alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Baru Empat Koperasi Berizin

LHP Wira Bhakti Masih Diproses Inspektorat 

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cukup banyak koperasi simpan pinjam yang beroperasi. Jumlahnya bisa mencapai ratusan. Tetapi tidak semuanya memiliki legalitas berbadan hukum yang pasti, alias ilegal. Kebanyakan koperasi yang ilegal tersebut merupakan koperasi kantor cabang yang beroperasi di Lumajang.

Setahun kemarin, Dinas Koperasi (Dinkop) Lumajang telah menutup 31 koperasi bodong yang berada di tengah-tengah masyarakat. Tujuh di antaranya adalah koperasi milik Citra Abadi. Namun, sedikit demi sedikit 4 kantor cabang miliknya mulai mengurus perizinan. Sedangkan 3 sisanya masih belum.

Kabid Usaha Koperasi Dinkop Lumajang Samsul Nurul Huda mengatakan, rata-rata koperasi yang memiliki badan hukum biasanya memiliki anggota koperasi yang jelas. Baik itu koperasi berskala pusat, provinsi, maupun daerah. Salah satu unit usahanya melayani simpan pinjam.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Yang perlu dicurigai itu koperasi yang tidak memiliki anggota. Nah, kadang mereka untuk mencari anggota harus keliling dari rumah ke rumah, menawarkan pinjaman dengan suku bunga yang lumayan besar,” ucapnya. Jenis koperasi itu bisa dianggap sebagai bank titil yang perlu diwaspadai.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cukup banyak koperasi simpan pinjam yang beroperasi. Jumlahnya bisa mencapai ratusan. Tetapi tidak semuanya memiliki legalitas berbadan hukum yang pasti, alias ilegal. Kebanyakan koperasi yang ilegal tersebut merupakan koperasi kantor cabang yang beroperasi di Lumajang.

Setahun kemarin, Dinas Koperasi (Dinkop) Lumajang telah menutup 31 koperasi bodong yang berada di tengah-tengah masyarakat. Tujuh di antaranya adalah koperasi milik Citra Abadi. Namun, sedikit demi sedikit 4 kantor cabang miliknya mulai mengurus perizinan. Sedangkan 3 sisanya masih belum.

Kabid Usaha Koperasi Dinkop Lumajang Samsul Nurul Huda mengatakan, rata-rata koperasi yang memiliki badan hukum biasanya memiliki anggota koperasi yang jelas. Baik itu koperasi berskala pusat, provinsi, maupun daerah. Salah satu unit usahanya melayani simpan pinjam.

“Yang perlu dicurigai itu koperasi yang tidak memiliki anggota. Nah, kadang mereka untuk mencari anggota harus keliling dari rumah ke rumah, menawarkan pinjaman dengan suku bunga yang lumayan besar,” ucapnya. Jenis koperasi itu bisa dianggap sebagai bank titil yang perlu diwaspadai.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cukup banyak koperasi simpan pinjam yang beroperasi. Jumlahnya bisa mencapai ratusan. Tetapi tidak semuanya memiliki legalitas berbadan hukum yang pasti, alias ilegal. Kebanyakan koperasi yang ilegal tersebut merupakan koperasi kantor cabang yang beroperasi di Lumajang.

Setahun kemarin, Dinas Koperasi (Dinkop) Lumajang telah menutup 31 koperasi bodong yang berada di tengah-tengah masyarakat. Tujuh di antaranya adalah koperasi milik Citra Abadi. Namun, sedikit demi sedikit 4 kantor cabang miliknya mulai mengurus perizinan. Sedangkan 3 sisanya masih belum.

Kabid Usaha Koperasi Dinkop Lumajang Samsul Nurul Huda mengatakan, rata-rata koperasi yang memiliki badan hukum biasanya memiliki anggota koperasi yang jelas. Baik itu koperasi berskala pusat, provinsi, maupun daerah. Salah satu unit usahanya melayani simpan pinjam.

“Yang perlu dicurigai itu koperasi yang tidak memiliki anggota. Nah, kadang mereka untuk mencari anggota harus keliling dari rumah ke rumah, menawarkan pinjaman dengan suku bunga yang lumayan besar,” ucapnya. Jenis koperasi itu bisa dianggap sebagai bank titil yang perlu diwaspadai.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/