alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Data Korban Erupsi Diverval Ulang

Jumlah Unit Hunian Bisa Ditambah

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOREJO, Radar Semeru – Verifikasi dan validasi (verval) ulang data korban erupsi Gunung Semeru memang menimbulkan kecurigaan. Sampai-sampai disoroti pandangan umum (PU) fraksi DPRD Lumajang. Namun, Pemkab Lumajang menegaskan, verval tersebut untuk memastikan korban yang benar-benar terdampak.

BACA JUGA : Enam Perusahaan Rintisan Akan Didirikan Porsche dan UP.Labs dari 2023-2025

Dalam rapat paripurna penyampaian jawaban pemerintah atas PU fraksi terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan dua alasan mengapa perlu dilakukan verval ulang pada data korban terdampak yang berjumlah 1.951 keluarga calon penghuni huntara dan huntap.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pertama, data korban tersebut merupakan data awal kejadian di bulan Desember 2021. Data itu diperoleh dari informasi desa dan kecamatan. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang saat itu belum melakukan validasi.

- Advertisement -

WONOREJO, Radar Semeru – Verifikasi dan validasi (verval) ulang data korban erupsi Gunung Semeru memang menimbulkan kecurigaan. Sampai-sampai disoroti pandangan umum (PU) fraksi DPRD Lumajang. Namun, Pemkab Lumajang menegaskan, verval tersebut untuk memastikan korban yang benar-benar terdampak.

BACA JUGA : Enam Perusahaan Rintisan Akan Didirikan Porsche dan UP.Labs dari 2023-2025

Dalam rapat paripurna penyampaian jawaban pemerintah atas PU fraksi terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan dua alasan mengapa perlu dilakukan verval ulang pada data korban terdampak yang berjumlah 1.951 keluarga calon penghuni huntara dan huntap.

Pertama, data korban tersebut merupakan data awal kejadian di bulan Desember 2021. Data itu diperoleh dari informasi desa dan kecamatan. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang saat itu belum melakukan validasi.

WONOREJO, Radar Semeru – Verifikasi dan validasi (verval) ulang data korban erupsi Gunung Semeru memang menimbulkan kecurigaan. Sampai-sampai disoroti pandangan umum (PU) fraksi DPRD Lumajang. Namun, Pemkab Lumajang menegaskan, verval tersebut untuk memastikan korban yang benar-benar terdampak.

BACA JUGA : Enam Perusahaan Rintisan Akan Didirikan Porsche dan UP.Labs dari 2023-2025

Dalam rapat paripurna penyampaian jawaban pemerintah atas PU fraksi terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan dua alasan mengapa perlu dilakukan verval ulang pada data korban terdampak yang berjumlah 1.951 keluarga calon penghuni huntara dan huntap.

Pertama, data korban tersebut merupakan data awal kejadian di bulan Desember 2021. Data itu diperoleh dari informasi desa dan kecamatan. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang saat itu belum melakukan validasi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/