alexametrics
23.8 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Kena Korona, Maling Sapi Bebas

Empat Pelaku Hanya Divonis 2 Bulan 19 Hari

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pencurian ternak sapi di Lumajang kembali marak. Jika satu komplotan tertangkap, kelompok lainnya yang berulah. Sudah begitu, tidak ada efek jera dari proses hukum yang dilewati. Bahkan, empat kawanan dibebaskan dengan alasan terpapar korona.

Kondisi tersebut dialami empat kawanan pelaku yang beraksi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Humas Pengadilan Negeri Lumajang Aris Dwi Hartoyo membenarkan kabar pembebasan tersebut. “Ketika proses persidangan kita mengalami kesusahan, karena terdakwa terjangkit virus korona,” ucapnya.

Di sisi lain, pihak lapas dan kepolisian menolak menampung karena membahayakan tahanan lain. Karena itu, ada kesepakatan untuk segera diselesaikan. Keempatnya sekarang sudah tidak diisolasi di kejaksaan. Namun sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Pasirian. “Jadi, kami berusaha sebisa mungkin menyelesaikan perkaranya dengan tidak mengesampingkan hukum pidana,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Keempat terdakwa divonis oleh majelis hakim 2 bulan 19 hari. Sedangkan masa proses hukum sampai 3 bulan. Mereka sekarang telah bebas. Hanya menjalani masa isolasi.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pencurian ternak sapi di Lumajang kembali marak. Jika satu komplotan tertangkap, kelompok lainnya yang berulah. Sudah begitu, tidak ada efek jera dari proses hukum yang dilewati. Bahkan, empat kawanan dibebaskan dengan alasan terpapar korona.

Kondisi tersebut dialami empat kawanan pelaku yang beraksi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Humas Pengadilan Negeri Lumajang Aris Dwi Hartoyo membenarkan kabar pembebasan tersebut. “Ketika proses persidangan kita mengalami kesusahan, karena terdakwa terjangkit virus korona,” ucapnya.

Di sisi lain, pihak lapas dan kepolisian menolak menampung karena membahayakan tahanan lain. Karena itu, ada kesepakatan untuk segera diselesaikan. Keempatnya sekarang sudah tidak diisolasi di kejaksaan. Namun sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Pasirian. “Jadi, kami berusaha sebisa mungkin menyelesaikan perkaranya dengan tidak mengesampingkan hukum pidana,” tuturnya.

Keempat terdakwa divonis oleh majelis hakim 2 bulan 19 hari. Sedangkan masa proses hukum sampai 3 bulan. Mereka sekarang telah bebas. Hanya menjalani masa isolasi.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pencurian ternak sapi di Lumajang kembali marak. Jika satu komplotan tertangkap, kelompok lainnya yang berulah. Sudah begitu, tidak ada efek jera dari proses hukum yang dilewati. Bahkan, empat kawanan dibebaskan dengan alasan terpapar korona.

Kondisi tersebut dialami empat kawanan pelaku yang beraksi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Humas Pengadilan Negeri Lumajang Aris Dwi Hartoyo membenarkan kabar pembebasan tersebut. “Ketika proses persidangan kita mengalami kesusahan, karena terdakwa terjangkit virus korona,” ucapnya.

Di sisi lain, pihak lapas dan kepolisian menolak menampung karena membahayakan tahanan lain. Karena itu, ada kesepakatan untuk segera diselesaikan. Keempatnya sekarang sudah tidak diisolasi di kejaksaan. Namun sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Pasirian. “Jadi, kami berusaha sebisa mungkin menyelesaikan perkaranya dengan tidak mengesampingkan hukum pidana,” tuturnya.

Keempat terdakwa divonis oleh majelis hakim 2 bulan 19 hari. Sedangkan masa proses hukum sampai 3 bulan. Mereka sekarang telah bebas. Hanya menjalani masa isolasi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/