alexametrics
30.1 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Diringkus saat Pesta Sabu

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memang aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat melarang masyarakat beraktivitas di luar rumah. Namun, bukan berarti, jika di dalam rumah, dapat beraktivitas seenaknya. Apalagi hal tersebut sudah melanggar hukum. Seperti yang dilakukan dua pemuda di Desa/Kecamatan Jatiroto, awal pekan kemarin.

Keduanya menggelar pesta sabu di rumah salah satu pelaku berinisial DC. Akibatnya, mereka diringkus Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang. “Kami tangkap pada pukul 22.00 WIB di Desa/Kecamatan Jatiroto. Pelaku berinisial DC dan MAS,” ungkap Kasat Resnarkoba AKP Ernowo.

Dia mengatakan, pelaku DC merupakan pemuda berumur 22 tahun. DC bekerja sebagai wiraswasta, lulusan sekolah menengah pertama. “Sedangkan pelaku lain, yakni MAS adalah warga luar kota. Dia berasal dari Sumbermulyo, Jogoroto, Jombang. Umurnya 27 tahun dan berprofesi yang sama, yakni wiraswasta,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

AKP Ernowo menjelaskan, kedua pelaku terbukti melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum. Mereka dengan sengaja menyimpan, memiliki, menguasai, atau menyediakan serta menggunakan narkotika jenis sabu secara mufakat dan bersama-sama. “Sehingga keduanya ditangkap saat melakukan pesta. Tepatnya di ruang makan rumah DC. Selanjutnya, mereka beserta barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Lumajang untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan berupa wadah plastik warna hijau, sendok takar, sabu dari potongan sedotan plastik bening, plastik klip bekas tempat sabu, dan sebuah korek api gas. “Selain itu, kami juga mengamankan seperangkat alat isap sabu atau bong yang terbuat dari botol. Itu berisi air dengan tutup botol warna hijau dan ada dua buah lubang. Masing-masing lubang terangkai dengan sedotan plastik bening. Dan pada salah satu ujung sedotan tersambung dengan pipet kaca yang di dalamnya berisi sabu,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memang aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat melarang masyarakat beraktivitas di luar rumah. Namun, bukan berarti, jika di dalam rumah, dapat beraktivitas seenaknya. Apalagi hal tersebut sudah melanggar hukum. Seperti yang dilakukan dua pemuda di Desa/Kecamatan Jatiroto, awal pekan kemarin.

Keduanya menggelar pesta sabu di rumah salah satu pelaku berinisial DC. Akibatnya, mereka diringkus Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang. “Kami tangkap pada pukul 22.00 WIB di Desa/Kecamatan Jatiroto. Pelaku berinisial DC dan MAS,” ungkap Kasat Resnarkoba AKP Ernowo.

Dia mengatakan, pelaku DC merupakan pemuda berumur 22 tahun. DC bekerja sebagai wiraswasta, lulusan sekolah menengah pertama. “Sedangkan pelaku lain, yakni MAS adalah warga luar kota. Dia berasal dari Sumbermulyo, Jogoroto, Jombang. Umurnya 27 tahun dan berprofesi yang sama, yakni wiraswasta,” katanya.

AKP Ernowo menjelaskan, kedua pelaku terbukti melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum. Mereka dengan sengaja menyimpan, memiliki, menguasai, atau menyediakan serta menggunakan narkotika jenis sabu secara mufakat dan bersama-sama. “Sehingga keduanya ditangkap saat melakukan pesta. Tepatnya di ruang makan rumah DC. Selanjutnya, mereka beserta barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Lumajang untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan berupa wadah plastik warna hijau, sendok takar, sabu dari potongan sedotan plastik bening, plastik klip bekas tempat sabu, dan sebuah korek api gas. “Selain itu, kami juga mengamankan seperangkat alat isap sabu atau bong yang terbuat dari botol. Itu berisi air dengan tutup botol warna hijau dan ada dua buah lubang. Masing-masing lubang terangkai dengan sedotan plastik bening. Dan pada salah satu ujung sedotan tersambung dengan pipet kaca yang di dalamnya berisi sabu,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memang aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat melarang masyarakat beraktivitas di luar rumah. Namun, bukan berarti, jika di dalam rumah, dapat beraktivitas seenaknya. Apalagi hal tersebut sudah melanggar hukum. Seperti yang dilakukan dua pemuda di Desa/Kecamatan Jatiroto, awal pekan kemarin.

Keduanya menggelar pesta sabu di rumah salah satu pelaku berinisial DC. Akibatnya, mereka diringkus Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang. “Kami tangkap pada pukul 22.00 WIB di Desa/Kecamatan Jatiroto. Pelaku berinisial DC dan MAS,” ungkap Kasat Resnarkoba AKP Ernowo.

Dia mengatakan, pelaku DC merupakan pemuda berumur 22 tahun. DC bekerja sebagai wiraswasta, lulusan sekolah menengah pertama. “Sedangkan pelaku lain, yakni MAS adalah warga luar kota. Dia berasal dari Sumbermulyo, Jogoroto, Jombang. Umurnya 27 tahun dan berprofesi yang sama, yakni wiraswasta,” katanya.

AKP Ernowo menjelaskan, kedua pelaku terbukti melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum. Mereka dengan sengaja menyimpan, memiliki, menguasai, atau menyediakan serta menggunakan narkotika jenis sabu secara mufakat dan bersama-sama. “Sehingga keduanya ditangkap saat melakukan pesta. Tepatnya di ruang makan rumah DC. Selanjutnya, mereka beserta barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Lumajang untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan berupa wadah plastik warna hijau, sendok takar, sabu dari potongan sedotan plastik bening, plastik klip bekas tempat sabu, dan sebuah korek api gas. “Selain itu, kami juga mengamankan seperangkat alat isap sabu atau bong yang terbuat dari botol. Itu berisi air dengan tutup botol warna hijau dan ada dua buah lubang. Masing-masing lubang terangkai dengan sedotan plastik bening. Dan pada salah satu ujung sedotan tersambung dengan pipet kaca yang di dalamnya berisi sabu,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/