alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Penilaian KLA Tunggu Verlap

Peluang Rebut Kategori Madya Terbuka Lebar

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Proses menuju kabupaten layak anak (KLA) tidak mudah. Banyak indikator yang harus dipenuhi. Baik dari organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait yang tergabung dalam satuan tugas atau instansi vertikal yang ada. Selama tahun 2017 hingga 2019, Lumajang mendapat predikat pratama. Tahun ini, targetnya naik level menjadi madya.

Persiapan menuju KLA sudah dilakukan. Berkas administrasi telah dikirim dan diverifikasi. Kini, giliran menunggu jadwal verifikasi lapangan (verlap). Tidak ingin hasil predikat stagnan atau turun, pemerintah daerah melakukan persiapan matang. Rapat koordinasi persiapan KLA digelar di Ruang Nararrya Kirana, Kantor Bupati Lumajang, Senin (7/6) lalu.

Luluk Azizah, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang, mengatakan, jadwal verifikasi lapangan masih menunggu informasi dari pusat. “Kami sudah kirim berkas administrasi dan sudah diverifikasi. Tahapan selanjutnya adalah verifikasi lapangan secara hybrid atau daring. Tetapi, kami masih menunggu informasi jadwal verifikasinya,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya sudah melakukan penilaian secara mandiri. Skornya terbilang cukup tinggi. Yakni 992,5 poin. “Jumlah ini diperoleh dari penilaian mandiri. Hasil dari berkas administrasi yang telah diunggah dan dinilai. Nilai itu bisa jadi akan naik atau justru turun. Bergantung pada proses penilaiannya nanti,” jelasnya.

Dia menuturkan, jika setiap OPD yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan hasil instrumen yang sudah dikirim, kesempatan menjadi KLA kategori madya terbuka lebar. Namun, jika tidak bisa mempertanggungjawabkan, Lumajang tetap akan di level pratama.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Proses menuju kabupaten layak anak (KLA) tidak mudah. Banyak indikator yang harus dipenuhi. Baik dari organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait yang tergabung dalam satuan tugas atau instansi vertikal yang ada. Selama tahun 2017 hingga 2019, Lumajang mendapat predikat pratama. Tahun ini, targetnya naik level menjadi madya.

Persiapan menuju KLA sudah dilakukan. Berkas administrasi telah dikirim dan diverifikasi. Kini, giliran menunggu jadwal verifikasi lapangan (verlap). Tidak ingin hasil predikat stagnan atau turun, pemerintah daerah melakukan persiapan matang. Rapat koordinasi persiapan KLA digelar di Ruang Nararrya Kirana, Kantor Bupati Lumajang, Senin (7/6) lalu.

Luluk Azizah, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang, mengatakan, jadwal verifikasi lapangan masih menunggu informasi dari pusat. “Kami sudah kirim berkas administrasi dan sudah diverifikasi. Tahapan selanjutnya adalah verifikasi lapangan secara hybrid atau daring. Tetapi, kami masih menunggu informasi jadwal verifikasinya,” katanya.

Pihaknya sudah melakukan penilaian secara mandiri. Skornya terbilang cukup tinggi. Yakni 992,5 poin. “Jumlah ini diperoleh dari penilaian mandiri. Hasil dari berkas administrasi yang telah diunggah dan dinilai. Nilai itu bisa jadi akan naik atau justru turun. Bergantung pada proses penilaiannya nanti,” jelasnya.

Dia menuturkan, jika setiap OPD yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan hasil instrumen yang sudah dikirim, kesempatan menjadi KLA kategori madya terbuka lebar. Namun, jika tidak bisa mempertanggungjawabkan, Lumajang tetap akan di level pratama.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Proses menuju kabupaten layak anak (KLA) tidak mudah. Banyak indikator yang harus dipenuhi. Baik dari organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait yang tergabung dalam satuan tugas atau instansi vertikal yang ada. Selama tahun 2017 hingga 2019, Lumajang mendapat predikat pratama. Tahun ini, targetnya naik level menjadi madya.

Persiapan menuju KLA sudah dilakukan. Berkas administrasi telah dikirim dan diverifikasi. Kini, giliran menunggu jadwal verifikasi lapangan (verlap). Tidak ingin hasil predikat stagnan atau turun, pemerintah daerah melakukan persiapan matang. Rapat koordinasi persiapan KLA digelar di Ruang Nararrya Kirana, Kantor Bupati Lumajang, Senin (7/6) lalu.

Luluk Azizah, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang, mengatakan, jadwal verifikasi lapangan masih menunggu informasi dari pusat. “Kami sudah kirim berkas administrasi dan sudah diverifikasi. Tahapan selanjutnya adalah verifikasi lapangan secara hybrid atau daring. Tetapi, kami masih menunggu informasi jadwal verifikasinya,” katanya.

Pihaknya sudah melakukan penilaian secara mandiri. Skornya terbilang cukup tinggi. Yakni 992,5 poin. “Jumlah ini diperoleh dari penilaian mandiri. Hasil dari berkas administrasi yang telah diunggah dan dinilai. Nilai itu bisa jadi akan naik atau justru turun. Bergantung pada proses penilaiannya nanti,” jelasnya.

Dia menuturkan, jika setiap OPD yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan hasil instrumen yang sudah dikirim, kesempatan menjadi KLA kategori madya terbuka lebar. Namun, jika tidak bisa mempertanggungjawabkan, Lumajang tetap akan di level pratama.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/