan yang lain yakni tidak butuh waktu lama. Hanya 20 menit, hasilnya sudah keluar. “Saya pernah rapid test antibodi hasil negatif dan rapid test antigen positif sampai dua kali,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Akurasi rapid test belakangan ini mulai memunculkan penilaian. Termasuk yang terjadi di Lumajang. Sarannya adalah tetap menggunakan rapid test antigen.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo mengungkapkan, rapid test antigen memiliki tingkat keakuratan sampai 50 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, banyak merujuk pada keterangan para ahli dari kedokteran. Oleh karenanya, secara resmi pemerintah menyarankan rapid test antigen. “Yang dipersyaratkan dari pemerintah adalah rapid test antigen karena lebih baik kualitasnya, bukan karena suka atau tidak suka,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan, rapid test antigen bisa mendeteksi virus yang ada di oroparhynk atau faring yang ada di tenggorokan. Metode yang digunakan dengan pengambilan swab di rongga tersebut. Pertimbangan yang lain yakni tidak butuh waktu lama. Hanya 20 menit, hasilnya sudah keluar. “Saya pernah rapid test antibodi hasil negatif dan rapid test antigen positif sampai dua kali,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/