alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Umrah Tahun Ini Diperbolehkan Berangkat, Ini Syaratnya

Bergantung Kesigapan PPIU Masing-Masing

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Keinginan warga Lumajang pergi umrah ke Tanah Suci akhirnya diperbolehkan. Per hari ini, calon jamaah umrah bisa terbang ke Arab Saudi. Namun, pelaksanaan ibadah umrah tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Sebab, situasinya masih dalam masa pandemi.

Kemarin, Kantor Kemenag Lumajang baru menerima surat dari Kantor Kemenag Wilayah Jawa Timur. Isinya mengenai penyelenggaraan ibadah umrah tahun 1443 H. Untuk menindaklanjutinya, penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah (PPIU) harus mengedepankan perlindungan dan keselamatan jamaah.

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Lumajang Sudi mengatakan, tidak ada pemberlakuan khusus bagi calon jamaah, tetapi semua harus mengikuti prosedur pengendalian dan pengawasan yang ditetapkan secara ketat, baik di tanah air maupun di Arab Saudi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Rencana yang mau berangkat mulai tahun 2019 dan sampai sekarang belum berangkat 340 jamaah umrah, itu yang melapor ke Kemenag. Tetapi, untuk kuota yang menentukan bukan kami. Tapi PPIU yang akan memberangkatkan jamaah umrah, karena mereka wajib melaporkan keberangkatan melalui SISKOPATUH,” katanya.

Menurut dia, surat edaran yang turun ini hanya mengatur soal prosedur dan mekanisme keberangkatan calon jamaah umrah. Sedangkan untuk calon jamaah haji masih menunggu terlebih dahulu. “Setahu saya tahun ini belum ada surat pemberangkatan jamaah haji. Surat yang tadi (kemarin, Red) untuk jamaah umrah,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Keinginan warga Lumajang pergi umrah ke Tanah Suci akhirnya diperbolehkan. Per hari ini, calon jamaah umrah bisa terbang ke Arab Saudi. Namun, pelaksanaan ibadah umrah tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Sebab, situasinya masih dalam masa pandemi.

Kemarin, Kantor Kemenag Lumajang baru menerima surat dari Kantor Kemenag Wilayah Jawa Timur. Isinya mengenai penyelenggaraan ibadah umrah tahun 1443 H. Untuk menindaklanjutinya, penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah (PPIU) harus mengedepankan perlindungan dan keselamatan jamaah.

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Lumajang Sudi mengatakan, tidak ada pemberlakuan khusus bagi calon jamaah, tetapi semua harus mengikuti prosedur pengendalian dan pengawasan yang ditetapkan secara ketat, baik di tanah air maupun di Arab Saudi.

“Rencana yang mau berangkat mulai tahun 2019 dan sampai sekarang belum berangkat 340 jamaah umrah, itu yang melapor ke Kemenag. Tetapi, untuk kuota yang menentukan bukan kami. Tapi PPIU yang akan memberangkatkan jamaah umrah, karena mereka wajib melaporkan keberangkatan melalui SISKOPATUH,” katanya.

Menurut dia, surat edaran yang turun ini hanya mengatur soal prosedur dan mekanisme keberangkatan calon jamaah umrah. Sedangkan untuk calon jamaah haji masih menunggu terlebih dahulu. “Setahu saya tahun ini belum ada surat pemberangkatan jamaah haji. Surat yang tadi (kemarin, Red) untuk jamaah umrah,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Keinginan warga Lumajang pergi umrah ke Tanah Suci akhirnya diperbolehkan. Per hari ini, calon jamaah umrah bisa terbang ke Arab Saudi. Namun, pelaksanaan ibadah umrah tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Sebab, situasinya masih dalam masa pandemi.

Kemarin, Kantor Kemenag Lumajang baru menerima surat dari Kantor Kemenag Wilayah Jawa Timur. Isinya mengenai penyelenggaraan ibadah umrah tahun 1443 H. Untuk menindaklanjutinya, penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah (PPIU) harus mengedepankan perlindungan dan keselamatan jamaah.

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Lumajang Sudi mengatakan, tidak ada pemberlakuan khusus bagi calon jamaah, tetapi semua harus mengikuti prosedur pengendalian dan pengawasan yang ditetapkan secara ketat, baik di tanah air maupun di Arab Saudi.

“Rencana yang mau berangkat mulai tahun 2019 dan sampai sekarang belum berangkat 340 jamaah umrah, itu yang melapor ke Kemenag. Tetapi, untuk kuota yang menentukan bukan kami. Tapi PPIU yang akan memberangkatkan jamaah umrah, karena mereka wajib melaporkan keberangkatan melalui SISKOPATUH,” katanya.

Menurut dia, surat edaran yang turun ini hanya mengatur soal prosedur dan mekanisme keberangkatan calon jamaah umrah. Sedangkan untuk calon jamaah haji masih menunggu terlebih dahulu. “Setahu saya tahun ini belum ada surat pemberangkatan jamaah haji. Surat yang tadi (kemarin, Red) untuk jamaah umrah,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/