alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Lahan Sekolah Ditanami Pisang

Sebut Punya Bukti Otentik, Pemkab Ajukan Kasasi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sepekan lalu, Pengadilan Negeri (PN) Lumajang memenangkan warga dalam sengketa lahan yang telah dibangun SDN Jatimulyo 01, Kecamatan Kunir. Atas dasar kemenangan itulah, keluarga kemudian menanami sebagian lahan sekolah dengan belasan pohon pisang dan pemasangan banner berisi hasil putusan.

Aksi nekat itu bukan tanpa sebab. Sebelumnya, setelah putusan turun, pihak keluarga mendengar ucapan guru yang kurang mengenakkan. Bahkan, kabarnya mereka tidak terima dengan rencana Pemkab Lumajang yang mengajukan kasasi. Padahal, putusan sidangnya dimenangkan oleh Maiyeh.

Surat keluarga Maiyeh mengatakan, pencabutan pohon pisang dan banner bakal dilakukan dengan beberapa persyaratan. Pertama, Pemkab Lumajang tidak mendaftarkan gugatan lanjutan ke tingkat kasasi. Berikutnya, membuat surat pernyataan yang intinya untuk mengganti kerugian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Khoiruddin mengatakan, tepat pada 30 Maret 2021, pihak keluarga memenangkan sengketa lahan sekolah tersebut. Namun, keputusan tersebut tetap tidak diterima. Dia berencana mendaftarkan kasasi supaya lahan sekolah itu bisa kembali menjadi milik pemerintah.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sepekan lalu, Pengadilan Negeri (PN) Lumajang memenangkan warga dalam sengketa lahan yang telah dibangun SDN Jatimulyo 01, Kecamatan Kunir. Atas dasar kemenangan itulah, keluarga kemudian menanami sebagian lahan sekolah dengan belasan pohon pisang dan pemasangan banner berisi hasil putusan.

Aksi nekat itu bukan tanpa sebab. Sebelumnya, setelah putusan turun, pihak keluarga mendengar ucapan guru yang kurang mengenakkan. Bahkan, kabarnya mereka tidak terima dengan rencana Pemkab Lumajang yang mengajukan kasasi. Padahal, putusan sidangnya dimenangkan oleh Maiyeh.

Surat keluarga Maiyeh mengatakan, pencabutan pohon pisang dan banner bakal dilakukan dengan beberapa persyaratan. Pertama, Pemkab Lumajang tidak mendaftarkan gugatan lanjutan ke tingkat kasasi. Berikutnya, membuat surat pernyataan yang intinya untuk mengganti kerugian.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Khoiruddin mengatakan, tepat pada 30 Maret 2021, pihak keluarga memenangkan sengketa lahan sekolah tersebut. Namun, keputusan tersebut tetap tidak diterima. Dia berencana mendaftarkan kasasi supaya lahan sekolah itu bisa kembali menjadi milik pemerintah.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sepekan lalu, Pengadilan Negeri (PN) Lumajang memenangkan warga dalam sengketa lahan yang telah dibangun SDN Jatimulyo 01, Kecamatan Kunir. Atas dasar kemenangan itulah, keluarga kemudian menanami sebagian lahan sekolah dengan belasan pohon pisang dan pemasangan banner berisi hasil putusan.

Aksi nekat itu bukan tanpa sebab. Sebelumnya, setelah putusan turun, pihak keluarga mendengar ucapan guru yang kurang mengenakkan. Bahkan, kabarnya mereka tidak terima dengan rencana Pemkab Lumajang yang mengajukan kasasi. Padahal, putusan sidangnya dimenangkan oleh Maiyeh.

Surat keluarga Maiyeh mengatakan, pencabutan pohon pisang dan banner bakal dilakukan dengan beberapa persyaratan. Pertama, Pemkab Lumajang tidak mendaftarkan gugatan lanjutan ke tingkat kasasi. Berikutnya, membuat surat pernyataan yang intinya untuk mengganti kerugian.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Khoiruddin mengatakan, tepat pada 30 Maret 2021, pihak keluarga memenangkan sengketa lahan sekolah tersebut. Namun, keputusan tersebut tetap tidak diterima. Dia berencana mendaftarkan kasasi supaya lahan sekolah itu bisa kembali menjadi milik pemerintah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/