alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Pelanggar Prokes Bakal Dikenai Sanksi

Sekda Pertegas Penggunaan Masker Perlu Diperketat

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Operasi yustisi penegakan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat terus digencarkan. Hal tersebut dilakukan guna menekan penyebaran penularan Covid-19. Tidak hanya malam hari, kegiatan tersebut juga dilakukan pagi hingga sore hari. Bahkan, jajaran Forkopimda Lumajang sidak langsung ke masyarakat.

Salah satu kawasan yang didatangi adalah Pasar Seruji, Ditotrunan. Jajaran forkopimda melihat langsung penerapan itu, kemarin. Hasilnya, banyak masyarakat yang masih abai penerapan protokol kesehatan (prokes). Terutama penggunaan masker. Padahal, mereka yang melanggar akan mendapatkan sanksi denda. Rencananya, sanksi tersebut diterapkan mulai hari ini.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, masyarakat yang masih melanggar akan dikenai sanksi. Sanksi sosial tersebut seperti menyapu di jalan dan merenung di jalan. “Itu sudah kami lakukan. Sedangkan sanksi denda, besok (hari ini, Red) akan kami terapkan,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengimbau agar PPKM darurat dapat ditaati seluruh masyarakat Lumajang. “Banyak korban yang berjatuhan. Rumah sakit di Lumajang juga sudah penuh. Kami mohon agar PPKM darurat ini bisa ditaati oleh seluruh masyarakat. Ini juga demi keselamatan kita bersama,” tambahnya.

Tidak hanya sidak ke pasar dan sejumlah tempat di sekitarnya, forkopimda juga memberikan ribuan masker gratis. Hal tersebut sebagai salah satu bentuk sosialisasi penerapan prokes di masyarakat. Terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar rumah.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Operasi yustisi penegakan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat terus digencarkan. Hal tersebut dilakukan guna menekan penyebaran penularan Covid-19. Tidak hanya malam hari, kegiatan tersebut juga dilakukan pagi hingga sore hari. Bahkan, jajaran Forkopimda Lumajang sidak langsung ke masyarakat.

Salah satu kawasan yang didatangi adalah Pasar Seruji, Ditotrunan. Jajaran forkopimda melihat langsung penerapan itu, kemarin. Hasilnya, banyak masyarakat yang masih abai penerapan protokol kesehatan (prokes). Terutama penggunaan masker. Padahal, mereka yang melanggar akan mendapatkan sanksi denda. Rencananya, sanksi tersebut diterapkan mulai hari ini.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, masyarakat yang masih melanggar akan dikenai sanksi. Sanksi sosial tersebut seperti menyapu di jalan dan merenung di jalan. “Itu sudah kami lakukan. Sedangkan sanksi denda, besok (hari ini, Red) akan kami terapkan,” katanya.

Dia mengimbau agar PPKM darurat dapat ditaati seluruh masyarakat Lumajang. “Banyak korban yang berjatuhan. Rumah sakit di Lumajang juga sudah penuh. Kami mohon agar PPKM darurat ini bisa ditaati oleh seluruh masyarakat. Ini juga demi keselamatan kita bersama,” tambahnya.

Tidak hanya sidak ke pasar dan sejumlah tempat di sekitarnya, forkopimda juga memberikan ribuan masker gratis. Hal tersebut sebagai salah satu bentuk sosialisasi penerapan prokes di masyarakat. Terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar rumah.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Operasi yustisi penegakan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat terus digencarkan. Hal tersebut dilakukan guna menekan penyebaran penularan Covid-19. Tidak hanya malam hari, kegiatan tersebut juga dilakukan pagi hingga sore hari. Bahkan, jajaran Forkopimda Lumajang sidak langsung ke masyarakat.

Salah satu kawasan yang didatangi adalah Pasar Seruji, Ditotrunan. Jajaran forkopimda melihat langsung penerapan itu, kemarin. Hasilnya, banyak masyarakat yang masih abai penerapan protokol kesehatan (prokes). Terutama penggunaan masker. Padahal, mereka yang melanggar akan mendapatkan sanksi denda. Rencananya, sanksi tersebut diterapkan mulai hari ini.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, masyarakat yang masih melanggar akan dikenai sanksi. Sanksi sosial tersebut seperti menyapu di jalan dan merenung di jalan. “Itu sudah kami lakukan. Sedangkan sanksi denda, besok (hari ini, Red) akan kami terapkan,” katanya.

Dia mengimbau agar PPKM darurat dapat ditaati seluruh masyarakat Lumajang. “Banyak korban yang berjatuhan. Rumah sakit di Lumajang juga sudah penuh. Kami mohon agar PPKM darurat ini bisa ditaati oleh seluruh masyarakat. Ini juga demi keselamatan kita bersama,” tambahnya.

Tidak hanya sidak ke pasar dan sejumlah tempat di sekitarnya, forkopimda juga memberikan ribuan masker gratis. Hal tersebut sebagai salah satu bentuk sosialisasi penerapan prokes di masyarakat. Terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar rumah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/