alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Sopir Zig-Zag Diamankan Polisi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ada ada saja tingkah anak muda zaman sekarang, baru beberapa minggu lalu segerombol pemuda diamankan karena bikin konten video di perempatan toga. Kini giliran sopir truk muatan kayu yang harus berurusan dengan polisi karena aksi ugal-ugalannya berkendara zig-zag.

Setelah beredar video yang menampilkan aksi Mega Agung Setiawan, pemuda yang mengolengkan kendaraan truknya ke kanan dan ke kiri di kawasan Kecamatan Candipuro sekarang tidak bisa apa-apa. Sebab, dia harus mempertanggung jawabkan ulahnya karena merugikan pengendara lainnya.

Agung mengaku, aksi itu dilakukan untuk mengurangi ngantuk dan jenuh saat mengemudi. Apalagi pekerjaannya tidak mengenal waktu. Pagi, siang, malam, begitu ada muatan langsung berangkat. Sehingga aksi tersebut tidak terhitung, yang jelas sudah beberapa kali dilakukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Aksi ugal-ugalan itu memang cukup meresahkan warga pengguna jalan lainnya. Terlebih jika dilakukan ramai-ramai bersama truk lainnya, layaknya konvoi jalanan. Kebanyakan aksi itu dilakukan oleh sopir-sopir kendaraan muatan berat. Sebab, selain kadang untuk kebutuhan konten juga menunjukkan keberaniannya. Padahal jelas merugikan.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, tindakan tersebut membuat pengemudi lainnya terganggung dan tidak nyaman. Sebab, risiko-risiko yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Apalagi jika melakukan aksinya siang hari saat kendaraan lalu lintas sedang padat.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ada ada saja tingkah anak muda zaman sekarang, baru beberapa minggu lalu segerombol pemuda diamankan karena bikin konten video di perempatan toga. Kini giliran sopir truk muatan kayu yang harus berurusan dengan polisi karena aksi ugal-ugalannya berkendara zig-zag.

Setelah beredar video yang menampilkan aksi Mega Agung Setiawan, pemuda yang mengolengkan kendaraan truknya ke kanan dan ke kiri di kawasan Kecamatan Candipuro sekarang tidak bisa apa-apa. Sebab, dia harus mempertanggung jawabkan ulahnya karena merugikan pengendara lainnya.

Agung mengaku, aksi itu dilakukan untuk mengurangi ngantuk dan jenuh saat mengemudi. Apalagi pekerjaannya tidak mengenal waktu. Pagi, siang, malam, begitu ada muatan langsung berangkat. Sehingga aksi tersebut tidak terhitung, yang jelas sudah beberapa kali dilakukan.

Aksi ugal-ugalan itu memang cukup meresahkan warga pengguna jalan lainnya. Terlebih jika dilakukan ramai-ramai bersama truk lainnya, layaknya konvoi jalanan. Kebanyakan aksi itu dilakukan oleh sopir-sopir kendaraan muatan berat. Sebab, selain kadang untuk kebutuhan konten juga menunjukkan keberaniannya. Padahal jelas merugikan.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, tindakan tersebut membuat pengemudi lainnya terganggung dan tidak nyaman. Sebab, risiko-risiko yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Apalagi jika melakukan aksinya siang hari saat kendaraan lalu lintas sedang padat.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ada ada saja tingkah anak muda zaman sekarang, baru beberapa minggu lalu segerombol pemuda diamankan karena bikin konten video di perempatan toga. Kini giliran sopir truk muatan kayu yang harus berurusan dengan polisi karena aksi ugal-ugalannya berkendara zig-zag.

Setelah beredar video yang menampilkan aksi Mega Agung Setiawan, pemuda yang mengolengkan kendaraan truknya ke kanan dan ke kiri di kawasan Kecamatan Candipuro sekarang tidak bisa apa-apa. Sebab, dia harus mempertanggung jawabkan ulahnya karena merugikan pengendara lainnya.

Agung mengaku, aksi itu dilakukan untuk mengurangi ngantuk dan jenuh saat mengemudi. Apalagi pekerjaannya tidak mengenal waktu. Pagi, siang, malam, begitu ada muatan langsung berangkat. Sehingga aksi tersebut tidak terhitung, yang jelas sudah beberapa kali dilakukan.

Aksi ugal-ugalan itu memang cukup meresahkan warga pengguna jalan lainnya. Terlebih jika dilakukan ramai-ramai bersama truk lainnya, layaknya konvoi jalanan. Kebanyakan aksi itu dilakukan oleh sopir-sopir kendaraan muatan berat. Sebab, selain kadang untuk kebutuhan konten juga menunjukkan keberaniannya. Padahal jelas merugikan.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, tindakan tersebut membuat pengemudi lainnya terganggung dan tidak nyaman. Sebab, risiko-risiko yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Apalagi jika melakukan aksinya siang hari saat kendaraan lalu lintas sedang padat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/