alexametrics
23.2 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Pernikahan Dini Melonjak Tiga Lipat

Tercatat Paling Tinggi Sepanjang Sejarah Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menikah memang menjadi kelaziman bagi setiap orang. Mau merencanakan menikah dengan siapa dan di usia berapa pun, itu hak masing-masing pribadi. Tetapi bagaimana ketika pernikahan itu dilakukan di usia dini? Tentu banyak hal yang perlu dipikirkan ulang dan diwaspadai. Jika tidak, pernikahan dini bisa makin meningkat seperti tahun lalu.

Data yang didapat dari Pengadilan Agama (PA) Lumajang, pada 2020 lalu, angka pernikahan dini di Lumajang termasuk paling tinggi sepanjang sejarah. Naik tiga kali lipat dari tahun 2019. Banyak orang tua yang mengajukan dispensasi nikah anaknya ketika masih berumur 16 sampai 18 tahun. Setidaknya, menurut informasi yang berhasil dihimpun, ada sekitar 1.048 pernikahan yang sudah dilakukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang dr Rosyidah menjelaskan, pernikahan dini memiliki beberapa dampak yang mengkhawatirkan. Selain risiko perceraian lumayan tinggi, ada kekerasan dalam rumah tangga yang kerap menghantui.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menikah memang menjadi kelaziman bagi setiap orang. Mau merencanakan menikah dengan siapa dan di usia berapa pun, itu hak masing-masing pribadi. Tetapi bagaimana ketika pernikahan itu dilakukan di usia dini? Tentu banyak hal yang perlu dipikirkan ulang dan diwaspadai. Jika tidak, pernikahan dini bisa makin meningkat seperti tahun lalu.

Data yang didapat dari Pengadilan Agama (PA) Lumajang, pada 2020 lalu, angka pernikahan dini di Lumajang termasuk paling tinggi sepanjang sejarah. Naik tiga kali lipat dari tahun 2019. Banyak orang tua yang mengajukan dispensasi nikah anaknya ketika masih berumur 16 sampai 18 tahun. Setidaknya, menurut informasi yang berhasil dihimpun, ada sekitar 1.048 pernikahan yang sudah dilakukan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang dr Rosyidah menjelaskan, pernikahan dini memiliki beberapa dampak yang mengkhawatirkan. Selain risiko perceraian lumayan tinggi, ada kekerasan dalam rumah tangga yang kerap menghantui.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menikah memang menjadi kelaziman bagi setiap orang. Mau merencanakan menikah dengan siapa dan di usia berapa pun, itu hak masing-masing pribadi. Tetapi bagaimana ketika pernikahan itu dilakukan di usia dini? Tentu banyak hal yang perlu dipikirkan ulang dan diwaspadai. Jika tidak, pernikahan dini bisa makin meningkat seperti tahun lalu.

Data yang didapat dari Pengadilan Agama (PA) Lumajang, pada 2020 lalu, angka pernikahan dini di Lumajang termasuk paling tinggi sepanjang sejarah. Naik tiga kali lipat dari tahun 2019. Banyak orang tua yang mengajukan dispensasi nikah anaknya ketika masih berumur 16 sampai 18 tahun. Setidaknya, menurut informasi yang berhasil dihimpun, ada sekitar 1.048 pernikahan yang sudah dilakukan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Lumajang dr Rosyidah menjelaskan, pernikahan dini memiliki beberapa dampak yang mengkhawatirkan. Selain risiko perceraian lumayan tinggi, ada kekerasan dalam rumah tangga yang kerap menghantui.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/