alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Terancam Turun Pangkat hingga Dipecat  

Mobile_AP_Rectangle 1

LLUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tak butuh waktu lama Pemkab Lumajang mengusut video viral tersebut. Setelah awal beredar, sore harinya pihak kecamatan langsung melakukan pemanggilan. Jika perbuatan itu benar, ASN ini terancam turun pangkat hingga bisa diberhentikan secara tidak hormat.

Sayangnya, nomor ponsel ASN yang menempati jabatan Kasubbag Keuangan di salah satu kantor kecamatan itu tidak aktif. Karenanya, pihak kecamatan belum berhasil mengklarifikasi secara pasti alasan mengenai kepergiannya ke salah satu hotel di Kecamatan Senduro, beberapa waktu lalu.

Camat Pasrujambe Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo membenarkan di wilayahnya ada dua pegawai pemerintahan yang bernama Bahrul dan Mardiana. Namun, dirinya tidak bisa memastikan secara pasti  apakah dua orang tersebut merupakan orang yang terekam dalam video tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami masih melakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Kami tidak bisa memutuskan dia salah atau tidak, karena kami belum tahu kronologi secara detail. Antara pembuat video dan orang yang ada di dalam video. Sekarang juga posisinya Mardiana juga tidak diketahui keberadaannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, video itu masih dalam pemeriksaan. Menurut dia, jika terbukti melakukan pelanggaran, maka bakal mendapat hukuman disiplin. Bisa diturunkan pangkatnya. Bahkan hukuman paling berat nanti dilakukan pemecatan secara tidak hormat.

- Advertisement -

LLUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tak butuh waktu lama Pemkab Lumajang mengusut video viral tersebut. Setelah awal beredar, sore harinya pihak kecamatan langsung melakukan pemanggilan. Jika perbuatan itu benar, ASN ini terancam turun pangkat hingga bisa diberhentikan secara tidak hormat.

Sayangnya, nomor ponsel ASN yang menempati jabatan Kasubbag Keuangan di salah satu kantor kecamatan itu tidak aktif. Karenanya, pihak kecamatan belum berhasil mengklarifikasi secara pasti alasan mengenai kepergiannya ke salah satu hotel di Kecamatan Senduro, beberapa waktu lalu.

Camat Pasrujambe Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo membenarkan di wilayahnya ada dua pegawai pemerintahan yang bernama Bahrul dan Mardiana. Namun, dirinya tidak bisa memastikan secara pasti  apakah dua orang tersebut merupakan orang yang terekam dalam video tersebut.

“Kami masih melakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Kami tidak bisa memutuskan dia salah atau tidak, karena kami belum tahu kronologi secara detail. Antara pembuat video dan orang yang ada di dalam video. Sekarang juga posisinya Mardiana juga tidak diketahui keberadaannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, video itu masih dalam pemeriksaan. Menurut dia, jika terbukti melakukan pelanggaran, maka bakal mendapat hukuman disiplin. Bisa diturunkan pangkatnya. Bahkan hukuman paling berat nanti dilakukan pemecatan secara tidak hormat.

LLUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tak butuh waktu lama Pemkab Lumajang mengusut video viral tersebut. Setelah awal beredar, sore harinya pihak kecamatan langsung melakukan pemanggilan. Jika perbuatan itu benar, ASN ini terancam turun pangkat hingga bisa diberhentikan secara tidak hormat.

Sayangnya, nomor ponsel ASN yang menempati jabatan Kasubbag Keuangan di salah satu kantor kecamatan itu tidak aktif. Karenanya, pihak kecamatan belum berhasil mengklarifikasi secara pasti alasan mengenai kepergiannya ke salah satu hotel di Kecamatan Senduro, beberapa waktu lalu.

Camat Pasrujambe Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo membenarkan di wilayahnya ada dua pegawai pemerintahan yang bernama Bahrul dan Mardiana. Namun, dirinya tidak bisa memastikan secara pasti  apakah dua orang tersebut merupakan orang yang terekam dalam video tersebut.

“Kami masih melakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Kami tidak bisa memutuskan dia salah atau tidak, karena kami belum tahu kronologi secara detail. Antara pembuat video dan orang yang ada di dalam video. Sekarang juga posisinya Mardiana juga tidak diketahui keberadaannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, video itu masih dalam pemeriksaan. Menurut dia, jika terbukti melakukan pelanggaran, maka bakal mendapat hukuman disiplin. Bisa diturunkan pangkatnya. Bahkan hukuman paling berat nanti dilakukan pemecatan secara tidak hormat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/