alexametrics
23.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Jalan Kalipepe Rusak Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jalan berlubang di Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, kembali memakan korban. Dalam sehari, dua warga terjatuh akibat melintas di jalanan berlubang tersebut. Padahal, proyek pengerjaan jalan provinsi, tepatnya Jalan Mahakam, Jogotrunan, hingga perbatasan Lumajang-Jember belum selesai. Terlebih, saat musim hujan seperti ini, jalanan semakin cepat rusak.

“Mohon izin menyampaikan kepada dinas terkait bahwa terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang. Jalan berlubang sangat membahayakan pengendara. Lokasi Desa Kalipepe, Yosowilangun, RT 03 RW 01 depan TK SAS. Sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang yang dalam,” tulis akun Muhamad Alfin.

Unggahannya itu menuai banyak komentar. Agus Art salah satunya. Menurutnya, penanganan jalan berlubang terkesan lambat. Sebab, menunggu korban dulu baru ditangani. “Bertindak kalau sudah ada korban. Kalau bisa cek semua jalan yang berlubang sebelum ada korban,” tulisnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, akun Teddy Juli Setiawan berkomentar berbeda. “Kualitas aspale uwelek. Lagek diaspal kenek udan, bolong maneh. Ketoke gak niat blas pemerintahe. Truk pasire yo tambah akeh. Kadang ugal-ugalan. Garai pegel kabeh,” komentarnya.

Saat dikonfirmasi, Emil Wahyudianto, PPK Rehab Jalan dan Jembatan UPT PJJ Probolinggo, menjelaskan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan rekanan untuk menutup lubang jalan. Sebab, kondisi jalan tersebut sangat membahayakan. Karena itu, dia meminta untuk mendahulukan proyek penutupan lubang jalan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jalan berlubang di Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, kembali memakan korban. Dalam sehari, dua warga terjatuh akibat melintas di jalanan berlubang tersebut. Padahal, proyek pengerjaan jalan provinsi, tepatnya Jalan Mahakam, Jogotrunan, hingga perbatasan Lumajang-Jember belum selesai. Terlebih, saat musim hujan seperti ini, jalanan semakin cepat rusak.

“Mohon izin menyampaikan kepada dinas terkait bahwa terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang. Jalan berlubang sangat membahayakan pengendara. Lokasi Desa Kalipepe, Yosowilangun, RT 03 RW 01 depan TK SAS. Sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang yang dalam,” tulis akun Muhamad Alfin.

Unggahannya itu menuai banyak komentar. Agus Art salah satunya. Menurutnya, penanganan jalan berlubang terkesan lambat. Sebab, menunggu korban dulu baru ditangani. “Bertindak kalau sudah ada korban. Kalau bisa cek semua jalan yang berlubang sebelum ada korban,” tulisnya.

Sementara, akun Teddy Juli Setiawan berkomentar berbeda. “Kualitas aspale uwelek. Lagek diaspal kenek udan, bolong maneh. Ketoke gak niat blas pemerintahe. Truk pasire yo tambah akeh. Kadang ugal-ugalan. Garai pegel kabeh,” komentarnya.

Saat dikonfirmasi, Emil Wahyudianto, PPK Rehab Jalan dan Jembatan UPT PJJ Probolinggo, menjelaskan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan rekanan untuk menutup lubang jalan. Sebab, kondisi jalan tersebut sangat membahayakan. Karena itu, dia meminta untuk mendahulukan proyek penutupan lubang jalan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jalan berlubang di Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, kembali memakan korban. Dalam sehari, dua warga terjatuh akibat melintas di jalanan berlubang tersebut. Padahal, proyek pengerjaan jalan provinsi, tepatnya Jalan Mahakam, Jogotrunan, hingga perbatasan Lumajang-Jember belum selesai. Terlebih, saat musim hujan seperti ini, jalanan semakin cepat rusak.

“Mohon izin menyampaikan kepada dinas terkait bahwa terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang. Jalan berlubang sangat membahayakan pengendara. Lokasi Desa Kalipepe, Yosowilangun, RT 03 RW 01 depan TK SAS. Sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang yang dalam,” tulis akun Muhamad Alfin.

Unggahannya itu menuai banyak komentar. Agus Art salah satunya. Menurutnya, penanganan jalan berlubang terkesan lambat. Sebab, menunggu korban dulu baru ditangani. “Bertindak kalau sudah ada korban. Kalau bisa cek semua jalan yang berlubang sebelum ada korban,” tulisnya.

Sementara, akun Teddy Juli Setiawan berkomentar berbeda. “Kualitas aspale uwelek. Lagek diaspal kenek udan, bolong maneh. Ketoke gak niat blas pemerintahe. Truk pasire yo tambah akeh. Kadang ugal-ugalan. Garai pegel kabeh,” komentarnya.

Saat dikonfirmasi, Emil Wahyudianto, PPK Rehab Jalan dan Jembatan UPT PJJ Probolinggo, menjelaskan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan rekanan untuk menutup lubang jalan. Sebab, kondisi jalan tersebut sangat membahayakan. Karena itu, dia meminta untuk mendahulukan proyek penutupan lubang jalan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/