alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Klaim Nihil Pegawai Bolos

Pegawai Hindari Risiko Gaji Dipotong

Mobile_AP_Rectangle 1

Alhamdulillah, di hari pertama masuk (kemarin, Red) ini tidak ada satu pun ASN maupun pegawai yang bolos. Sejak pagi, mereka sudah mengisi presensi masuk semua. Kan ada halalbihalal, apalagi libur dan cuti Lebaran ini cukup panjang. Jadi, nyaris tidak ada yang absen, karena ada risiko kalau melanggar,” katanya.

Risiko itu, H. Taufik menjelaskan, selain berurusan dengan sanksi kedisiplinan, juga berujung pada pemotongan gaji. Biasanya para pegawai sangat menghindari tindakan-tindakan yang dapat mengurangi upah yang diterima per bulan. “Saya yakin masuk semua, kalau tidak nanti kan gajinya dipotong,” tambahnya.

Sementara itu, Cak Thoriq, sapaan akrab Bupati Lumajang, mengatakan, perlahan seluruh pelayanan di Lumajang beradaptasi dengan kehidupan new normal. Seluruh aktivitas mulai longgar, tugas ASN dan pegawai sebagai pelayanan publik seharusnya dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kita sudah akan beranjak pada keadaan normal. Sebagai aparatur pemerintah kembali tuntutan sebagaimana awal. Harus melakukan inovasi, memberikan pelayanan terbaik, tidak ada lagi WFH ataupun PPKM. Tantangannya kalau berkehidupan normal, maka pelayanan harus juga terbaik,” pungkasnya. (son/c2/fid)

- Advertisement -

Alhamdulillah, di hari pertama masuk (kemarin, Red) ini tidak ada satu pun ASN maupun pegawai yang bolos. Sejak pagi, mereka sudah mengisi presensi masuk semua. Kan ada halalbihalal, apalagi libur dan cuti Lebaran ini cukup panjang. Jadi, nyaris tidak ada yang absen, karena ada risiko kalau melanggar,” katanya.

Risiko itu, H. Taufik menjelaskan, selain berurusan dengan sanksi kedisiplinan, juga berujung pada pemotongan gaji. Biasanya para pegawai sangat menghindari tindakan-tindakan yang dapat mengurangi upah yang diterima per bulan. “Saya yakin masuk semua, kalau tidak nanti kan gajinya dipotong,” tambahnya.

Sementara itu, Cak Thoriq, sapaan akrab Bupati Lumajang, mengatakan, perlahan seluruh pelayanan di Lumajang beradaptasi dengan kehidupan new normal. Seluruh aktivitas mulai longgar, tugas ASN dan pegawai sebagai pelayanan publik seharusnya dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

“Kita sudah akan beranjak pada keadaan normal. Sebagai aparatur pemerintah kembali tuntutan sebagaimana awal. Harus melakukan inovasi, memberikan pelayanan terbaik, tidak ada lagi WFH ataupun PPKM. Tantangannya kalau berkehidupan normal, maka pelayanan harus juga terbaik,” pungkasnya. (son/c2/fid)

Alhamdulillah, di hari pertama masuk (kemarin, Red) ini tidak ada satu pun ASN maupun pegawai yang bolos. Sejak pagi, mereka sudah mengisi presensi masuk semua. Kan ada halalbihalal, apalagi libur dan cuti Lebaran ini cukup panjang. Jadi, nyaris tidak ada yang absen, karena ada risiko kalau melanggar,” katanya.

Risiko itu, H. Taufik menjelaskan, selain berurusan dengan sanksi kedisiplinan, juga berujung pada pemotongan gaji. Biasanya para pegawai sangat menghindari tindakan-tindakan yang dapat mengurangi upah yang diterima per bulan. “Saya yakin masuk semua, kalau tidak nanti kan gajinya dipotong,” tambahnya.

Sementara itu, Cak Thoriq, sapaan akrab Bupati Lumajang, mengatakan, perlahan seluruh pelayanan di Lumajang beradaptasi dengan kehidupan new normal. Seluruh aktivitas mulai longgar, tugas ASN dan pegawai sebagai pelayanan publik seharusnya dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

“Kita sudah akan beranjak pada keadaan normal. Sebagai aparatur pemerintah kembali tuntutan sebagaimana awal. Harus melakukan inovasi, memberikan pelayanan terbaik, tidak ada lagi WFH ataupun PPKM. Tantangannya kalau berkehidupan normal, maka pelayanan harus juga terbaik,” pungkasnya. (son/c2/fid)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/