alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Hindari Pinjaman ke Rentenir

Sarankan untuk Memberdayakan BUMDes

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagian masyarakat masih meminjam uang ke rentenir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka menggunakannya sebagai modal usaha atau menyambung ekonomi keluarga. Apalagi selama masa pandemi, jumlah peminjam semakin meningkat. Sebab, sektor ekonomi lumpuh dan pemasukan sehari-hari menjadi lesu.

Hal tersebut dirasakan warga Wonocempokoayu, Senduro. Salah satu desa di dataran tinggi Lumajang tersebut kesulitan memutar perekonomian. Sebab, akses ke kawasan kota jauh. Sedangkan kebutuhan sehari-hari terus naik. “Perekonomian di desa sempat sakit. Semoga, langkah ini bisa memulihkan kembali,” ujar Sutiyono, Kepala Desa Wonocempokoayu, saat peresmian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, kemarin.

Dia mengungkapkan, adanya BUMDes dapat meringankan perekonomian masyarakat. Sebab, selama ini warganya masih sering meminjam uang ke rentenir. “Setelah diresmikan, BUMDes bisa berjalan. Ini akan membantu meringankan orang-orang yang selama ini meminjam uang di rentenir. Sekarang tidak perlu lagi melakukan itu, karena kami sudah ada BUMDes sendiri,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, keberadaan BUMDes belum bisa maksimal. Karena tempat usaha tersebut kurang representatif. “Jauh dari pusat keramaian. Tapi, kami optimistis BUMDes ini bisa berkembang dan maju,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagian masyarakat masih meminjam uang ke rentenir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka menggunakannya sebagai modal usaha atau menyambung ekonomi keluarga. Apalagi selama masa pandemi, jumlah peminjam semakin meningkat. Sebab, sektor ekonomi lumpuh dan pemasukan sehari-hari menjadi lesu.

Hal tersebut dirasakan warga Wonocempokoayu, Senduro. Salah satu desa di dataran tinggi Lumajang tersebut kesulitan memutar perekonomian. Sebab, akses ke kawasan kota jauh. Sedangkan kebutuhan sehari-hari terus naik. “Perekonomian di desa sempat sakit. Semoga, langkah ini bisa memulihkan kembali,” ujar Sutiyono, Kepala Desa Wonocempokoayu, saat peresmian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, kemarin.

Dia mengungkapkan, adanya BUMDes dapat meringankan perekonomian masyarakat. Sebab, selama ini warganya masih sering meminjam uang ke rentenir. “Setelah diresmikan, BUMDes bisa berjalan. Ini akan membantu meringankan orang-orang yang selama ini meminjam uang di rentenir. Sekarang tidak perlu lagi melakukan itu, karena kami sudah ada BUMDes sendiri,” ungkapnya.

Namun, keberadaan BUMDes belum bisa maksimal. Karena tempat usaha tersebut kurang representatif. “Jauh dari pusat keramaian. Tapi, kami optimistis BUMDes ini bisa berkembang dan maju,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagian masyarakat masih meminjam uang ke rentenir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka menggunakannya sebagai modal usaha atau menyambung ekonomi keluarga. Apalagi selama masa pandemi, jumlah peminjam semakin meningkat. Sebab, sektor ekonomi lumpuh dan pemasukan sehari-hari menjadi lesu.

Hal tersebut dirasakan warga Wonocempokoayu, Senduro. Salah satu desa di dataran tinggi Lumajang tersebut kesulitan memutar perekonomian. Sebab, akses ke kawasan kota jauh. Sedangkan kebutuhan sehari-hari terus naik. “Perekonomian di desa sempat sakit. Semoga, langkah ini bisa memulihkan kembali,” ujar Sutiyono, Kepala Desa Wonocempokoayu, saat peresmian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, kemarin.

Dia mengungkapkan, adanya BUMDes dapat meringankan perekonomian masyarakat. Sebab, selama ini warganya masih sering meminjam uang ke rentenir. “Setelah diresmikan, BUMDes bisa berjalan. Ini akan membantu meringankan orang-orang yang selama ini meminjam uang di rentenir. Sekarang tidak perlu lagi melakukan itu, karena kami sudah ada BUMDes sendiri,” ungkapnya.

Namun, keberadaan BUMDes belum bisa maksimal. Karena tempat usaha tersebut kurang representatif. “Jauh dari pusat keramaian. Tapi, kami optimistis BUMDes ini bisa berkembang dan maju,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/