alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Kelapa Muda Hijau Makin Diburu

Bisa Tembus Rp 25 Ribu per Buah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya angka orang yang terkonfirmasi positif di berbagai kota membuat permintaan kelapa hijau di Pasar Ranuyoso semakin ramai. Akibatnya, harga jual satu buah kelapa muda ini melonjak tinggi. Sebab, buah itu diyakini dapat menyembuhkan beberapa penyakit dalam tubuh.

Ada dua jenis kelapa muda yang beredar di pasaran. Pertama, kelapa yang kulitnya berwarna hijau kekuningan dengan serabut berwarna merah. Kedua adalah kelapa yang kulitnya berwarna hijau dengan serabut berwarna merah. Jenis kedua inilah yang paling laris hingga luar kota.

Saiful, salah satu petani kelapa di Desa/Kecamatan Ranuyoso, mengatakan, sebelumnya harga jual satu buah kelapa dipatok di bawah Rp 10 ribu. Awal bulan ini permintaan itu naik signifikan sampai-sampai harga sekarang telah melebihi Rp 20 ribu per buah.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Dulu cuma Rp 7 sampai Rp 8 ribu per buah. Sekarang dari petani saja dijual Rp 22 sampai Rp 25 ribu. Bergantung ukuran besar dan kecilnya kelapa. Karena rata-rata pembelinya berasal dari Surabaya, Malang, dan Jakarta. Mereka minta ukuran yang besar. Sampai kadang saya harus cari ke beberapa petani lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan permintaan tersebut dialami sejak beberapa hari sebelum diterapkan PPKM darurat. Ketika pasien positif di beberapa kota itu bertambah banyak, permintaan kelapa di lahan kebunnya ikut bertambah. Sebab, banyak yang meyakini kepala muda ini ampuh sebagai obat penyakit.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya angka orang yang terkonfirmasi positif di berbagai kota membuat permintaan kelapa hijau di Pasar Ranuyoso semakin ramai. Akibatnya, harga jual satu buah kelapa muda ini melonjak tinggi. Sebab, buah itu diyakini dapat menyembuhkan beberapa penyakit dalam tubuh.

Ada dua jenis kelapa muda yang beredar di pasaran. Pertama, kelapa yang kulitnya berwarna hijau kekuningan dengan serabut berwarna merah. Kedua adalah kelapa yang kulitnya berwarna hijau dengan serabut berwarna merah. Jenis kedua inilah yang paling laris hingga luar kota.

Saiful, salah satu petani kelapa di Desa/Kecamatan Ranuyoso, mengatakan, sebelumnya harga jual satu buah kelapa dipatok di bawah Rp 10 ribu. Awal bulan ini permintaan itu naik signifikan sampai-sampai harga sekarang telah melebihi Rp 20 ribu per buah.

“Dulu cuma Rp 7 sampai Rp 8 ribu per buah. Sekarang dari petani saja dijual Rp 22 sampai Rp 25 ribu. Bergantung ukuran besar dan kecilnya kelapa. Karena rata-rata pembelinya berasal dari Surabaya, Malang, dan Jakarta. Mereka minta ukuran yang besar. Sampai kadang saya harus cari ke beberapa petani lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan permintaan tersebut dialami sejak beberapa hari sebelum diterapkan PPKM darurat. Ketika pasien positif di beberapa kota itu bertambah banyak, permintaan kelapa di lahan kebunnya ikut bertambah. Sebab, banyak yang meyakini kepala muda ini ampuh sebagai obat penyakit.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya angka orang yang terkonfirmasi positif di berbagai kota membuat permintaan kelapa hijau di Pasar Ranuyoso semakin ramai. Akibatnya, harga jual satu buah kelapa muda ini melonjak tinggi. Sebab, buah itu diyakini dapat menyembuhkan beberapa penyakit dalam tubuh.

Ada dua jenis kelapa muda yang beredar di pasaran. Pertama, kelapa yang kulitnya berwarna hijau kekuningan dengan serabut berwarna merah. Kedua adalah kelapa yang kulitnya berwarna hijau dengan serabut berwarna merah. Jenis kedua inilah yang paling laris hingga luar kota.

Saiful, salah satu petani kelapa di Desa/Kecamatan Ranuyoso, mengatakan, sebelumnya harga jual satu buah kelapa dipatok di bawah Rp 10 ribu. Awal bulan ini permintaan itu naik signifikan sampai-sampai harga sekarang telah melebihi Rp 20 ribu per buah.

“Dulu cuma Rp 7 sampai Rp 8 ribu per buah. Sekarang dari petani saja dijual Rp 22 sampai Rp 25 ribu. Bergantung ukuran besar dan kecilnya kelapa. Karena rata-rata pembelinya berasal dari Surabaya, Malang, dan Jakarta. Mereka minta ukuran yang besar. Sampai kadang saya harus cari ke beberapa petani lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan permintaan tersebut dialami sejak beberapa hari sebelum diterapkan PPKM darurat. Ketika pasien positif di beberapa kota itu bertambah banyak, permintaan kelapa di lahan kebunnya ikut bertambah. Sebab, banyak yang meyakini kepala muda ini ampuh sebagai obat penyakit.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/