alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Dana BPUM Sudah Masuk Rekening

Proses Verifikasi Dilakukan Pemerintah dan Bank

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) 2021 sudah dibuka, kemarin. Pelayanan pengajuan melalui satu pintu. Yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Pada hari pertama, sebanyak 96 pelaku usaha sudah mendaftar dan puluhan berkas sudah diterima.

Fery Firmansyah, salah satu pelaku usaha dari Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, mengungkapkan, dia mengetahui informasi BPUM melalui internet. Hal tersebut membuatnya segera menyiapkan berkas dan melengkapinya. “Tahu dari internet. Setelah itu, saya siapkan berkas dan serahkan hari ini (kemarin, Red),” ungkapnya.

Fery, sapaan akrabnya, mengatakan, dia menyerahkan dua berkas pengajuan penerima BPUM. Namun, hanya satu berkas yang diterima. Sebab, hanya dibolehkan satu berkas setiap satu keluarga. “Saya membawa dua berkas. Tapi hanya satu yang diterima. Karena aturannya satu KK satu berkas. Dan itu berkas istri saya,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Usaha yang dijalankan Fery dan istrinya adalah toko kelontong. Menurut aturan usaha mikro, toko tersebut masuk sebagai penerima BPUM. Oleh karena itu, dia mendaftarkan usaha tersebut dan berharap diterima. “Usahanya toko kelontong atas nama istri. Dan usaha ini sudah berjalan sekitar satu setengah tahun. Mudah-mudahan pengajuan ini ada hasilnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi mengatakan, pendaftaran BPUM sudah dibuka sejak kemarin. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh UMKM yang ada di Lumajang. “Semua UMKM bisa mengajukan. Teruntuk pelaku usaha yang sudah mendapatkan manfaat bantuan UMKM tahun 2020, otomatis data mereka masuk sebagai penerima BPUM. Namun, tidak semuanya bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) 2021 sudah dibuka, kemarin. Pelayanan pengajuan melalui satu pintu. Yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Pada hari pertama, sebanyak 96 pelaku usaha sudah mendaftar dan puluhan berkas sudah diterima.

Fery Firmansyah, salah satu pelaku usaha dari Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, mengungkapkan, dia mengetahui informasi BPUM melalui internet. Hal tersebut membuatnya segera menyiapkan berkas dan melengkapinya. “Tahu dari internet. Setelah itu, saya siapkan berkas dan serahkan hari ini (kemarin, Red),” ungkapnya.

Fery, sapaan akrabnya, mengatakan, dia menyerahkan dua berkas pengajuan penerima BPUM. Namun, hanya satu berkas yang diterima. Sebab, hanya dibolehkan satu berkas setiap satu keluarga. “Saya membawa dua berkas. Tapi hanya satu yang diterima. Karena aturannya satu KK satu berkas. Dan itu berkas istri saya,” katanya.

Usaha yang dijalankan Fery dan istrinya adalah toko kelontong. Menurut aturan usaha mikro, toko tersebut masuk sebagai penerima BPUM. Oleh karena itu, dia mendaftarkan usaha tersebut dan berharap diterima. “Usahanya toko kelontong atas nama istri. Dan usaha ini sudah berjalan sekitar satu setengah tahun. Mudah-mudahan pengajuan ini ada hasilnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi mengatakan, pendaftaran BPUM sudah dibuka sejak kemarin. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh UMKM yang ada di Lumajang. “Semua UMKM bisa mengajukan. Teruntuk pelaku usaha yang sudah mendapatkan manfaat bantuan UMKM tahun 2020, otomatis data mereka masuk sebagai penerima BPUM. Namun, tidak semuanya bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) 2021 sudah dibuka, kemarin. Pelayanan pengajuan melalui satu pintu. Yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Pada hari pertama, sebanyak 96 pelaku usaha sudah mendaftar dan puluhan berkas sudah diterima.

Fery Firmansyah, salah satu pelaku usaha dari Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, mengungkapkan, dia mengetahui informasi BPUM melalui internet. Hal tersebut membuatnya segera menyiapkan berkas dan melengkapinya. “Tahu dari internet. Setelah itu, saya siapkan berkas dan serahkan hari ini (kemarin, Red),” ungkapnya.

Fery, sapaan akrabnya, mengatakan, dia menyerahkan dua berkas pengajuan penerima BPUM. Namun, hanya satu berkas yang diterima. Sebab, hanya dibolehkan satu berkas setiap satu keluarga. “Saya membawa dua berkas. Tapi hanya satu yang diterima. Karena aturannya satu KK satu berkas. Dan itu berkas istri saya,” katanya.

Usaha yang dijalankan Fery dan istrinya adalah toko kelontong. Menurut aturan usaha mikro, toko tersebut masuk sebagai penerima BPUM. Oleh karena itu, dia mendaftarkan usaha tersebut dan berharap diterima. “Usahanya toko kelontong atas nama istri. Dan usaha ini sudah berjalan sekitar satu setengah tahun. Mudah-mudahan pengajuan ini ada hasilnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi mengatakan, pendaftaran BPUM sudah dibuka sejak kemarin. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh UMKM yang ada di Lumajang. “Semua UMKM bisa mengajukan. Teruntuk pelaku usaha yang sudah mendapatkan manfaat bantuan UMKM tahun 2020, otomatis data mereka masuk sebagai penerima BPUM. Namun, tidak semuanya bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/