alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Dua ASN Digerebek saat Work from Hotel

Makin Heboh karena Suami Pelaku Ikut Merekam Video

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beredarnya video yang merekam dugaan perselingkuhan oknum pegawai pemerintahan, kemarin, bikin heboh. Parahnya, pemilik video yang merekam kejadian itu adalah suami pelaku perempuan. Dia menangkap istrinya berduaan di hotel bersama lelaki berinisial B, yang tak lain adalah oknum perangkat di salah satu desa di Kecamatan Pasrujambe. Keduanya tertangkap sedang WFH alias work from hotel, alias check in.

Suami M yang bernama Mahmudi Hermawan ini menaruh curiga cukup lama pada dugaan perselingkuhan tersebut. Pasalnya, selama beberapa tahun menikah dengan ASN yang menjadi Kasubbag Keuangan di salah satu kecamatan, sering tepergok chatting-an mesra dengan inisial B. Sayangnya, Mahmudi menahan, dan berusaha mempertahankan agar rumah tangganya utuh.

“Karena dalam hubungan kekeluargaan, kalau ada yang tidak enak, pasti ada perasaan curiga. Dia berangkat kerja seperti biasanya, kemudian saya keluar kok lihat mobilnya Bahrul ke arah utara. Saya buntuti. Cuman saya diam. Saya pastikan ke mana. Loh, masuk hotel. Lalu, kira-kira setengah jam dengan harapan tidak ngamar. Kemudian, saya pastikan, istri saya telepon. Loh, kok tidak diangkat,” ceritanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perselingkuhan ini, menurutnya, tidak bisa dimaafkan. Sekitar pukul 10.45, keduanya tepergok keluar hotel. Lalu dihadang oleh Mahmudi dan terjadilah drama penggerebekan. Tertangkap basah oleh suami di jam kerja itulah yang membuat inisial M dan B brutal menahannya. Pasalnya, selama PPKM darurat ini keduanya ketahuan work from hotel berduaan, bukan work from home (WFH) seperti anjuran pemerintah.

“Kenapa saya video? Karena saya ingin ini menjadi bukti kalau perselingkuhan ini terjadi. Karena sudah beberapa kali ketahuan, tetapi saya selalu sabar. Selalu mengalah, tetapi kali ini sudah keterlaluan. Mereka tertangkap basah langsung oleh saya dan saya bawa ke kepolisian untuk diproses secara hukum,” tambahnya.

Setelah terjadi drama yang cukup panjang, keduanya langsung dibawa ke mapolsek terdekat. Harapannya, kasus perselingkuhan ini bisa diganjar dengan hukuman semestinya. Apalagi dia seorang oknum ASN dan oknum perangkat desa. “Perasaan saya lega melaporkan check in selama 50 menit. Sekarang si istri lari entah ke mana,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beredarnya video yang merekam dugaan perselingkuhan oknum pegawai pemerintahan, kemarin, bikin heboh. Parahnya, pemilik video yang merekam kejadian itu adalah suami pelaku perempuan. Dia menangkap istrinya berduaan di hotel bersama lelaki berinisial B, yang tak lain adalah oknum perangkat di salah satu desa di Kecamatan Pasrujambe. Keduanya tertangkap sedang WFH alias work from hotel, alias check in.

Suami M yang bernama Mahmudi Hermawan ini menaruh curiga cukup lama pada dugaan perselingkuhan tersebut. Pasalnya, selama beberapa tahun menikah dengan ASN yang menjadi Kasubbag Keuangan di salah satu kecamatan, sering tepergok chatting-an mesra dengan inisial B. Sayangnya, Mahmudi menahan, dan berusaha mempertahankan agar rumah tangganya utuh.

“Karena dalam hubungan kekeluargaan, kalau ada yang tidak enak, pasti ada perasaan curiga. Dia berangkat kerja seperti biasanya, kemudian saya keluar kok lihat mobilnya Bahrul ke arah utara. Saya buntuti. Cuman saya diam. Saya pastikan ke mana. Loh, masuk hotel. Lalu, kira-kira setengah jam dengan harapan tidak ngamar. Kemudian, saya pastikan, istri saya telepon. Loh, kok tidak diangkat,” ceritanya.

