alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Penghargaan Dinilai Berlebihan

Pengguna Narkoba Didominasi Pelajar SMP-SMA

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penghargaan yang diberikan Kapolres Lumajang terhadap 6 anggota yang berhasil meringkus 8 pengedar sekaligus pengguna narkoba dinilai berlebihan. Sebab, tangkapan bukan suatu prestasi. Melainkan karena banyaknya pemilik dan pengedar narkoba di Lumajang.

Ketua Gerakan Anti Narkotika Lumajang Adam Bahiro menilai, penghargaan yang diberikan oleh kapolres cukup berlebihan. Penilaian tersebut bukan tidak mendasar. Sebab, memang Lumajang sekarang sedang darurat narkoba. “Kondisi tersebut bukan prestasi, tapi memang saking banyaknya pengedar dan pemakai,” ungkapnya.

Menurutnya, darurat narkoba terjadi pada awal 2021. Dikuatkan kembali dengan adanya jumlah tangkapan yang banyak. Para korban dari ganasnya narkoba tidak hanya dari kalangan tertentu. Namun, mayoritas korban adalah kalangan muda yang baru menginjak dewasa. Terutama anak SMP dan SMA.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penghargaan yang diberikan Kapolres Lumajang terhadap 6 anggota yang berhasil meringkus 8 pengedar sekaligus pengguna narkoba dinilai berlebihan. Sebab, tangkapan bukan suatu prestasi. Melainkan karena banyaknya pemilik dan pengedar narkoba di Lumajang.

Ketua Gerakan Anti Narkotika Lumajang Adam Bahiro menilai, penghargaan yang diberikan oleh kapolres cukup berlebihan. Penilaian tersebut bukan tidak mendasar. Sebab, memang Lumajang sekarang sedang darurat narkoba. “Kondisi tersebut bukan prestasi, tapi memang saking banyaknya pengedar dan pemakai,” ungkapnya.

Menurutnya, darurat narkoba terjadi pada awal 2021. Dikuatkan kembali dengan adanya jumlah tangkapan yang banyak. Para korban dari ganasnya narkoba tidak hanya dari kalangan tertentu. Namun, mayoritas korban adalah kalangan muda yang baru menginjak dewasa. Terutama anak SMP dan SMA.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penghargaan yang diberikan Kapolres Lumajang terhadap 6 anggota yang berhasil meringkus 8 pengedar sekaligus pengguna narkoba dinilai berlebihan. Sebab, tangkapan bukan suatu prestasi. Melainkan karena banyaknya pemilik dan pengedar narkoba di Lumajang.

Ketua Gerakan Anti Narkotika Lumajang Adam Bahiro menilai, penghargaan yang diberikan oleh kapolres cukup berlebihan. Penilaian tersebut bukan tidak mendasar. Sebab, memang Lumajang sekarang sedang darurat narkoba. “Kondisi tersebut bukan prestasi, tapi memang saking banyaknya pengedar dan pemakai,” ungkapnya.

Menurutnya, darurat narkoba terjadi pada awal 2021. Dikuatkan kembali dengan adanya jumlah tangkapan yang banyak. Para korban dari ganasnya narkoba tidak hanya dari kalangan tertentu. Namun, mayoritas korban adalah kalangan muda yang baru menginjak dewasa. Terutama anak SMP dan SMA.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/