alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Piutang PDAM Tembus Rp 1,2 Miliar

Rangking Tertinggi Unit Layanan Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mahameru yang baru dilantik dipastikan menanggung sejumlah tugas berat. Sebab, tidak hanya mencari jawaban keluhan pelanggan, tetapi juga dibebani piutang yang tidak sedikit. Nilainya cukup fantastis, mencapai Rp 1,2 miliar.

Nominal piutang itu berasal dari 12 unit layanan. Semuanya belum tertagih. Piutang pelanggan terbesar berada di unit layanan Lumajang. Totalnya mencapai Rp 339 juta lebih.  Menyusul tagihan pelanggan terbesar kedua pada unit layanan Klakah sebesar Rp 238 juta lebih.

Mobile_AP_Rectangle 2

Direktur Perumdam Tirta Mahameru Achmad Arifulin Nuha mengatakan, sementara ini pihaknya masih melakukan penataan struktur organisasi di tubuh perusahaan yang sebelumnya bernama PDAM ini. Sebab, diakui beberapa pegawai masih merangkap jabatan dalam menjalankan tugasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mahameru yang baru dilantik dipastikan menanggung sejumlah tugas berat. Sebab, tidak hanya mencari jawaban keluhan pelanggan, tetapi juga dibebani piutang yang tidak sedikit. Nilainya cukup fantastis, mencapai Rp 1,2 miliar.

Nominal piutang itu berasal dari 12 unit layanan. Semuanya belum tertagih. Piutang pelanggan terbesar berada di unit layanan Lumajang. Totalnya mencapai Rp 339 juta lebih.  Menyusul tagihan pelanggan terbesar kedua pada unit layanan Klakah sebesar Rp 238 juta lebih.

Direktur Perumdam Tirta Mahameru Achmad Arifulin Nuha mengatakan, sementara ini pihaknya masih melakukan penataan struktur organisasi di tubuh perusahaan yang sebelumnya bernama PDAM ini. Sebab, diakui beberapa pegawai masih merangkap jabatan dalam menjalankan tugasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mahameru yang baru dilantik dipastikan menanggung sejumlah tugas berat. Sebab, tidak hanya mencari jawaban keluhan pelanggan, tetapi juga dibebani piutang yang tidak sedikit. Nilainya cukup fantastis, mencapai Rp 1,2 miliar.

Nominal piutang itu berasal dari 12 unit layanan. Semuanya belum tertagih. Piutang pelanggan terbesar berada di unit layanan Lumajang. Totalnya mencapai Rp 339 juta lebih.  Menyusul tagihan pelanggan terbesar kedua pada unit layanan Klakah sebesar Rp 238 juta lebih.

Direktur Perumdam Tirta Mahameru Achmad Arifulin Nuha mengatakan, sementara ini pihaknya masih melakukan penataan struktur organisasi di tubuh perusahaan yang sebelumnya bernama PDAM ini. Sebab, diakui beberapa pegawai masih merangkap jabatan dalam menjalankan tugasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/