alexametrics
24.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Gelar Turnamen secara Daring

Siasati Pelaksanaan dalam PPKM Darurat

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama pembatasan kegiatan masyarakat sampai 20 Juli nanti, cukup banyak hal yang diatur. Termasuk urusan latihan olahraga. Praktis, untuk menyiasati itu, banyak pihak yang menyelenggarakan turnamen daring untuk tetap mengasah kemampuan atlet.

Sekretaris Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Jatim Raf Radiant mengatakan, turnamen ini akan menggandeng jurusan teknik elektro pada salah satu perguruan tinggi ternama di Surabaya. Rencananya turnamen brigde pasangan itu bakal dilaksanakan melalui aplikasi Brigde Base Online (BBO) pada 11 Juli nanti.

Diakui, minat pemuda pada cabor brigde terus menggeliat. Terutama kalangan pelajar. Sebab, secara keseluruhan, pelajar mendominasi jumlah atlet di bridge Jatim. Bahkan kualitas atlet juga tidak kalah. Selalu menjadi juara umum di berbagai kejuaraan nasional. Untuk itu, turnamen perlu digelar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, salah satu cara meningkatkan prestasi atlet, mereka harus sering menggelar latihan. Mengikuti pertandingan apa pun bakal mengasah kemampuan teknis maupun nonteknis. Sehingga logika akan terasah. Berikutnya, komunikasi dan team work meningkat. Bahkan, atlet berprestasi bisa memilih sekolah melalui jalur prestasi.

Sementara itu, ada banyak atlet bridge pelajar yang mengikuti turnamen tersebut. Sampai saat ini tercatat ada sekitar 30 pasang yang sudah melakukan pendaftaran. Di antaranya berasal dari Sidoarjo, Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kota Blitar Pamekasan, Jember, Tuban, dan Lumajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama pembatasan kegiatan masyarakat sampai 20 Juli nanti, cukup banyak hal yang diatur. Termasuk urusan latihan olahraga. Praktis, untuk menyiasati itu, banyak pihak yang menyelenggarakan turnamen daring untuk tetap mengasah kemampuan atlet.

Sekretaris Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Jatim Raf Radiant mengatakan, turnamen ini akan menggandeng jurusan teknik elektro pada salah satu perguruan tinggi ternama di Surabaya. Rencananya turnamen brigde pasangan itu bakal dilaksanakan melalui aplikasi Brigde Base Online (BBO) pada 11 Juli nanti.

Diakui, minat pemuda pada cabor brigde terus menggeliat. Terutama kalangan pelajar. Sebab, secara keseluruhan, pelajar mendominasi jumlah atlet di bridge Jatim. Bahkan kualitas atlet juga tidak kalah. Selalu menjadi juara umum di berbagai kejuaraan nasional. Untuk itu, turnamen perlu digelar.

Menurutnya, salah satu cara meningkatkan prestasi atlet, mereka harus sering menggelar latihan. Mengikuti pertandingan apa pun bakal mengasah kemampuan teknis maupun nonteknis. Sehingga logika akan terasah. Berikutnya, komunikasi dan team work meningkat. Bahkan, atlet berprestasi bisa memilih sekolah melalui jalur prestasi.

Sementara itu, ada banyak atlet bridge pelajar yang mengikuti turnamen tersebut. Sampai saat ini tercatat ada sekitar 30 pasang yang sudah melakukan pendaftaran. Di antaranya berasal dari Sidoarjo, Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kota Blitar Pamekasan, Jember, Tuban, dan Lumajang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama pembatasan kegiatan masyarakat sampai 20 Juli nanti, cukup banyak hal yang diatur. Termasuk urusan latihan olahraga. Praktis, untuk menyiasati itu, banyak pihak yang menyelenggarakan turnamen daring untuk tetap mengasah kemampuan atlet.

Sekretaris Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Jatim Raf Radiant mengatakan, turnamen ini akan menggandeng jurusan teknik elektro pada salah satu perguruan tinggi ternama di Surabaya. Rencananya turnamen brigde pasangan itu bakal dilaksanakan melalui aplikasi Brigde Base Online (BBO) pada 11 Juli nanti.

Diakui, minat pemuda pada cabor brigde terus menggeliat. Terutama kalangan pelajar. Sebab, secara keseluruhan, pelajar mendominasi jumlah atlet di bridge Jatim. Bahkan kualitas atlet juga tidak kalah. Selalu menjadi juara umum di berbagai kejuaraan nasional. Untuk itu, turnamen perlu digelar.

Menurutnya, salah satu cara meningkatkan prestasi atlet, mereka harus sering menggelar latihan. Mengikuti pertandingan apa pun bakal mengasah kemampuan teknis maupun nonteknis. Sehingga logika akan terasah. Berikutnya, komunikasi dan team work meningkat. Bahkan, atlet berprestasi bisa memilih sekolah melalui jalur prestasi.

Sementara itu, ada banyak atlet bridge pelajar yang mengikuti turnamen tersebut. Sampai saat ini tercatat ada sekitar 30 pasang yang sudah melakukan pendaftaran. Di antaranya berasal dari Sidoarjo, Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kota Blitar Pamekasan, Jember, Tuban, dan Lumajang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/