alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Bantuan PKH Mampet

Terbanyak Kecamatan Ranuyoso

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pola pencairan bantuan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tahun ini kembali seperti sebelumnya. Pencairannya bukan setiap bulan, tetapi bertahap selama empat kali dalam setahun. Namun di tahap pertama ini ratusan hingga ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) belum menerima pencairan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, setidaknya ada sekitar 2.216 KPM yang pasti tidak bisa menerima bantuan. Ribuan penerima tersebut tersebar pada 21 kecamatan di Lumajang. Ada yang sejak setahun lalu belum menerima sama sekali, ada yang di tahap ini tidak menerima.

Setelah ditelusuri, ternyata penyebabnya beragam. Ada yang masuk data anomali yang masih dalam perbaikan. Seperti nomor ID basis data terpadu (BDT) ganda, BDT null alias kosong, nomor induk kependudukan (NIK) ganda dengan bantuan lain, kemudian kartu keluarga sejahtera (KKS) belum terdistribusi, dan lainnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Koordinator Kabupaten 1 PKH Lumajang Akbar Alamin mengklaim bahwa seluruh bantuan yang berasal dari PKH sudah cair. Padahal sebetulnya tidak sedikit KPM yang merasa belum menerima bantuan. Bahkan hampir setiap kecamatan mengeluhkan permasalahan anomali data tersebut.

“Kalo PKH cair semua, anomali itu permasalahan detail data. Saat ini sedang dicek satu per satu tiap-tiap KPM. Kalau yang banyak pengurangan di program bantuan sosial pangan, bukan PKH. Untuk data anomali sedang proses analisis tiap KPM. Untuk PKH yang Januari 2021 sudah selesai dan cair,” jelasnya.

 

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pola pencairan bantuan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tahun ini kembali seperti sebelumnya. Pencairannya bukan setiap bulan, tetapi bertahap selama empat kali dalam setahun. Namun di tahap pertama ini ratusan hingga ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) belum menerima pencairan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, setidaknya ada sekitar 2.216 KPM yang pasti tidak bisa menerima bantuan. Ribuan penerima tersebut tersebar pada 21 kecamatan di Lumajang. Ada yang sejak setahun lalu belum menerima sama sekali, ada yang di tahap ini tidak menerima.

Setelah ditelusuri, ternyata penyebabnya beragam. Ada yang masuk data anomali yang masih dalam perbaikan. Seperti nomor ID basis data terpadu (BDT) ganda, BDT null alias kosong, nomor induk kependudukan (NIK) ganda dengan bantuan lain, kemudian kartu keluarga sejahtera (KKS) belum terdistribusi, dan lainnya.

Koordinator Kabupaten 1 PKH Lumajang Akbar Alamin mengklaim bahwa seluruh bantuan yang berasal dari PKH sudah cair. Padahal sebetulnya tidak sedikit KPM yang merasa belum menerima bantuan. Bahkan hampir setiap kecamatan mengeluhkan permasalahan anomali data tersebut.

“Kalo PKH cair semua, anomali itu permasalahan detail data. Saat ini sedang dicek satu per satu tiap-tiap KPM. Kalau yang banyak pengurangan di program bantuan sosial pangan, bukan PKH. Untuk data anomali sedang proses analisis tiap KPM. Untuk PKH yang Januari 2021 sudah selesai dan cair,” jelasnya.

 

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pola pencairan bantuan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tahun ini kembali seperti sebelumnya. Pencairannya bukan setiap bulan, tetapi bertahap selama empat kali dalam setahun. Namun di tahap pertama ini ratusan hingga ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) belum menerima pencairan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, setidaknya ada sekitar 2.216 KPM yang pasti tidak bisa menerima bantuan. Ribuan penerima tersebut tersebar pada 21 kecamatan di Lumajang. Ada yang sejak setahun lalu belum menerima sama sekali, ada yang di tahap ini tidak menerima.

Setelah ditelusuri, ternyata penyebabnya beragam. Ada yang masuk data anomali yang masih dalam perbaikan. Seperti nomor ID basis data terpadu (BDT) ganda, BDT null alias kosong, nomor induk kependudukan (NIK) ganda dengan bantuan lain, kemudian kartu keluarga sejahtera (KKS) belum terdistribusi, dan lainnya.

Koordinator Kabupaten 1 PKH Lumajang Akbar Alamin mengklaim bahwa seluruh bantuan yang berasal dari PKH sudah cair. Padahal sebetulnya tidak sedikit KPM yang merasa belum menerima bantuan. Bahkan hampir setiap kecamatan mengeluhkan permasalahan anomali data tersebut.

“Kalo PKH cair semua, anomali itu permasalahan detail data. Saat ini sedang dicek satu per satu tiap-tiap KPM. Kalau yang banyak pengurangan di program bantuan sosial pangan, bukan PKH. Untuk data anomali sedang proses analisis tiap KPM. Untuk PKH yang Januari 2021 sudah selesai dan cair,” jelasnya.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/