alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Bentuk Tiga Pansus Raperda

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Penyelesaian tiga rancangan peraturan daerah (raperda) telah memasuki babak baru. DPRD Lumajang telah membentuk tiga panitia khusus (pansus) untuk pembahasan dua raperda inisiatif serta satu raperda yang berasal dari Pemkab Lumajang. Rencananya, pembahasannya dilaksanakan pekan depan.

Diakui bahwa proses pembentukan perda kali ini memang lebih tertib. Seluruh rangkaian tahapan pembentukan dilewati dengan terbuka. Mulai dari pengusulan, pembuatan naskah akademik (NA), hingga penyusunan draf raperda. Bahkan, raperda itu juga diuji ke publik, termasuk sejumlah kalangan akademisi dan praktisi.

Wakil Ketua I DPRD Lumajang H. Bukasan mengatakan, ketiga perda itu merespons sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi Pemkab Lumajang. Baik untuk memastikan perlindungan pada petani, menjamin kehidupan penyandang disabilitas, maupun tindak lanjut untuk menekan peredaran narkotika.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Nanti seluruh pansus yang bertugas untuk membahas ketiga raperda tersebut akan tetap mempertimbangkan saran dan masukan yang disampaikan oleh pemerintah maupun teman-teman yang ada di masing-masing fraksi. Tentu dalam penyusunan perda memang harus memiliki argumentasi dan dasar hukum yang benar,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Penyelesaian tiga rancangan peraturan daerah (raperda) telah memasuki babak baru. DPRD Lumajang telah membentuk tiga panitia khusus (pansus) untuk pembahasan dua raperda inisiatif serta satu raperda yang berasal dari Pemkab Lumajang. Rencananya, pembahasannya dilaksanakan pekan depan.

Diakui bahwa proses pembentukan perda kali ini memang lebih tertib. Seluruh rangkaian tahapan pembentukan dilewati dengan terbuka. Mulai dari pengusulan, pembuatan naskah akademik (NA), hingga penyusunan draf raperda. Bahkan, raperda itu juga diuji ke publik, termasuk sejumlah kalangan akademisi dan praktisi.

Wakil Ketua I DPRD Lumajang H. Bukasan mengatakan, ketiga perda itu merespons sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi Pemkab Lumajang. Baik untuk memastikan perlindungan pada petani, menjamin kehidupan penyandang disabilitas, maupun tindak lanjut untuk menekan peredaran narkotika.

“Nanti seluruh pansus yang bertugas untuk membahas ketiga raperda tersebut akan tetap mempertimbangkan saran dan masukan yang disampaikan oleh pemerintah maupun teman-teman yang ada di masing-masing fraksi. Tentu dalam penyusunan perda memang harus memiliki argumentasi dan dasar hukum yang benar,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Penyelesaian tiga rancangan peraturan daerah (raperda) telah memasuki babak baru. DPRD Lumajang telah membentuk tiga panitia khusus (pansus) untuk pembahasan dua raperda inisiatif serta satu raperda yang berasal dari Pemkab Lumajang. Rencananya, pembahasannya dilaksanakan pekan depan.

Diakui bahwa proses pembentukan perda kali ini memang lebih tertib. Seluruh rangkaian tahapan pembentukan dilewati dengan terbuka. Mulai dari pengusulan, pembuatan naskah akademik (NA), hingga penyusunan draf raperda. Bahkan, raperda itu juga diuji ke publik, termasuk sejumlah kalangan akademisi dan praktisi.

Wakil Ketua I DPRD Lumajang H. Bukasan mengatakan, ketiga perda itu merespons sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi Pemkab Lumajang. Baik untuk memastikan perlindungan pada petani, menjamin kehidupan penyandang disabilitas, maupun tindak lanjut untuk menekan peredaran narkotika.

“Nanti seluruh pansus yang bertugas untuk membahas ketiga raperda tersebut akan tetap mempertimbangkan saran dan masukan yang disampaikan oleh pemerintah maupun teman-teman yang ada di masing-masing fraksi. Tentu dalam penyusunan perda memang harus memiliki argumentasi dan dasar hukum yang benar,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/