alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Tertantang Raih Prestasi Tinggi

Cabor Sepatu Roda Dapat Bonus dari Provinsi

Mobile_AP_Rectangle 1

CONDRO, Radar SemeruReward dan bonus bagi atlet, ofisial, maupun cabor berprestasi pada Porprov VII tahun ini melimpah. Selain KONI dan Pemkab Lumajang, pengurus provinsi (pengprov) juga memberikan bonus. Hal itu sebagai wujud apresiasi pemprov terhadap prestasi gemilang.

Ketua Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Lumajang Yuli Harismawati mengatakan, seluruh atlet berlatih secara maksimal. Selain berlatih mandiri, atlet juga mengikuti pemusatan latihan. Hasilnya, raihan medali sepatu roda melebihi target yang sudah ditentukan.

“Cabor sepatu roda mengoleksi tiga medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. Sesuai janji Ketum Perserosi Jatim, tiga juara umum mendapatkan bonus. Kami berterima kasih kepada Pemkab Lumajang yang sudah memberikan fasilitas sirkuit sepatu roda berstandar nasional. Kami juga tertantang agar lebih berprestasi lagi,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, sarana sirkuit yang dibangun pemkab di tengah wisata Gunung Tambu, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, itu sangat representatif. Menurutnya, fasilitas itu sangat istimewa. Sehingga sirkuit ini bisa menjadi sarana olahraga outdoor dengan asupan oksigen terbaik.

Yuli berharap, sirkuit itu bisa menjadi pusat latihan tingkat provinsi. Pihaknya juga siap menjadi bagian dari penyelenggaraan event nasional bahkan internasional. “Kami sampaikan, Lumajang siap menjadi tempat pemusatan daerah untuk atlet PON Jatim,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengprov Perserosi Jawa Timur Heru Tjahjono berjanji, kabupaten/kota yang berhasil menjadi juara umum cabor sepatu roda bakal menerima apresiasi. Juara umum pertama akan diberikan bonus sebesar Rp 50 juta. Juara umum kedua sebesar Rp 30 juta, dan juara umum ketiga mendapatkan bonus Rp 20 juta.

“Ini sebagai stimulus dan motivasi bagi daerah agar semakin meningkatkan pembinaan. Setelah perhelatan Porprov, daerah perlu menggelar turnamen. Bisa diperbanyak event sekelas piala wali kota atau piala bupati,” ujar Heru, Selasa (28/6) lalu. (kin/c2/fid)

- Advertisement -

CONDRO, Radar SemeruReward dan bonus bagi atlet, ofisial, maupun cabor berprestasi pada Porprov VII tahun ini melimpah. Selain KONI dan Pemkab Lumajang, pengurus provinsi (pengprov) juga memberikan bonus. Hal itu sebagai wujud apresiasi pemprov terhadap prestasi gemilang.

Ketua Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Lumajang Yuli Harismawati mengatakan, seluruh atlet berlatih secara maksimal. Selain berlatih mandiri, atlet juga mengikuti pemusatan latihan. Hasilnya, raihan medali sepatu roda melebihi target yang sudah ditentukan.

“Cabor sepatu roda mengoleksi tiga medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. Sesuai janji Ketum Perserosi Jatim, tiga juara umum mendapatkan bonus. Kami berterima kasih kepada Pemkab Lumajang yang sudah memberikan fasilitas sirkuit sepatu roda berstandar nasional. Kami juga tertantang agar lebih berprestasi lagi,” katanya.

Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, sarana sirkuit yang dibangun pemkab di tengah wisata Gunung Tambu, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, itu sangat representatif. Menurutnya, fasilitas itu sangat istimewa. Sehingga sirkuit ini bisa menjadi sarana olahraga outdoor dengan asupan oksigen terbaik.

Yuli berharap, sirkuit itu bisa menjadi pusat latihan tingkat provinsi. Pihaknya juga siap menjadi bagian dari penyelenggaraan event nasional bahkan internasional. “Kami sampaikan, Lumajang siap menjadi tempat pemusatan daerah untuk atlet PON Jatim,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengprov Perserosi Jawa Timur Heru Tjahjono berjanji, kabupaten/kota yang berhasil menjadi juara umum cabor sepatu roda bakal menerima apresiasi. Juara umum pertama akan diberikan bonus sebesar Rp 50 juta. Juara umum kedua sebesar Rp 30 juta, dan juara umum ketiga mendapatkan bonus Rp 20 juta.

“Ini sebagai stimulus dan motivasi bagi daerah agar semakin meningkatkan pembinaan. Setelah perhelatan Porprov, daerah perlu menggelar turnamen. Bisa diperbanyak event sekelas piala wali kota atau piala bupati,” ujar Heru, Selasa (28/6) lalu. (kin/c2/fid)

CONDRO, Radar SemeruReward dan bonus bagi atlet, ofisial, maupun cabor berprestasi pada Porprov VII tahun ini melimpah. Selain KONI dan Pemkab Lumajang, pengurus provinsi (pengprov) juga memberikan bonus. Hal itu sebagai wujud apresiasi pemprov terhadap prestasi gemilang.

Ketua Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Lumajang Yuli Harismawati mengatakan, seluruh atlet berlatih secara maksimal. Selain berlatih mandiri, atlet juga mengikuti pemusatan latihan. Hasilnya, raihan medali sepatu roda melebihi target yang sudah ditentukan.

“Cabor sepatu roda mengoleksi tiga medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. Sesuai janji Ketum Perserosi Jatim, tiga juara umum mendapatkan bonus. Kami berterima kasih kepada Pemkab Lumajang yang sudah memberikan fasilitas sirkuit sepatu roda berstandar nasional. Kami juga tertantang agar lebih berprestasi lagi,” katanya.

Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, sarana sirkuit yang dibangun pemkab di tengah wisata Gunung Tambu, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, itu sangat representatif. Menurutnya, fasilitas itu sangat istimewa. Sehingga sirkuit ini bisa menjadi sarana olahraga outdoor dengan asupan oksigen terbaik.

Yuli berharap, sirkuit itu bisa menjadi pusat latihan tingkat provinsi. Pihaknya juga siap menjadi bagian dari penyelenggaraan event nasional bahkan internasional. “Kami sampaikan, Lumajang siap menjadi tempat pemusatan daerah untuk atlet PON Jatim,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengprov Perserosi Jawa Timur Heru Tjahjono berjanji, kabupaten/kota yang berhasil menjadi juara umum cabor sepatu roda bakal menerima apresiasi. Juara umum pertama akan diberikan bonus sebesar Rp 50 juta. Juara umum kedua sebesar Rp 30 juta, dan juara umum ketiga mendapatkan bonus Rp 20 juta.

“Ini sebagai stimulus dan motivasi bagi daerah agar semakin meningkatkan pembinaan. Setelah perhelatan Porprov, daerah perlu menggelar turnamen. Bisa diperbanyak event sekelas piala wali kota atau piala bupati,” ujar Heru, Selasa (28/6) lalu. (kin/c2/fid)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/