alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Ketua DPD Gerindra Sebut Djoko Susanto sebagai Cabup Jember

Tugaskan Gus Fawait Untuk Turut Mendampingi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kehadiran Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Ir H Supriyatno dalam peresmian kantor DPC Gerindra Lumajang menunjukkan isyarat politik. Bahkan, perpaduan dengan bupati Lumajang juga ditunjukkan didepan publik. Kedua kolega semasa menjadi anggota DPRD Jatim itu beberapa kali menyebut Joko Susanto sebagai Cabup Jember. Gus Fawait ditugaskan untuk mendampingi.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu menunjukkan kedekatannya dengan ketua DPD Gerindra. Bahkan, sejumlah pengurus Gerindra dan anggota DPRD Gerindra disebut dengan panggilan sahabat. “Semua ini sahabat saya. Mas Hadi, Gus Fawait, ini sahabat saya. Kita doakan bersama biar karir politiknya naik,” katanya.
Cak Thoriq menyampaikan, bahwa politik ini harus terkendali, proporsional, tidak ada salah satu yang ditinggalkan dan diabaikan. “Saya dengan Bunda Indah membangun Lumajang dengan kebersamaan. Ketua DPRD Lumajang yang dari PKB secara lembaga juga tetap membangun Lumajang ini,”katanya.

Jadi, lanjut Cak Thoriq, ada titik temu antara PKB dan Gerindra. “Ada titik temu diantara kita. Ini biar jadi penyemangat Gus Fawait dan Pak Joko supaya bisa punya platform sama dengan kita,” ucapnya disambut tepuk tangan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami sadar, kami melebur menjadi satu dengan masyarakat. Misalnya saya turun keliling ya memang untuk menjaga Lumajang. Paginya bunda di pemkab. Yang begitu-itu sama-sama fahamnya. Tidak ada yang baper,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kehadiran Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Ir H Supriyatno dalam peresmian kantor DPC Gerindra Lumajang menunjukkan isyarat politik. Bahkan, perpaduan dengan bupati Lumajang juga ditunjukkan didepan publik. Kedua kolega semasa menjadi anggota DPRD Jatim itu beberapa kali menyebut Joko Susanto sebagai Cabup Jember. Gus Fawait ditugaskan untuk mendampingi.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu menunjukkan kedekatannya dengan ketua DPD Gerindra. Bahkan, sejumlah pengurus Gerindra dan anggota DPRD Gerindra disebut dengan panggilan sahabat. “Semua ini sahabat saya. Mas Hadi, Gus Fawait, ini sahabat saya. Kita doakan bersama biar karir politiknya naik,” katanya.
Cak Thoriq menyampaikan, bahwa politik ini harus terkendali, proporsional, tidak ada salah satu yang ditinggalkan dan diabaikan. “Saya dengan Bunda Indah membangun Lumajang dengan kebersamaan. Ketua DPRD Lumajang yang dari PKB secara lembaga juga tetap membangun Lumajang ini,”katanya.

Jadi, lanjut Cak Thoriq, ada titik temu antara PKB dan Gerindra. “Ada titik temu diantara kita. Ini biar jadi penyemangat Gus Fawait dan Pak Joko supaya bisa punya platform sama dengan kita,” ucapnya disambut tepuk tangan.

“Kami sadar, kami melebur menjadi satu dengan masyarakat. Misalnya saya turun keliling ya memang untuk menjaga Lumajang. Paginya bunda di pemkab. Yang begitu-itu sama-sama fahamnya. Tidak ada yang baper,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kehadiran Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Ir H Supriyatno dalam peresmian kantor DPC Gerindra Lumajang menunjukkan isyarat politik. Bahkan, perpaduan dengan bupati Lumajang juga ditunjukkan didepan publik. Kedua kolega semasa menjadi anggota DPRD Jatim itu beberapa kali menyebut Joko Susanto sebagai Cabup Jember. Gus Fawait ditugaskan untuk mendampingi.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu menunjukkan kedekatannya dengan ketua DPD Gerindra. Bahkan, sejumlah pengurus Gerindra dan anggota DPRD Gerindra disebut dengan panggilan sahabat. “Semua ini sahabat saya. Mas Hadi, Gus Fawait, ini sahabat saya. Kita doakan bersama biar karir politiknya naik,” katanya.
Cak Thoriq menyampaikan, bahwa politik ini harus terkendali, proporsional, tidak ada salah satu yang ditinggalkan dan diabaikan. “Saya dengan Bunda Indah membangun Lumajang dengan kebersamaan. Ketua DPRD Lumajang yang dari PKB secara lembaga juga tetap membangun Lumajang ini,”katanya.

Jadi, lanjut Cak Thoriq, ada titik temu antara PKB dan Gerindra. “Ada titik temu diantara kita. Ini biar jadi penyemangat Gus Fawait dan Pak Joko supaya bisa punya platform sama dengan kita,” ucapnya disambut tepuk tangan.

“Kami sadar, kami melebur menjadi satu dengan masyarakat. Misalnya saya turun keliling ya memang untuk menjaga Lumajang. Paginya bunda di pemkab. Yang begitu-itu sama-sama fahamnya. Tidak ada yang baper,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/