alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

UKM Kenalkan Produk Lumajang

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang Lebaran, pusat perbelanjaan seperti pasar tradisional atau modern menjadi tujuan masyarakat. Momen tersebut dimanfaatkan para pelaku usaha mikro di Lumajang untuk mengenalkan produknya ke masyarakat. Hal itu difasilitasi Dinas Perdagangan Lumajang. Selama empat hari, mereka mengadakan pasar Ramadan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 9 Mei di halaman parkir pusat perbelanjaan yang ada di Labruk Lor. Dengan semarak produk murah dan tetap mematuhi protokol kesehatan, puluhan produk usaha mikro dikenalkan. Mulai dari sembako, jajanan, pakaian, hingga produk kreatif lainnya.

Rika Damayanti, salah satu peserta pasar Ramadan, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Sebab, adanya pasar Ramadan dapat mengenalkan produk pelaku usaha mikro yang ada di Lumajang. “Tentu ini baik bagi pelaku usaha mikro seperti kami. Sehingga, produk buatan kami yang memang asli Lumajang ini dapat dikenal oleh masyarakat luas. Terutama masyarakat Lumajang sendiri,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemilik usaha gula semut dan sirup gula merah itu berharap kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di bulan Ramadan. “Harapannya dapat dilakukan secara terus-menerus oleh pemerintah. Sehingga ada bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha mikro di Lumajang,” harapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Chairil Diani mengatakan, kegiatan tersebut difasilitasi oleh Dinas Perdagangan. “Ada permintaan dari para pelaku UKM untuk memasarkan produknya. Oleh sebab itu, kami memfasilitasi dengan menggelar pasar Ramadan menjelang Lebaran,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang Lebaran, pusat perbelanjaan seperti pasar tradisional atau modern menjadi tujuan masyarakat. Momen tersebut dimanfaatkan para pelaku usaha mikro di Lumajang untuk mengenalkan produknya ke masyarakat. Hal itu difasilitasi Dinas Perdagangan Lumajang. Selama empat hari, mereka mengadakan pasar Ramadan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 9 Mei di halaman parkir pusat perbelanjaan yang ada di Labruk Lor. Dengan semarak produk murah dan tetap mematuhi protokol kesehatan, puluhan produk usaha mikro dikenalkan. Mulai dari sembako, jajanan, pakaian, hingga produk kreatif lainnya.

Rika Damayanti, salah satu peserta pasar Ramadan, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Sebab, adanya pasar Ramadan dapat mengenalkan produk pelaku usaha mikro yang ada di Lumajang. “Tentu ini baik bagi pelaku usaha mikro seperti kami. Sehingga, produk buatan kami yang memang asli Lumajang ini dapat dikenal oleh masyarakat luas. Terutama masyarakat Lumajang sendiri,” ungkapnya.

Pemilik usaha gula semut dan sirup gula merah itu berharap kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di bulan Ramadan. “Harapannya dapat dilakukan secara terus-menerus oleh pemerintah. Sehingga ada bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha mikro di Lumajang,” harapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Chairil Diani mengatakan, kegiatan tersebut difasilitasi oleh Dinas Perdagangan. “Ada permintaan dari para pelaku UKM untuk memasarkan produknya. Oleh sebab itu, kami memfasilitasi dengan menggelar pasar Ramadan menjelang Lebaran,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang Lebaran, pusat perbelanjaan seperti pasar tradisional atau modern menjadi tujuan masyarakat. Momen tersebut dimanfaatkan para pelaku usaha mikro di Lumajang untuk mengenalkan produknya ke masyarakat. Hal itu difasilitasi Dinas Perdagangan Lumajang. Selama empat hari, mereka mengadakan pasar Ramadan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 9 Mei di halaman parkir pusat perbelanjaan yang ada di Labruk Lor. Dengan semarak produk murah dan tetap mematuhi protokol kesehatan, puluhan produk usaha mikro dikenalkan. Mulai dari sembako, jajanan, pakaian, hingga produk kreatif lainnya.

Rika Damayanti, salah satu peserta pasar Ramadan, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Sebab, adanya pasar Ramadan dapat mengenalkan produk pelaku usaha mikro yang ada di Lumajang. “Tentu ini baik bagi pelaku usaha mikro seperti kami. Sehingga, produk buatan kami yang memang asli Lumajang ini dapat dikenal oleh masyarakat luas. Terutama masyarakat Lumajang sendiri,” ungkapnya.

Pemilik usaha gula semut dan sirup gula merah itu berharap kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di bulan Ramadan. “Harapannya dapat dilakukan secara terus-menerus oleh pemerintah. Sehingga ada bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha mikro di Lumajang,” harapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Chairil Diani mengatakan, kegiatan tersebut difasilitasi oleh Dinas Perdagangan. “Ada permintaan dari para pelaku UKM untuk memasarkan produknya. Oleh sebab itu, kami memfasilitasi dengan menggelar pasar Ramadan menjelang Lebaran,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/