alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Madrasah-RA Terima Murid Los Dol

Ancam Sekolah Negeri Cepat Regrouping

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Proses penerimaan murid baru sekolah naungan Kemenag Lumajang masih terus dibuka. Anehnya, setiap sekolah tersebut tidak menerapkan rombel. Karenanya, sekolah bebas menerima murid sebanyak-banyaknya. Akibatnya, sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan Lumajang semakin terancam regrouping.

Catatan Kemenag Lumajang, setidaknya jumlah raudhatul athfal (RA) di Lumajang sebanyak 185 sekolah, kemudian madrasah ibtidaiyah (MI) sebanyak 199 sekolah, dan madrasah tsanawiyah (MTs) 128 sekolah. Sedangkan Madrasah Aliyah (MA) 72 sekolah. Sebagian kecil dari sekolah tersebut telah menjadi sekolah negeri.

Kasi Pendma Kemenag Lumajang Hasanudin mengatakan, saat ini proses penerimaan masih berlangsung di beberapa sekolah. Menurutnya, setiap sekolah tidak mempunyai batasan maksimal dalam menerima murid. Bahkan, sangat leluasa dalam menerima murid dengan jumlah besar.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau persoalan penerimaan masih proses. Ada prosedurnya. Ada yang memang lembaga seperti MTs negeri yang dapat rekomendasi dari kanwil mereka telah membuka pendaftaran. Mereka menerima sesuai dengan kemampuan masing-masing lembaga. Karena basisnya basis masyarakat,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Proses penerimaan murid baru sekolah naungan Kemenag Lumajang masih terus dibuka. Anehnya, setiap sekolah tersebut tidak menerapkan rombel. Karenanya, sekolah bebas menerima murid sebanyak-banyaknya. Akibatnya, sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan Lumajang semakin terancam regrouping.

Catatan Kemenag Lumajang, setidaknya jumlah raudhatul athfal (RA) di Lumajang sebanyak 185 sekolah, kemudian madrasah ibtidaiyah (MI) sebanyak 199 sekolah, dan madrasah tsanawiyah (MTs) 128 sekolah. Sedangkan Madrasah Aliyah (MA) 72 sekolah. Sebagian kecil dari sekolah tersebut telah menjadi sekolah negeri.

Kasi Pendma Kemenag Lumajang Hasanudin mengatakan, saat ini proses penerimaan masih berlangsung di beberapa sekolah. Menurutnya, setiap sekolah tidak mempunyai batasan maksimal dalam menerima murid. Bahkan, sangat leluasa dalam menerima murid dengan jumlah besar.

“Kalau persoalan penerimaan masih proses. Ada prosedurnya. Ada yang memang lembaga seperti MTs negeri yang dapat rekomendasi dari kanwil mereka telah membuka pendaftaran. Mereka menerima sesuai dengan kemampuan masing-masing lembaga. Karena basisnya basis masyarakat,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Proses penerimaan murid baru sekolah naungan Kemenag Lumajang masih terus dibuka. Anehnya, setiap sekolah tersebut tidak menerapkan rombel. Karenanya, sekolah bebas menerima murid sebanyak-banyaknya. Akibatnya, sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan Lumajang semakin terancam regrouping.

Catatan Kemenag Lumajang, setidaknya jumlah raudhatul athfal (RA) di Lumajang sebanyak 185 sekolah, kemudian madrasah ibtidaiyah (MI) sebanyak 199 sekolah, dan madrasah tsanawiyah (MTs) 128 sekolah. Sedangkan Madrasah Aliyah (MA) 72 sekolah. Sebagian kecil dari sekolah tersebut telah menjadi sekolah negeri.

Kasi Pendma Kemenag Lumajang Hasanudin mengatakan, saat ini proses penerimaan masih berlangsung di beberapa sekolah. Menurutnya, setiap sekolah tidak mempunyai batasan maksimal dalam menerima murid. Bahkan, sangat leluasa dalam menerima murid dengan jumlah besar.

“Kalau persoalan penerimaan masih proses. Ada prosedurnya. Ada yang memang lembaga seperti MTs negeri yang dapat rekomendasi dari kanwil mereka telah membuka pendaftaran. Mereka menerima sesuai dengan kemampuan masing-masing lembaga. Karena basisnya basis masyarakat,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/