alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Menyadarkan Peluang Bisnis yang Baik

Dorong Penerapan Usaha Baru

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 memang sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Banyak yang menyadari, revolusi atau perubahan gaya hidup baru tersebut berjalan hanya waktu tiga bulan terakhir. Percepatan pola kehidupan tersebut yang menuntut siapa pun harus berubah. Dari gaya hidup yang konvensional menjadi semi digital.

Zainul Hidayat, sosen Ekonomi STIE Widya Gama Lumajang, mengatakan, dalam 30 tahun terakhir bisnis online meningkat secara tajam. “Peningkatannya bisa sampai 30 kali lipat,” ucapnya. Perubahan tersebut bisa menjadi peluang. Namun, sebaliknya bisa menjadi suatu petaka bagi yang tidak menyesuaikan perubahan zaman.

Perubahan tersebut akan berlangsung dalam jangka pendek dan jangka panjang. “Siapa pun bisa berbisnis dan di mana pun bisa transaksi. Pasar bukan satu-satunya tumpuan tempat transaksional lagi,” ucapnya. Kunci utama dalam perubahan zaman ini adalah bisa meyakinkan kepada konsumen. Dari segi tampilan dan desain grafis gambar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Istilah konsumen atau pembeli adalah raja akan tetap berlaku. Jangan sampai konsumen menjadi kecewa. Sebab, ketika konsumen kecewa, mereka bukan hanya tidak membeli lagi. Tapi akan ada juga cemooh bagi penjual. Contoh tersebut di dunia digital sangat banyak dan kondisi tersebut fakta.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 memang sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Banyak yang menyadari, revolusi atau perubahan gaya hidup baru tersebut berjalan hanya waktu tiga bulan terakhir. Percepatan pola kehidupan tersebut yang menuntut siapa pun harus berubah. Dari gaya hidup yang konvensional menjadi semi digital.

Zainul Hidayat, sosen Ekonomi STIE Widya Gama Lumajang, mengatakan, dalam 30 tahun terakhir bisnis online meningkat secara tajam. “Peningkatannya bisa sampai 30 kali lipat,” ucapnya. Perubahan tersebut bisa menjadi peluang. Namun, sebaliknya bisa menjadi suatu petaka bagi yang tidak menyesuaikan perubahan zaman.

Perubahan tersebut akan berlangsung dalam jangka pendek dan jangka panjang. “Siapa pun bisa berbisnis dan di mana pun bisa transaksi. Pasar bukan satu-satunya tumpuan tempat transaksional lagi,” ucapnya. Kunci utama dalam perubahan zaman ini adalah bisa meyakinkan kepada konsumen. Dari segi tampilan dan desain grafis gambar.

Istilah konsumen atau pembeli adalah raja akan tetap berlaku. Jangan sampai konsumen menjadi kecewa. Sebab, ketika konsumen kecewa, mereka bukan hanya tidak membeli lagi. Tapi akan ada juga cemooh bagi penjual. Contoh tersebut di dunia digital sangat banyak dan kondisi tersebut fakta.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 memang sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Banyak yang menyadari, revolusi atau perubahan gaya hidup baru tersebut berjalan hanya waktu tiga bulan terakhir. Percepatan pola kehidupan tersebut yang menuntut siapa pun harus berubah. Dari gaya hidup yang konvensional menjadi semi digital.

Zainul Hidayat, sosen Ekonomi STIE Widya Gama Lumajang, mengatakan, dalam 30 tahun terakhir bisnis online meningkat secara tajam. “Peningkatannya bisa sampai 30 kali lipat,” ucapnya. Perubahan tersebut bisa menjadi peluang. Namun, sebaliknya bisa menjadi suatu petaka bagi yang tidak menyesuaikan perubahan zaman.

Perubahan tersebut akan berlangsung dalam jangka pendek dan jangka panjang. “Siapa pun bisa berbisnis dan di mana pun bisa transaksi. Pasar bukan satu-satunya tumpuan tempat transaksional lagi,” ucapnya. Kunci utama dalam perubahan zaman ini adalah bisa meyakinkan kepada konsumen. Dari segi tampilan dan desain grafis gambar.

Istilah konsumen atau pembeli adalah raja akan tetap berlaku. Jangan sampai konsumen menjadi kecewa. Sebab, ketika konsumen kecewa, mereka bukan hanya tidak membeli lagi. Tapi akan ada juga cemooh bagi penjual. Contoh tersebut di dunia digital sangat banyak dan kondisi tersebut fakta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/