alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Data Keluarga Terunggah 85 Persen

Server Tidak Sinkron, sejak Mei Urutan Delapan dari Bawah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendataan keluarga tahun 2021 (PK 21) dijadwalkan berakhir pada bulan Mei. Namun, masih banyak daerah di Indonesia yang belum selesai pendataannya. Karenanya, waktu pendataan diperpanjang hingga 21 Juni. Sedangkan data keluarga Kabupaten Lumajang baru terunggah 85 persen.

Banyak faktor yang memengaruhi. Namun, server pusat yang tidak sinkron dengan kabupaten menjadi masalah serius. Sebab, ada gap sekitar lima persen antara keduanya. Padahal, realita di lapangan, data yang diperoleh di semua kecamatan sudah masuk 90 persen ke atas. Bahkan sejumlah kecamatan sudah selesai seratus persen.

Joko Sri Mardyanto, Kasi Dalduk dan Informasi Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang mengatakan, jumlah data yang sudah diunggah berbeda. Hal ini disebabkan server pusat yang sering eror. “Angkanya bisa naik dan turun. Antara pemeriksaan pagi dengan malam berbeda. Sehingga masih ada selisih data di kabupaten dengan pusat,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Padahal, di awal pendataan, Lumajang selalu menempati urutan sepuluh besar pertama pendataan tercepat. Namun, sejak pertengahan bulan Mei, kinerja cepat pendataan mulai menurun. Kini, Lumajang menempati urutan kedelapan dari bawah.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendataan keluarga tahun 2021 (PK 21) dijadwalkan berakhir pada bulan Mei. Namun, masih banyak daerah di Indonesia yang belum selesai pendataannya. Karenanya, waktu pendataan diperpanjang hingga 21 Juni. Sedangkan data keluarga Kabupaten Lumajang baru terunggah 85 persen.

Banyak faktor yang memengaruhi. Namun, server pusat yang tidak sinkron dengan kabupaten menjadi masalah serius. Sebab, ada gap sekitar lima persen antara keduanya. Padahal, realita di lapangan, data yang diperoleh di semua kecamatan sudah masuk 90 persen ke atas. Bahkan sejumlah kecamatan sudah selesai seratus persen.

Joko Sri Mardyanto, Kasi Dalduk dan Informasi Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang mengatakan, jumlah data yang sudah diunggah berbeda. Hal ini disebabkan server pusat yang sering eror. “Angkanya bisa naik dan turun. Antara pemeriksaan pagi dengan malam berbeda. Sehingga masih ada selisih data di kabupaten dengan pusat,” katanya.

Padahal, di awal pendataan, Lumajang selalu menempati urutan sepuluh besar pertama pendataan tercepat. Namun, sejak pertengahan bulan Mei, kinerja cepat pendataan mulai menurun. Kini, Lumajang menempati urutan kedelapan dari bawah.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendataan keluarga tahun 2021 (PK 21) dijadwalkan berakhir pada bulan Mei. Namun, masih banyak daerah di Indonesia yang belum selesai pendataannya. Karenanya, waktu pendataan diperpanjang hingga 21 Juni. Sedangkan data keluarga Kabupaten Lumajang baru terunggah 85 persen.

Banyak faktor yang memengaruhi. Namun, server pusat yang tidak sinkron dengan kabupaten menjadi masalah serius. Sebab, ada gap sekitar lima persen antara keduanya. Padahal, realita di lapangan, data yang diperoleh di semua kecamatan sudah masuk 90 persen ke atas. Bahkan sejumlah kecamatan sudah selesai seratus persen.

Joko Sri Mardyanto, Kasi Dalduk dan Informasi Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang mengatakan, jumlah data yang sudah diunggah berbeda. Hal ini disebabkan server pusat yang sering eror. “Angkanya bisa naik dan turun. Antara pemeriksaan pagi dengan malam berbeda. Sehingga masih ada selisih data di kabupaten dengan pusat,” katanya.

Padahal, di awal pendataan, Lumajang selalu menempati urutan sepuluh besar pertama pendataan tercepat. Namun, sejak pertengahan bulan Mei, kinerja cepat pendataan mulai menurun. Kini, Lumajang menempati urutan kedelapan dari bawah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/