Perselingkuhan ini, menurutnya, tidak bisa dimaafkan. Sekitar pukul 10.45, keduanya tepergok keluar hotel. Lalu dihadang oleh Mahmudi dan terjadilah drama penggerebekan. Tertangkap basah oleh suami di jam kerja itulah yang membuat inisial M dan B brutal menahannya. Pasalnya, selama PPKM darurat ini keduanya ketahuan work from hotel berduaan, bukan work from home (WFH) seperti anjuran pemerintah.

“Kenapa saya video? Karena saya ingin ini menjadi bukti kalau perselingkuhan ini terjadi. Karena sudah beberapa kali ketahuan, tetapi saya selalu sabar. Selalu mengalah, tetapi kali ini sudah keterlaluan. Mereka tertangkap basah langsung oleh saya dan saya bawa ke kepolisian untuk diproses secara hukum,” tambahnya.

Setelah terjadi drama yang cukup panjang, keduanya langsung dibawa ke mapolsek terdekat. Harapannya, kasus perselingkuhan ini bisa diganjar dengan hukuman semestinya. Apalagi dia seorang oknum ASN dan oknum perangkat desa. “Perasaan saya lega melaporkan check in selama 50 menit. Sekarang si istri lari entah ke mana,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beredarnya video yang merekam dugaan perselingkuhan oknum pegawai pemerintahan, kemarin, bikin heboh. Parahnya, pemilik video yang merekam kejadian itu adalah suami pelaku perempuan. Dia menangkap istrinya berduaan di hotel bersama lelaki berinisial B, yang tak lain adalah oknum perangkat di salah satu desa di Kecamatan Pasrujambe. Keduanya tertangkap sedang WFH alias work from hotel, alias check in.

Suami M yang bernama Mahmudi Hermawan ini menaruh curiga cukup lama pada dugaan perselingkuhan tersebut. Pasalnya, selama beberapa tahun menikah dengan ASN yang menjadi Kasubbag Keuangan di salah satu kecamatan, sering tepergok chatting-an mesra dengan inisial B. Sayangnya, Mahmudi menahan, dan berusaha mempertahankan agar rumah tangganya utuh.

“Karena dalam hubungan kekeluargaan, kalau ada yang tidak enak, pasti ada perasaan curiga. Dia berangkat kerja seperti biasanya, kemudian saya keluar kok lihat mobilnya Bahrul ke arah utara. Saya buntuti. Cuman saya diam. Saya pastikan ke mana. Loh, masuk hotel. Lalu, kira-kira setengah jam dengan harapan tidak ngamar. Kemudian, saya pastikan, istri saya telepon. Loh, kok tidak diangkat,” ceritanya.

Perselingkuhan ini, menurutnya, tidak bisa dimaafkan. Sekitar pukul 10.45, keduanya tepergok keluar hotel. Lalu dihadang oleh Mahmudi dan terjadilah drama penggerebekan. Tertangkap basah oleh suami di jam kerja itulah yang membuat inisial M dan B brutal menahannya. Pasalnya, selama PPKM darurat ini keduanya ketahuan work from hotel berduaan, bukan work from home (WFH) seperti anjuran pemerintah.

“Kenapa saya video? Karena saya ingin ini menjadi bukti kalau perselingkuhan ini terjadi. Karena sudah beberapa kali ketahuan, tetapi saya selalu sabar. Selalu mengalah, tetapi kali ini sudah keterlaluan. Mereka tertangkap basah langsung oleh saya dan saya bawa ke kepolisian untuk diproses secara hukum,” tambahnya.

Setelah terjadi drama yang cukup panjang, keduanya langsung dibawa ke mapolsek terdekat. Harapannya, kasus perselingkuhan ini bisa diganjar dengan hukuman semestinya. Apalagi dia seorang oknum ASN dan oknum perangkat desa. “Perasaan saya lega melaporkan check in selama 50 menit. Sekarang si istri lari entah ke mana,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/