alexametrics
23.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Dorong Penerbitan Perbup Perlindungan Anak

KPPPA Minta Semua Sektor Terlibat Penyusunan Kebijakan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bencana alam awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menyisakan banyak hal untuk dituntaskan. Meski sudah memasuki masa pemulihan bencana, tidak lantas para penyintas ditinggalkan. Terutama bagi penyintas anak-anak. Sebab, kondisi psikologi mereka belum pulih sepenuhnya.

Baca Juga : Anak Sekolah di Bali Terima Kue Misterius

Hal itu menjadi atensi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia. Karenanya, KPPPA mendorong adanya kebijakan yang berpihak terhadap perlindungan anak di Lumajang. Praktis, pembahasan harus melibatkan semua sektor.

Mobile_AP_Rectangle 2

Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus KPPPA Elvi Hendrani mengatakan, kebijakan peraturan bupati itu sebagai upaya perlindungan hukum bagi anak-anak dalam kondisi darurat seperti bencana. Pihaknya menekankan keterlibatan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lumajang sebagai leading sector pelaksana.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bencana alam awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menyisakan banyak hal untuk dituntaskan. Meski sudah memasuki masa pemulihan bencana, tidak lantas para penyintas ditinggalkan. Terutama bagi penyintas anak-anak. Sebab, kondisi psikologi mereka belum pulih sepenuhnya.

Baca Juga : Anak Sekolah di Bali Terima Kue Misterius

Hal itu menjadi atensi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia. Karenanya, KPPPA mendorong adanya kebijakan yang berpihak terhadap perlindungan anak di Lumajang. Praktis, pembahasan harus melibatkan semua sektor.

Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus KPPPA Elvi Hendrani mengatakan, kebijakan peraturan bupati itu sebagai upaya perlindungan hukum bagi anak-anak dalam kondisi darurat seperti bencana. Pihaknya menekankan keterlibatan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lumajang sebagai leading sector pelaksana.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bencana alam awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menyisakan banyak hal untuk dituntaskan. Meski sudah memasuki masa pemulihan bencana, tidak lantas para penyintas ditinggalkan. Terutama bagi penyintas anak-anak. Sebab, kondisi psikologi mereka belum pulih sepenuhnya.

Baca Juga : Anak Sekolah di Bali Terima Kue Misterius

Hal itu menjadi atensi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia. Karenanya, KPPPA mendorong adanya kebijakan yang berpihak terhadap perlindungan anak di Lumajang. Praktis, pembahasan harus melibatkan semua sektor.

Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus KPPPA Elvi Hendrani mengatakan, kebijakan peraturan bupati itu sebagai upaya perlindungan hukum bagi anak-anak dalam kondisi darurat seperti bencana. Pihaknya menekankan keterlibatan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lumajang sebagai leading sector pelaksana.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/