alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Salat Idul Fitri Boleh di Masjid atau di Lapangan

Mempertimbangkan Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masa Pandemi Kebijakan mengenai pelaksanaan salat Idul Fitri atau salat Id memang masih belum diatur. Tak salah jika spekulasi bermunculan di kalangan bawah. Namun, Lumajang yang sudah masuk zona kuning membuat sebagian kalangan menilai diperbolehkan salat di luar rumah.

Mobile_AP_Rectangle 1

Berdasar pedoman ketiga pendapat tersebut, menurutnya, Lumajang saat ini boleh menggelar secara berjamaah seperti biasanya. Baik itu diselenggarakan di masjid maupun di lapangan. Namun, beberapa persyaratan lainnya wajib dipatuhi. “Kalau dipersempit, zona setiap kecamatan itu nanti kabupaten yang mengetahui,” tambahnya

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Lumajang Dr Muhammad Mudhofar mengatakan, pelaksanaan salat tersebut sebetulnya bergantung pada zona penularan. Kabupaten yang dinyatakan aman dari penularan korona seperti zona hijau dan kuning dipersilakan menggelar secara berjamaah.

“Wajib mengindahkan standar protokol kesehatan secara ketat. Jamaah yang hadir tidak diperbolehkan melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarbarisan salat antarjamaah. Panitia juga menyiapkan pengecek suhu untuk memastikan kesehatan setiap jamaah yang hadir,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Berdasar pedoman ketiga pendapat tersebut, menurutnya, Lumajang saat ini boleh menggelar secara berjamaah seperti biasanya. Baik itu diselenggarakan di masjid maupun di lapangan. Namun, beberapa persyaratan lainnya wajib dipatuhi. “Kalau dipersempit, zona setiap kecamatan itu nanti kabupaten yang mengetahui,” tambahnya

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Lumajang Dr Muhammad Mudhofar mengatakan, pelaksanaan salat tersebut sebetulnya bergantung pada zona penularan. Kabupaten yang dinyatakan aman dari penularan korona seperti zona hijau dan kuning dipersilakan menggelar secara berjamaah.

“Wajib mengindahkan standar protokol kesehatan secara ketat. Jamaah yang hadir tidak diperbolehkan melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarbarisan salat antarjamaah. Panitia juga menyiapkan pengecek suhu untuk memastikan kesehatan setiap jamaah yang hadir,” pungkasnya.

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

Berdasar pedoman ketiga pendapat tersebut, menurutnya, Lumajang saat ini boleh menggelar secara berjamaah seperti biasanya. Baik itu diselenggarakan di masjid maupun di lapangan. Namun, beberapa persyaratan lainnya wajib dipatuhi. “Kalau dipersempit, zona setiap kecamatan itu nanti kabupaten yang mengetahui,” tambahnya

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Lumajang Dr Muhammad Mudhofar mengatakan, pelaksanaan salat tersebut sebetulnya bergantung pada zona penularan. Kabupaten yang dinyatakan aman dari penularan korona seperti zona hijau dan kuning dipersilakan menggelar secara berjamaah.

“Wajib mengindahkan standar protokol kesehatan secara ketat. Jamaah yang hadir tidak diperbolehkan melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarbarisan salat antarjamaah. Panitia juga menyiapkan pengecek suhu untuk memastikan kesehatan setiap jamaah yang hadir,” pungkasnya.

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/