alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Tak Dapat Tentukan Nilai Inflasi

Nilai Disesuaikan dengan Kabupaten Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak sepekan menjelang bulan Ramadan, sejumlah harga komoditas di pasaran mulai merangkak naik. Kondisi ini memang wajar terjadi. Sebab, tingkat konsumsi di tengah masyarakat juga naik. Hal itu berimbas terhadap indeks harga konsumen (IHK) dan nilai inflasi bulan Maret.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lumajang memang tidak menghitung secara langsung IHK di masyarakat. Sehingga angka inflasinya tidak bisa ditentukan. Meski demikian, kondisi geografis dan sosial yang mirip dengan Kabupaten Jember menjadi acuan penentuan inflasi di Lumajang.

Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Timur, dari delapan kota IHK di Jawa Timur, seluruhnya mengalami inflasi. Salah satu daerah yang dihitung yakni Kabupaten Jember. Hasilnya, di bulan Maret terjadi inflasi sebesar 1,07 persen dengan IHK sebesar 109,41 persen.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami memang tidak termasuk delapan daerah yang dilakukan perhitungan IHK. Sebab, anggaran perhitungan statistik ini cukup besar. Tetapi, tolok ukur inflasi di Lumajang bisa dilihat dari nilai inflasi di Jember. Jika di Jember naik, bisa jadi Lumajang juga naik. Karena dari sisi karakteristiknya Lumajang memiliki kesamaan dengan Jember,” kata Kepala BPS Kabupaten Lumajang Mudji Setijo.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak sepekan menjelang bulan Ramadan, sejumlah harga komoditas di pasaran mulai merangkak naik. Kondisi ini memang wajar terjadi. Sebab, tingkat konsumsi di tengah masyarakat juga naik. Hal itu berimbas terhadap indeks harga konsumen (IHK) dan nilai inflasi bulan Maret.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lumajang memang tidak menghitung secara langsung IHK di masyarakat. Sehingga angka inflasinya tidak bisa ditentukan. Meski demikian, kondisi geografis dan sosial yang mirip dengan Kabupaten Jember menjadi acuan penentuan inflasi di Lumajang.

Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Timur, dari delapan kota IHK di Jawa Timur, seluruhnya mengalami inflasi. Salah satu daerah yang dihitung yakni Kabupaten Jember. Hasilnya, di bulan Maret terjadi inflasi sebesar 1,07 persen dengan IHK sebesar 109,41 persen.

“Kami memang tidak termasuk delapan daerah yang dilakukan perhitungan IHK. Sebab, anggaran perhitungan statistik ini cukup besar. Tetapi, tolok ukur inflasi di Lumajang bisa dilihat dari nilai inflasi di Jember. Jika di Jember naik, bisa jadi Lumajang juga naik. Karena dari sisi karakteristiknya Lumajang memiliki kesamaan dengan Jember,” kata Kepala BPS Kabupaten Lumajang Mudji Setijo.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak sepekan menjelang bulan Ramadan, sejumlah harga komoditas di pasaran mulai merangkak naik. Kondisi ini memang wajar terjadi. Sebab, tingkat konsumsi di tengah masyarakat juga naik. Hal itu berimbas terhadap indeks harga konsumen (IHK) dan nilai inflasi bulan Maret.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lumajang memang tidak menghitung secara langsung IHK di masyarakat. Sehingga angka inflasinya tidak bisa ditentukan. Meski demikian, kondisi geografis dan sosial yang mirip dengan Kabupaten Jember menjadi acuan penentuan inflasi di Lumajang.

Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Timur, dari delapan kota IHK di Jawa Timur, seluruhnya mengalami inflasi. Salah satu daerah yang dihitung yakni Kabupaten Jember. Hasilnya, di bulan Maret terjadi inflasi sebesar 1,07 persen dengan IHK sebesar 109,41 persen.

“Kami memang tidak termasuk delapan daerah yang dilakukan perhitungan IHK. Sebab, anggaran perhitungan statistik ini cukup besar. Tetapi, tolok ukur inflasi di Lumajang bisa dilihat dari nilai inflasi di Jember. Jika di Jember naik, bisa jadi Lumajang juga naik. Karena dari sisi karakteristiknya Lumajang memiliki kesamaan dengan Jember,” kata Kepala BPS Kabupaten Lumajang Mudji Setijo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/