alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Rencana Pembangunan Mal Pelayanan Publik di Lumajang Dibatalkan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mal pelayanan publik (MPP) yang menjadi salah satu janji politik pasangan kepala daerah Thoriq-Indah tahun ini mulai dibangun. Namun, di tengah pembangunan, penempatannya dapat banyak sorotan. Karena itu, rencananya lokasinya bakal dipindah.

Semula MPP itu diletakkan di sekitar Alun-Alun Lumajang. Tepatnya di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Tetapi, setelah mendapat saran dan masukan soal kendala-kendala, seperti potensi keramaian yang bisa mengakibatkan lahan parkir crowded, akhirnya lokasinya dipertimbangkan kembali.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, meski dapat sorotan, pekerjaan pembangunan tetap berjalan. Sebab, sebetulnya lokasi itu untuk pembangunan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tidak berpengaruh, karena pembangunan itu di atas aset pemerintahan. Entah digunakan untuk mal pelayanan atau lainnya. Awalnya memang iya. Tetapi, ketika kami pikir ulang, iya ya, nanti alun-alun penuh dan sesak kendaraan. Belum lagi kalau ada kegiatan di pendapa,” katanya.

Untuk penempatan MPP, lanjut Taufik, masih belum bisa dibeber ke publik. Tetapi, sudah ada beberapa opsi yang bisa dijadikan tempat. Yang jelas, menggunakan salah satu kantor OPD. Lokasinya dekat pusat perkotaan, cukup representatif serta bisa menampung banyak orang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mal pelayanan publik (MPP) yang menjadi salah satu janji politik pasangan kepala daerah Thoriq-Indah tahun ini mulai dibangun. Namun, di tengah pembangunan, penempatannya dapat banyak sorotan. Karena itu, rencananya lokasinya bakal dipindah.

Semula MPP itu diletakkan di sekitar Alun-Alun Lumajang. Tepatnya di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Tetapi, setelah mendapat saran dan masukan soal kendala-kendala, seperti potensi keramaian yang bisa mengakibatkan lahan parkir crowded, akhirnya lokasinya dipertimbangkan kembali.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, meski dapat sorotan, pekerjaan pembangunan tetap berjalan. Sebab, sebetulnya lokasi itu untuk pembangunan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

“Tidak berpengaruh, karena pembangunan itu di atas aset pemerintahan. Entah digunakan untuk mal pelayanan atau lainnya. Awalnya memang iya. Tetapi, ketika kami pikir ulang, iya ya, nanti alun-alun penuh dan sesak kendaraan. Belum lagi kalau ada kegiatan di pendapa,” katanya.

Untuk penempatan MPP, lanjut Taufik, masih belum bisa dibeber ke publik. Tetapi, sudah ada beberapa opsi yang bisa dijadikan tempat. Yang jelas, menggunakan salah satu kantor OPD. Lokasinya dekat pusat perkotaan, cukup representatif serta bisa menampung banyak orang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mal pelayanan publik (MPP) yang menjadi salah satu janji politik pasangan kepala daerah Thoriq-Indah tahun ini mulai dibangun. Namun, di tengah pembangunan, penempatannya dapat banyak sorotan. Karena itu, rencananya lokasinya bakal dipindah.

Semula MPP itu diletakkan di sekitar Alun-Alun Lumajang. Tepatnya di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Tetapi, setelah mendapat saran dan masukan soal kendala-kendala, seperti potensi keramaian yang bisa mengakibatkan lahan parkir crowded, akhirnya lokasinya dipertimbangkan kembali.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, meski dapat sorotan, pekerjaan pembangunan tetap berjalan. Sebab, sebetulnya lokasi itu untuk pembangunan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

“Tidak berpengaruh, karena pembangunan itu di atas aset pemerintahan. Entah digunakan untuk mal pelayanan atau lainnya. Awalnya memang iya. Tetapi, ketika kami pikir ulang, iya ya, nanti alun-alun penuh dan sesak kendaraan. Belum lagi kalau ada kegiatan di pendapa,” katanya.

Untuk penempatan MPP, lanjut Taufik, masih belum bisa dibeber ke publik. Tetapi, sudah ada beberapa opsi yang bisa dijadikan tempat. Yang jelas, menggunakan salah satu kantor OPD. Lokasinya dekat pusat perkotaan, cukup representatif serta bisa menampung banyak orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/