alexametrics
24.6 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Pengungsi Pulang ke Rumah Saudara

Bantuan dari Donatur juga Ikut Dibawa

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembahasan relokasi tujuh rumah warga terdampak tanah longsor Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang mulai terang. Rencananya, perkebunan dan pemerintah desa akan memulainya hari ini. Tahap pertama adalah pengukuran tanah. Sembari menunggu hal tersebut, para pengungsi memutuskan pulang ke rumah saudara mereka masing-masing.

Keputusan itu sudah bulat. Mereka tidak ingin berlama-lama tinggal di posko. Sehingga mereka memilih tinggal di rumah saudara yang terletak di Desa Sawaran Kulon dan Sawaran Lor. “Sudah tidak ada yang di balai desa. Hari ini (kemarin,Red), sebanyak 27 jiwa pulang ke rumah saudaranya yang berada di Sawaran Kulon dan Sawaran Lor,” ujar Sugeng, Kepala Desa Sawaran Kulon.

Dia mengatakan sebagian besar warga memilih mengungsi di Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah. Selain banyak saudara, lokasinya juga lebih dekat dengan rumah mereka yang tertimbun. Oleh sebab itu, pemerintah desa dan pihak perkebunan turut andil membantu warga yang hendak ke rumah saudara. Mereka menyediakan beberapa kendaraan untuk mengantar warga. Tidak hanya itu, barang kebutuhan sehari-hari juga dibawa.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kita sediakan truk untuk mengangkut barang-barang kebutuhan mereka. Seperti sembako, makanan, minuman, pakaian layak pakai, selimut, bantal, kasur, dan obat-obatan,” katanya.

Kendati warga sudah pulang ke rumah saudara, pihaknya masih menerima bantuan donasi dari para donatur. Namun, dia berharap donasi tersebut diserahkan ke posko. “Siapa pun yang ingin donasi, tetap kita terima. Baik material atau finansial. Boleh saja diserahkan langsung ke warga. Akan tetapi lebih baik melalui posko,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembahasan relokasi tujuh rumah warga terdampak tanah longsor Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang mulai terang. Rencananya, perkebunan dan pemerintah desa akan memulainya hari ini. Tahap pertama adalah pengukuran tanah. Sembari menunggu hal tersebut, para pengungsi memutuskan pulang ke rumah saudara mereka masing-masing.

Keputusan itu sudah bulat. Mereka tidak ingin berlama-lama tinggal di posko. Sehingga mereka memilih tinggal di rumah saudara yang terletak di Desa Sawaran Kulon dan Sawaran Lor. “Sudah tidak ada yang di balai desa. Hari ini (kemarin,Red), sebanyak 27 jiwa pulang ke rumah saudaranya yang berada di Sawaran Kulon dan Sawaran Lor,” ujar Sugeng, Kepala Desa Sawaran Kulon.

Dia mengatakan sebagian besar warga memilih mengungsi di Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah. Selain banyak saudara, lokasinya juga lebih dekat dengan rumah mereka yang tertimbun. Oleh sebab itu, pemerintah desa dan pihak perkebunan turut andil membantu warga yang hendak ke rumah saudara. Mereka menyediakan beberapa kendaraan untuk mengantar warga. Tidak hanya itu, barang kebutuhan sehari-hari juga dibawa.

“Kita sediakan truk untuk mengangkut barang-barang kebutuhan mereka. Seperti sembako, makanan, minuman, pakaian layak pakai, selimut, bantal, kasur, dan obat-obatan,” katanya.

Kendati warga sudah pulang ke rumah saudara, pihaknya masih menerima bantuan donasi dari para donatur. Namun, dia berharap donasi tersebut diserahkan ke posko. “Siapa pun yang ingin donasi, tetap kita terima. Baik material atau finansial. Boleh saja diserahkan langsung ke warga. Akan tetapi lebih baik melalui posko,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembahasan relokasi tujuh rumah warga terdampak tanah longsor Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang mulai terang. Rencananya, perkebunan dan pemerintah desa akan memulainya hari ini. Tahap pertama adalah pengukuran tanah. Sembari menunggu hal tersebut, para pengungsi memutuskan pulang ke rumah saudara mereka masing-masing.

Keputusan itu sudah bulat. Mereka tidak ingin berlama-lama tinggal di posko. Sehingga mereka memilih tinggal di rumah saudara yang terletak di Desa Sawaran Kulon dan Sawaran Lor. “Sudah tidak ada yang di balai desa. Hari ini (kemarin,Red), sebanyak 27 jiwa pulang ke rumah saudaranya yang berada di Sawaran Kulon dan Sawaran Lor,” ujar Sugeng, Kepala Desa Sawaran Kulon.

Dia mengatakan sebagian besar warga memilih mengungsi di Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah. Selain banyak saudara, lokasinya juga lebih dekat dengan rumah mereka yang tertimbun. Oleh sebab itu, pemerintah desa dan pihak perkebunan turut andil membantu warga yang hendak ke rumah saudara. Mereka menyediakan beberapa kendaraan untuk mengantar warga. Tidak hanya itu, barang kebutuhan sehari-hari juga dibawa.

“Kita sediakan truk untuk mengangkut barang-barang kebutuhan mereka. Seperti sembako, makanan, minuman, pakaian layak pakai, selimut, bantal, kasur, dan obat-obatan,” katanya.

Kendati warga sudah pulang ke rumah saudara, pihaknya masih menerima bantuan donasi dari para donatur. Namun, dia berharap donasi tersebut diserahkan ke posko. “Siapa pun yang ingin donasi, tetap kita terima. Baik material atau finansial. Boleh saja diserahkan langsung ke warga. Akan tetapi lebih baik melalui posko,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/