alexametrics
25 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Salat Idul Fitri Boleh di Masjid atau di Lapangan

Mempertimbangkan Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masa Pandemi Kebijakan mengenai pelaksanaan salat Idul Fitri atau salat Id memang masih belum diatur. Tak salah jika spekulasi bermunculan di kalangan bawah. Namun, Lumajang yang sudah masuk zona kuning membuat sebagian kalangan menilai diperbolehkan salat di luar rumah.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam beberapa hari terakhir, grafik orang yang terkonfirmasi positif korona tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lumajang mempersilakan seluruh umat Islam menggelar salat Idul Fitri di masjid maupun di lapangan. Asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, jumlah orang yang tertular korona sebanyak 3.039 orang. Namun, orang yang telah sembuh mencapai 2.769 orang, sedangkan orang yang meninggal dunia mencapai 266 orang. Praktis, orang yang sedang menjalani perawatan korona tinggal 4 orang saja.

Ketua MUI Lumajang KH Achmad Hanif mengatakan, mengamati fatwa MUI pusat, pelaksanaan salat Id bisa digelar secara berjamaah. Sebab, perkembangan korona menunjukkan penurunan. Tetapi, untuk mengantisipasi lonjakan penularan, diminta tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah diatur.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berikutnya, menurut imbauan MUI Jawa Timur, pelaksanaan salat Id sebaiknya dilaksanakan di rumah masing-masing. Mengingat, tujuannya untuk kebaikan, yaitu menekan penularan korona. “Sementara urutan ketiga itu ada Surat Edaran Menag, isinya boleh salat Id di luar rumah asal zona kuning dan hijau,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam beberapa hari terakhir, grafik orang yang terkonfirmasi positif korona tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lumajang mempersilakan seluruh umat Islam menggelar salat Idul Fitri di masjid maupun di lapangan. Asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, jumlah orang yang tertular korona sebanyak 3.039 orang. Namun, orang yang telah sembuh mencapai 2.769 orang, sedangkan orang yang meninggal dunia mencapai 266 orang. Praktis, orang yang sedang menjalani perawatan korona tinggal 4 orang saja.

Ketua MUI Lumajang KH Achmad Hanif mengatakan, mengamati fatwa MUI pusat, pelaksanaan salat Id bisa digelar secara berjamaah. Sebab, perkembangan korona menunjukkan penurunan. Tetapi, untuk mengantisipasi lonjakan penularan, diminta tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah diatur.

Berikutnya, menurut imbauan MUI Jawa Timur, pelaksanaan salat Id sebaiknya dilaksanakan di rumah masing-masing. Mengingat, tujuannya untuk kebaikan, yaitu menekan penularan korona. “Sementara urutan ketiga itu ada Surat Edaran Menag, isinya boleh salat Id di luar rumah asal zona kuning dan hijau,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam beberapa hari terakhir, grafik orang yang terkonfirmasi positif korona tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lumajang mempersilakan seluruh umat Islam menggelar salat Idul Fitri di masjid maupun di lapangan. Asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, jumlah orang yang tertular korona sebanyak 3.039 orang. Namun, orang yang telah sembuh mencapai 2.769 orang, sedangkan orang yang meninggal dunia mencapai 266 orang. Praktis, orang yang sedang menjalani perawatan korona tinggal 4 orang saja.

Ketua MUI Lumajang KH Achmad Hanif mengatakan, mengamati fatwa MUI pusat, pelaksanaan salat Id bisa digelar secara berjamaah. Sebab, perkembangan korona menunjukkan penurunan. Tetapi, untuk mengantisipasi lonjakan penularan, diminta tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah diatur.

Berikutnya, menurut imbauan MUI Jawa Timur, pelaksanaan salat Id sebaiknya dilaksanakan di rumah masing-masing. Mengingat, tujuannya untuk kebaikan, yaitu menekan penularan korona. “Sementara urutan ketiga itu ada Surat Edaran Menag, isinya boleh salat Id di luar rumah asal zona kuning dan hijau,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca