alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Dua SD Negeri Dibobol Maling

Lima Pelaku Diamankan Polisi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Lima orang yang tergabung dalam komplotan pencurian spesialis sekolah diringkus Kepolisian Sektor Tempeh, Selasa (8/6) kemarin. Mereka merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di dua sekolah dasar (SD). Yakni SD Negeri 03 Besuk dan SD Negeri 04 Jokarto, Tempeh.

Masing-masing sekolah dibobol pada Jumat (29/5) dan Kamis (3/6). Kelima pelaku menggondol sejumlah peralatan sekolah. Sedangkan kelima pelaku berinisial IY, AI, VA, S, dan RG. “Empat pelaku adalah warga Desa Pulo. Sedangkan, pelaku berinisial RG merupakan warga Desa Besuk,” ungkap Kapolsek Tempeh Iptu Lugito.

Dia mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dugaan penjualan barang curian dari masyarakat. “Kami mendapat informasi adanya orang yang akan menjual barang ke pedagang rongsokan. Dugaan awal, barang itu adalah hasil curian,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah itu, pihaknya memeriksa sejumlah barang tersebut. Petugas melakukan penyelidikan terhadap ciri-ciri fisik dan kendaraan penjual. “Kami lakukan penyelidikan dari laporan dan kecurigaan itu. Alhasil, kami menangkap pelaku. Dan mereka mengakui telah berhasil membawa sejumlah barang yang ada di sekolah,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Lima orang yang tergabung dalam komplotan pencurian spesialis sekolah diringkus Kepolisian Sektor Tempeh, Selasa (8/6) kemarin. Mereka merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di dua sekolah dasar (SD). Yakni SD Negeri 03 Besuk dan SD Negeri 04 Jokarto, Tempeh.

Masing-masing sekolah dibobol pada Jumat (29/5) dan Kamis (3/6). Kelima pelaku menggondol sejumlah peralatan sekolah. Sedangkan kelima pelaku berinisial IY, AI, VA, S, dan RG. “Empat pelaku adalah warga Desa Pulo. Sedangkan, pelaku berinisial RG merupakan warga Desa Besuk,” ungkap Kapolsek Tempeh Iptu Lugito.

Dia mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dugaan penjualan barang curian dari masyarakat. “Kami mendapat informasi adanya orang yang akan menjual barang ke pedagang rongsokan. Dugaan awal, barang itu adalah hasil curian,” katanya.

Setelah itu, pihaknya memeriksa sejumlah barang tersebut. Petugas melakukan penyelidikan terhadap ciri-ciri fisik dan kendaraan penjual. “Kami lakukan penyelidikan dari laporan dan kecurigaan itu. Alhasil, kami menangkap pelaku. Dan mereka mengakui telah berhasil membawa sejumlah barang yang ada di sekolah,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Lima orang yang tergabung dalam komplotan pencurian spesialis sekolah diringkus Kepolisian Sektor Tempeh, Selasa (8/6) kemarin. Mereka merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di dua sekolah dasar (SD). Yakni SD Negeri 03 Besuk dan SD Negeri 04 Jokarto, Tempeh.

Masing-masing sekolah dibobol pada Jumat (29/5) dan Kamis (3/6). Kelima pelaku menggondol sejumlah peralatan sekolah. Sedangkan kelima pelaku berinisial IY, AI, VA, S, dan RG. “Empat pelaku adalah warga Desa Pulo. Sedangkan, pelaku berinisial RG merupakan warga Desa Besuk,” ungkap Kapolsek Tempeh Iptu Lugito.

Dia mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dugaan penjualan barang curian dari masyarakat. “Kami mendapat informasi adanya orang yang akan menjual barang ke pedagang rongsokan. Dugaan awal, barang itu adalah hasil curian,” katanya.

Setelah itu, pihaknya memeriksa sejumlah barang tersebut. Petugas melakukan penyelidikan terhadap ciri-ciri fisik dan kendaraan penjual. “Kami lakukan penyelidikan dari laporan dan kecurigaan itu. Alhasil, kami menangkap pelaku. Dan mereka mengakui telah berhasil membawa sejumlah barang yang ada di sekolah,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/